
Pemerintah resmi terapkan WFH setiap Jumat mulai 1 April 2026 untuk ASN dan sektor swasta? Ini tips WFH produktif di rumah dan manfaatnya untuk ibu bekerja.
Konflik Timur Tengah imbasnya ke mana-mana, termasuk ke rutinitas kita, Mommies. Mengutip detikNews, pemerintah telah menetapkan kebijakan WFH (work from home) bagi ASN (Aparatur Sipil Negara) setiap Jumat mulai 1 April 2026.
Bukan hanya ASN saja, sektor swasta juga sama. Menurut laman Kementerian Sekretariat Negara RI, pemerintah telah mengimbau sektor swasta, BUMN, dan BUMD untuk menerapkan WFH selama satu hari dalam seminggu sesuai kondisi masing-masing perusahaan.
Skema kerja ini dibuat untuk mendorong pemanfaatan energi secara lebih hemat imbas konflik global. Tak hanya itu, ternyata ASN tidak diperbolehkan WFC (work from cafe). Kenapa?
BACA JUGA: UMP 2026 Naik! Ini Daftar Lengkap Besarannya di 38 Provinsi
Masih mengutip detikNews ditambah CNN Indonesia, pemerintah menegaskan bahwa ASN yang melanggar kebijakan WFH setiap Jumat dengan melakukan WFC akan dikenai sanksi tegas. Larangan ini bertujuan agar kebijakan tersebut tidak disalahgunakan.
Pemerintah menuntut tanggung jawab penuh dari ASN untuk tetap berada di rumah masing-masing. Selain itu, kinerja ASN juga akan diawasi secara ketat melalui sistem presensi daring.
Jika sudah mendapatkan fasilitas WFH, siapa pun tidak boleh menggunakan fasilitas transportasi pribadi. Kalaupun perlu mobilisasi, mereka harus menggunakan transportasi publik. Untuk apa? Untuk efisiensi energi dalam menghadapi konflik internasional.

Selanjutnya, waktunya Mommies mengatur strategi supaya rumah menjadi tempat yang nyaman ketika WFH. Apalagi dengan kehadiran anak yang suka sekali “kepo” terhadap pekerjaan Mommies. Kira-kira apa saja yang bisa dilakukan?
Menyediakan spot khusus untuk bekerja di rumah bisa sangat membantu dari segi menjaga fokus dan menciptakan batasan psikologis antara rumah dan kantor. Gunakan kursi dan meja yang nyaman mengingat Mommies akan duduk berjam-jam di depan layar. Jangan lupa untuk sesekali stretching atau mengganti posisi supaya tubuh tidak kaku.
Kasur biasanya menjadi magnet yang sangat kuat untuk membuat tubuh rebahan dan mata terlelap. Nah, supaya fokus dan produktivitas Mommies tetap terjaga selama WFH, hindari bekerja di kasur.
WFH akan sangat membutuhkan koneksi internet yang memadai, apalagi jika Mommies menggunakan alat komunikasi seperti Zoom, Google Meet, Teams, Discord, dan lain-lain. Jadi, pastikan Wi-Fi di rumah mencukupi, ya.
Baik itu musik yang upbeat, chill, maupun klasik, Mommies bisa memutar musik yang diinginkan untuk menemani bekerja. Siapa tahu bisa bikin suasana hati tetap terjaga dengan baik.
Mommies juga bisa membuat secangkir kopi atau teh untuk menemani mereka selama bekerja. Jangan lupa juga untuk minum air putih yang cukup. Siapkan juga camilan jika perlu.
Sebenarnya ini opsional. Memanfaatkan diffuser, terutama yang elektronik, dan meneteskan essential oil ke dalamnya bisa sangat menenangkan, apalagi pekerjaan sangat berasosiasi dengan “stres” dan “sakit kepala”. Menggunakan diffuser barangkali bisa membantu Mommies lebih damai.
Punya anak yang kepo dengan pekerjaan Mommies awalnya masih terasa lucu dan menggemaskan, tetapi lama-lama bisa memengaruhi produktivitas. Caranya, Mommies bisa coba kasih anak “pekerjaan rumah” supaya mereka sibuk.
BACA JUGA: Tools yang Bantu Clipper Mendapatkan Momen Emas di Sebuah Konten Video

Kebijakan pemerintah untuk menerapkan WFH sekali seminggu memang untuk efisiensi energi. Selain itu, manfaatnya juga banyak bagi masing-masing individu pekerja. Pertama dan yang paling terasa adalah Mommies tidak lagi harus melalui perjalanan pulang-pergi yang melelahkan. Berikut manfaat WFH:
BACA JUGA: Beban Mental yang Dialami Ayah Bekerja selain Mikirin Gaji
Nah, itu dia bagaimana kebijakan WFH seminggu sekali oleh pemerintah bukan sebatas bermanfaat untuk efisiensi energi, tetapi berpengaruh juga terhadap kesejahteraan personal. Mommies pun jadi punya lebih banyak waktu bersama anak dan lebih jarang ketemu macetnya Jakarta.