Sorry, we couldn't find any article matching ''

Jangan Dibuang! Ini Tempat Setor Minyak Jelantah yang Bisa Ditukar Uang
Jangan buang minyak jelantah! Ini daftar tempat setor minyak goreng bekas yang bisa ditukar uang, sekaligus bantu lingkungan.
Mommies, setelah masak gorengan atau makanan favorit keluarga, biasanya minyak goreng bekas langsung dibuang, ya? Padahal, minyak jelantah jangan dibuang sembarangan, lho. Selain berbahaya untuk lingkungan, sekarang minyak jelantah juga bisa ditukar uang jika disetorkan ke tempat yang tepat.
Yup, tren recycling dan gaya hidup ramah lingkungan makin berkembang. Banyak komunitas hingga perusahaan yang menyediakan tempat setor minyak jelantah yang tidak hanya membantu mengurangi limbah, tapi juga memberi nilai ekonomis.
BACA JUGA: 8 Alternatif Minyak Goreng, Makanan Jadi Lebih Sehat dan Tetap Nikmat
Kenapa Minyak Jelantah Jangan Dibuang Sembarangan?
Membuang minyak goreng bekas ke saluran air atau tanah bisa berdampak serius. Menurut United States Environmental Protection Agency (EPA), minyak bekas yang dibuang ke saluran air bisa menyebabkan penyumbatan pipa dan mencemari lingkungan air.
Selain itu:
- Mencemari tanah dan air
- Menyebabkan saluran mampet
- Mengganggu ekosistem
Karena itu, mengelola minyak jelantah dengan cara yang benar adalah bagian dari gaya hidup ramah lingkungan yang bisa dimulai dari rumah.
Manfaat Setor Minyak Jelantah
Kalau masih ragu, ini beberapa manfaat setor minyak jelantah yang bisa Mommies rasakan:
1. Bisa Ditukar Uang
Beberapa tempat pengumpulan akan membeli minyak jelantah per liter. Nilai jual minyak jelantah biasanya dihitung per liter dan dapat bervariasi tergantung kualitas dan kebijakan pengelola. Jadi, selain mengurangi limbah, Mommies juga bisa menambah pemasukan tambahan.
2. Lebih Ramah Lingkungan
Minyak jelantah biasanya diolah menjadi biodiesel atau produk lain yang lebih aman untuk lingkungan.
Menurut International Energy Agency, limbah minyak seperti minyak goreng bekas dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang lebih berkelanjutan.
3. Mengurangi Limbah Rumah Tangga
Dengan menyetorkan minyak bekas, Mommies ikut berkontribusi mengurangi limbah domestik yang sulit terurai.
Tempat Setor Minyak Jelantah yang Bisa Ditukar Uang

