
Masih menyimpan barang pembawa sial di rumah menurut feng shui? Kenali benda yang bisa menghambat rezeki dan menyimpan energi negatif ini, Mommies.
Siapa sangka di rumah bisa ada kumpulan barang pembawa sial menurut feng shui. Barang-barang ini mungkin yang membuat rezeki Mommies dan keluarga menjadi seret. Kira-kira apa saja barang pembawa sial di rumah yang harus dihindari menurut feng shui, ya?
Nah, sebelumnya kenali dulu apa itu feng shui dan pentingnya mengaplikasikan hal ini ke rumah dan kehidupan Mommies. Menurut ahli feng shui, Kelly McCloskey, feng shui seperti obat tradisional China yang alih-alih diaplikasikan ke tubuh, kita aplikasikan ke rumah untuk membawa energi baik dan kebaikan ke dalam tempat tinggal.
“Untuk memaksimalkan manfaat feng shui ada banyak faktor. Perlu ditekankan bahwa tidak ada rumah yang sempurna; selalu ada hal-hal yang lebih dan kurang diinginkan. Ini tentang menemukan bagian terbaik yang perlu diaktifkan,” jelas Kelly seperti dikutip dari Vogue.
Kalau mengubah posisi rumah terlalu ribet dan memakan biaya, Mommies bisa mulai dengan menyortir barang-barang di rumah. Hal ini dikarenakan ada barang pembawa sial menurut feng shui yang ternyata bersemayam di rumah.
Yuk, cek daftarnya!
BACA JUGA: Rumah Ramah Anak: 8 Cara Aman Dukung Eksplorasi & Stimulasi Anak 5 Tahun
Berikut ini adalah 10 benda umum yang menurut para ahli feng shui dapat membawa kesialan ke dalam rumah Mommies.

Cangkir yang gagangnya sudah patah, piring yang retak, atau kursi yang goyah mungkin tampak tidak berbahaya, tetapi dalam feng shui, benda-benda yang rusak melambangkan ketidaksempurnaan dan stagnasi.
Menyimpan barang-barang tersebut mengirimkan pesan bawah sadar bahwa hidup dengan energi yang “rusak” adalah hal yang dapat diterima, yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk keuangan dan hubungan, loh.
Tanaman melambangkan kehidupan dan pertumbuhan. Ketika mulai layu atau mati, tanaman melambangkan energi negatif. Nah, menyimpan tanaman mati atau bunga kering di rumah dapat menciptakan suasana yang stagnan dan menghalangi aliran energi positif.
Bagaimana cara mengatasinya, Mommies? Gantilah dengan tanaman yang sehat dan subur, seperti tanaman hias segar. Jika kesulitan merawat tanaman, pilihlah jenis yang mudah dirawat seperti snake plant atau monstera.

Duh, baru saja mau ganti tanaman, ternyata ada syarat jenisnya juga. Rupanya dalam feng shui, kaktus dan tanaman berduri dianggap menghasilkan energi tajam atau sha chi yang bisa memicu konflik dan ketegangan di rumah. Solusinya? Pilih tanaman berdaun lembut, seperti monstera atau peace lily.
Air melambangkan kekayaan dan aliran emosi dalam feng shui. Keran yang bocor atau fitur air yang menggenang dapat melambangkan uang yang “mengalir keluar”. Nah, kan jadi terjawab mengapa pengeluaran rumah banyak terus, hehehe.
Segera perbaiki kebocoran dan pastikan fitur air, seperti akuarium atau air mancur, bersih dan airnya mengalir lancar.

Cermin yang menghadap tempat yang tidak tepat, misalnya ke tempat tidur atau pintu masuk, dapat memantulkan energi baik keluar dari rumah. Kalau butuh panduan, coba ini: letakkan cermin menghadap pemandangan baik atau cahaya alami.
Sudah ganti tahun, apakah kalender rumah juga sudah berganti? Kalender yang terjebak di masa lalu melambangkan kurangnya kemajuan. Barang-barang ini dapat secara tidak sadar membuat rumah tangga Mommies merasa “terjebak” atau tidak mampu bergerak maju.

Pastikan semua jam berfungsi dengan baik dan ganti baterai secara rutin. Jam yang bekerja dengan baik dapat mencerminkan tujuan saat ini dan membantu menciptakan rasa kemajuan serta produktivitas.
Vas atau wadah penyimpanan yang kosong dapat melambangkan kekosongan atau kekurangan dalam feng shui. Berikan tujuan pada barang-barang ini. Isi vas dengan bunga segar, atau letakkan buah-buahan dalam mangkuk hias.

Kalau di Indonesia, mungkin sering dengar kalau bunga kering bisa mengundang hal mistis. Dalam feng shui, bunga kering juga punya energi yang kurang baik. Bunga kering melambangkan masa lalu dan dapat menjebak energi yang stagnan.
Selain itu, bunga kering sering kali menumpuk debu dan melambangkan sesuatu yang telah berakhir. Wah, bisa-bisa membuat energi baik di sekeliling rumah juga ikut “berakhir”!
Orang China yang sudah meninggal dan dikremasi disarankan abunya tidak disimpan di rumah karena berkaitan dengan kematian. Ini juga berhubungan dengan dekorasi seperti hewan yang diawetkan atau benda-benda yang mengingatkan pada kematian dan dipajang di depan umum.
Benda-benda ini dapat membawa energi emosional yang berat ke dalam rumah. Gantilah dengan karya seni yang menginspirasi kegembiraan. Misalnya, foto-foto momen keluarga yang sedang bahagia sehingga dapat menciptakan suasana emosional yang lebih positif.
BACA JUGA: Solar Panel untuk Rumah: Cara Bikin Tagihan Listrik Lebih Terkontrol
Jadi, sudah tahu kan, Mommies, apa saja barang-barang pembawa sial di rumah menurut feng shui?
Mulailah dari hal-hal kecil. Pilih satu area, mungkin dapur atau ruang keluarga, dan mulai menata ulang dengan niat yang jelas.
Gantilah barang-barang yang tidak lagi berguna dengan yang memberikan kenyamanan dan kesegaran. Seiring waktu, perubahan kecil ini bisa membuat rumah terasa lebih selaras dengan kehidupan yang ingin Mommies dan keluarga bangun.
Ditulis oleh: Imelda Rahma
Cover: Pexels