Baru di Minggu Ini: Film Na Willa, hingga Ramadan Series Wardah

Lifestyle

Dhevita Wulandari・in 7 hours

detail-thumb

Rangkuman acara di minggu ini. Mulai dari film Na Willa tayang mulai 18 Maret 2026, info gangguan kecemasan dari Halodoc, hingga Ramadan series dari Wardah. 

Na Willa, Mengingatkan Orang Dewasa untuk Melihat Dunia seperti yang Anak Lihat

Foto: Na Willa

Setelah sukses besar dengan film JUMBO, Ryan Adriandhy sebagai penulis sekaligus sutradara, bersama duo produser Anggia Kharisma dan Novia Puspa Sari dari Visinema Studios, kini kembali hadir dengan film Na Willa, yang tayang mulai 18 Maret 2026 di bioskop seluruh Indonesia.

Diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo, Na Willa berlatar Indonesia era 1960-an dan mengikuti petualangan Na Willa bersama Geng Krembangan, menyusuri gang-gang sempit, pasar ramai, sampai lapangan luas tempat mereka adu layangan dan main kelereng. Film ini dengan cantik menghidupkan logika imajinasi anak-anak yang kadang absurd tapi selalu ajaib, seperti ikan bandeng bermata banyak, atau pertanyaan-pertanyaan kecil yang dulu pernah bikin kita penasaran setengah mati waktu kecil.

Yang bikin Na Willa istimewa sebagai tontonan Lebaran, film ini bukan cuma untuk si kecil, tapi juga untuk kita. Para orang dewasa yang kadang lupa cara melihat dunia dengan mata yang polos dan penuh rasa ingin tahu. Reda Gaudiamo sendiri berharap film ini jadi ruang bagi orang tua untuk benar-benar mendengar suara anak-anak mereka, sekaligus menyalakan kembali semangat anak kecil yang masih ada di dalam diri kita.

Lengkap dengan original soundtrack “Sikilku Iso Muni” dari laleilmanino dan deretan pemain dari Luisa Adreena, Ira Wibowo, Melissa Karim, Putri Ayudya, hingga Ratna Riantiarno, Na Willa siap jadi film keluarga paling hangat musim Lebaran ini.

BACA JUGA: 18 Tontonan Maret 2026: Drama Korea Terbaru & Film Bioskop yang Wajib Ditonton

Jelang Idulfitri, Halodoc Ungkap Kecemasan Masyarakat Meningkat hingga 27%

Foto: Halodoc

Menjelang Idulfitri, banyak Mommies yang mulai sibuk mempersiapkan berbagai hal, mulai dari mudik, menu Lebaran, hingga agenda silaturahmi. Di tengah kesibukan ini, menjaga kesehatan sering kali jadi tantangan tersendiri, baik secara fisik maupun mental. Laporan Indonesia Health Insights Q1 2026 dari Halodoc pun menunjukkan bahwa dinamika kesehatan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri tidak hanya berkaitan dengan kondisi tubuh, tetapi juga kesehatan mental yang ikut terpengaruh oleh berbagai persiapan menjelang hari raya.

Data Halodoc mencatat adanya peningkatan gangguan kecemasan hingga 27% pada minggu ketiga Ramadan dibandingkan dengan periode sebelum Ramadan. Gejala yang paling sering muncul adalah gangguan tidur, disusul keluhan jantung berdebar dan sesak dada. Kondisi ini sering kali dipicu oleh berbagai hal, seperti persiapan mudik, tekanan sosial menjelang Lebaran, hingga padatnya aktivitas selama bulan puasa. Ketika stres meningkat, daya tahan tubuh juga bisa ikut menurun, sehingga keluhan seperti radang tenggorokan menjadi lebih mudah muncul.

Melihat kondisi tersebut, Halodoc bersama Apical menggelar Halodoc Talks Episode 2 untuk berbagi edukasi seputar cara menjaga keseimbangan kesehatan tubuh menjelang hingga setelah Idulfitri. Diskusi ini juga mengingatkan pentingnya memilih bahan pangan dengan bijak, terutama terkait konsumsi lemak dalam hidangan khas Lebaran. Dengan pengelolaan stres yang baik, pola makan yang seimbang, serta istirahat yang cukup, Mommies tetap bisa menikmati momen silaturahmi dan kebersamaan keluarga saat Idulfitri tanpa harus mengorbankan kesehatan.

Penulis: Katharina S. Menge

Episode Ketiga Ramadan Series dari Wardah, Ajarkan Kita Indahnya Berbagi dalam Diam

Foto: Wardah

Sudah ditonton berjuta-juta views untuk episode pertama dan kedua, episode ketiga web series Ramadan dari Wardah berjudul “Kesan-Kesan Kawan Kosan” juga nggak kalah dalam mengingatkan dan memberi pelajaran berharga dalam hidup.

Berjudul “Kesan-kesan Kawan Kosan“, episode kali ini diperankan oleh Kawai Labiba sebagai Karima dan Ashira Zamita sebagai Airin. Keduanya adalah anak kuliah yang tidak saling kenal dan tinggal di kosan yang sama. Suatu hari, Karima mengajak Airin untuk berbuka puasa bersama di kosan. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh Airin yang punya sifat nggak enakan.

Sampai akhirnya, Karima tidak sengaja melihat kalau Airin berbuka puasa dengan takjil gratis dari masjid dekat kosan mereka. Mengetahui hal ini, Karima sadar bahwa Airin sedang dalam kondisi finansial yang kurang baik dan memutuskan untuk memasak sahur untuk dimakan bersama. Situasi tersebut membuat Airin menyadari kalau ternyata Karima lah yang selama ini diam-diam membantunya di kosan dengan menyediakan makanan untuk Airin.

Episode ini terasa spesial karena terinspirasi dari sosok Fatimah Az-Zahra, putri Rasulullah SAW yang dikenal rela memberikan makanan terakhirnya kepada orang yang lebih membutuhkan, meski dirinya sendiri sedang lapar.

Cerita dari episode ini mungkin bisa terasa relate pada Mommies yang dulu pernah merasakan hal serupa saat sedang merantau untuk kuliah dan tinggal di kos-kosan, atau pada anak remaja Mommies. Episode ini adalah pengingat bahwa hidup berdampingan itu harus saling tolong-menolong dan rezeki tidak akan habis jika membaginya kepada orang yang juga membutuhkannya.

Kalau belum menonton episode kali ini, Mommies bisa langsung mampir ke Instagram @wardahbeauty, ya!

BACA JUGA: Dari Wardah sampai From This Island, Ini 10 Lipstik Merah Brand Lokal yang Bikin Wajah Auto Glowing

Cover: Na Willa