Foto: Freepik
Berikut beberapa tempat setor minyak jelantah yang bisa Mommies manfaatkan:
1. Bank Sampah Unit (BSU) – Berbasis RW
Ini adalah pilihan paling dekat dari rumah. Bank Sampah Unit kini tidak hanya menerima botol plastik, tapi juga minyak jelantah karena nilai ekonomisnya yang cukup tinggi.
Lokasi: Biasanya ada di lapangan serbaguna RW, area pos satpam, atau gedung PAUD setempat.
Cara Cek: Tanya ke pengurus PKK atau Ibu RW setempat. Untuk Moms di Jakarta, bisa cek peta lokasi aktif di aplikasi Siraja (Sistem Informasi Sampah Jakarta) atau web Dinas Lingkungan Hidup.
Cara Setor: Bawa jelantah dalam botol plastik ke titik kumpul sesuai jadwal (biasanya seminggu/sebulan sekali).
Imbalan: Nilai minyak akan ditimbang dan dicatat di Buku Tabungan Sampah. Saldonya bisa dicairkan tunai atau sesuai aturan Bank Sampah setempat (misal: menjelang lebaran).
2. DLH (Dinas Lingkungan Hidup) melalui Satpel Kecamatan
Program ini adalah jalur resmi pemerintah yang seringkali menawarkan reward menarik hasil kerja sama dengan berbagai pihak swasta.
Lokasi: Kantor Kecamatan, Kantor Kelurahan, atau lokasi car free day tingkat kecamatan.
Cara Cek: Wajib pantau Instagram resmi @dlhjakarta atau akun Instagram Kecamatan/Kelurahan setempat (misal: @satpel_lh_menteng). Mereka sering mengumumkan jadwal “Operasi Semut” atau penjemputan limbah B3.
Cara Setor: Datang ke lokasi drop-off sesuai jadwal yang diumumkan dengan membawa jelantah yang sudah dikemas botol.
Imbalan: Bergantung pada program yang sedang berjalan, bisa berupa uang, sembako, atau bentuk lain sesuai kebijakan penyelenggara.
3. Cureahh (Layanan Penjemputan)
Cureahh adalah layanan penjemputan minyak jelantah berbasis komunitas yang memudahkan Mommies tanpa perlu keluar rumah.
Lokasi/Jangkauan: Melayani area Jabodetabek.
Cara Setor: Hubungi admin via WhatsApp atau DM Instagram @cureahh untuk membuat janji penjemputan.
Imbalan: Minyak akan ditimbang di tempat, dan biasanya Mommies bisa mendapatkan pembayaran tunai atau transfer sesuai hasil penimbangan.
4. UCollect Box – MyPertamina
Kalau Moms sering lewat SPBU, ini cara yang paling praktis. UCollect Box adalah mesin khusus untuk menyetor minyak jelantah secara mandiri.
Lokasi: SPBU MT Haryono, SPBU Kalimalang, RSPP, RS Pelni, dan beberapa SPBU Pertamina terpilih di Jakarta.
Cara Setor: Cek lokasi melalui aplikasi MyPertamina. Bawa minyak dalam botol, scan QR Code di mesin UCollect Box, dan masukkan botolnya ke dalam kotak.
Imbalan: Volume minyak akan dikonversi menjadi poin atau reward di aplikasi MyPertamina.
5. BeliJelantah.id
BeliJelantah.id adalah platform pengumpulan minyak jelantah yang digunakan sebagai bahan baku industri biodiesel.
Lokasi/Jangkauan: Di wilayah Jakarta dan Tangerang.
Cara Setor: Daftar via website atau WhatsApp. Biasanya ada batas minimal penjemputan (sekitar 5-10 liter). Moms bisa ajak tetangga untuk kumpul bareng agar mencapai kuota jemput.
Imbalan: Umumnya dilakukan pembayaran tunai atau transfer setelah proses penimbangan.
6. Waste4Change (Send Your Waste)
Mommies mungkin sudah tidak asing dengan Waste4Change yang fokus pada pengelolaan sampah secara bertanggung jawab. Selain sampah, mereka juga mengelola minyak jelantah.
Lokasi: Drop-off langsung di kantor pusat mereka di Bekasi, atau dikirim melalui ekspedisi (untuk program Send Your Waste).
Cara Setor: Daftar di website Waste4Change, pilih kategori minyak jelantah, lalu kirimkan paket minyak yang sudah dikemas dengan sangat aman ke alamat mereka.
Imbalan: Mommies bisa mendapatkan poin reward yang dapat ditukarkan dengan berbagai voucher.
Cara Menyimpan agar Nilai Jualnya Tinggi

Foto: Freepik
- Saring Bersih: Jangan biarkan ada sisa nasi atau gosongan tepung di dasar botol karena pengepul bisa memotong harga jika minyak terlalu kotor.
- Jangan Campur Air: Pastikan wadah benar-benar kering. Campuran air bisa membuat minyak cepat berbau tengik dan menurunkan kualitas biodiesel.
- Simpan di Tempat Teduh: Hindari menjemur jerigen minyak di bawah matahari langsung agar tidak cepat teroksidasi.
BACA JUGA: Jangan Asal Buang! Begini 11 Cara Memanfaatkan Minyak Jelantah
Mulai sekarang, jangan dibuang minyak jelantah sembarangan ya, Mommies. Selain berdampak buruk bagi lingkungan, ternyata minyak goreng bekas juga punya nilai ekonomis jika dikelola dengan tepat.
Dengan menyetorkan ke tempat yang tepat, Mommies tidak hanya bisa menukar minyak jelantah jadi uang, tapi juga ikut berkontribusi dalam menjaga lingkungan untuk masa depan si kecil.
Langkah kecil dari dapur, dampaknya bisa besar untuk bumi.
Yuk, mulai kebiasaan kecil dari rumah dengan mengumpulkan minyak jelantah dan menyetorkannya ke tempat yang tepat.
Cover: Freepik
Share Article


POPULAR ARTICLE




COMMENTS