banner-detik
PARENTING & KIDS

Anak 6 Tahun Asal Indonesia Meninggal Ditabrak di Singapura, Ini Kronologinya

author

Dhevita Wulandariin 5 hours

Anak 6 Tahun Asal Indonesia Meninggal Ditabrak di Singapura, Ini Kronologinya

Pergi liburan jadi kabar pergi selamanya. Anak perempuan berusia 6 tahun asal Indonesiad ditabrak dan meninggal di Singapura. Pelaku belum jadi terdakwa.

Sebuah perjalanan liburan keluarga yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi duka mendalam. Pada Jumat, 6 Februari 2026, seorang bocah perempuan asal Indonesia berusia 6 tahun, Sheyna Lashira Smaradiani, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di kawasan wisata populer Chinatown, Singapura.

Kronologi Kejadian

Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 11.50 waktu setempat di South Bridge Road, tepatnya di area parkir samping Kuil Relik Gigi Buddha (Buddha Tooth Relic Temple).

Berdasarkan keterangan saksi mata dan rekaman video yang beredar, peristiwa bermula saat sebuah mobil yang keluar tiba-tiba dari area parkir. Melansir dari CNN Indonesia, seorang saksi mata menulis pernyataan di Facebook SG Road Vigilante bahwa pengemudi diduga hanya menoleh ke kiri saat berbelok ke kanan dan tidak memperhatikan pejalan kaki di sisi kanannya saat berbelok. Mobil tersebut kemudian menabrak Sheyna dan ibunya, Raisha Anindra Pascasiswi (31), yang sedang berjalan di dekat mereka.

Naas, nyawa sang anak tidak tertolong dan meninggal sekitar pukul 12.44 waktu Singapura saat menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka-luka serius yang dialami. Melalui otopsi rumah sakit, penyebab kematian disebabkan oleh cedera kranio-serebral. Melansir dari Tempo, kondisi ini disampaikan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Singapura.

Kondisi Orang Tua Korban

Raisha, sang ibu, saat ini masih menjalani perawatan medis intensif di Singapore General Hospital (SGH) setelah kurang lebih 2 hari mengalami kondisi tidak sadar. Ia dikabarkan mengalami patah tulang rusuk, cedera, dan retak pada bagian pinggul.

Jenazah Korban Dimakamkan di Indonesia

KBRI memberikan pendampingan penuh untuk memfasilitasi proses administrasi repatriasi (pemulangan) jenazah Sheyna ke Indonesia. Jenazah sudah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, pada Minggu (8/2/2026).

Identitas dan Status Pelaku

Sopir mobil yang menabrak kedua korban adalah seorang perempuan berusia 38 tahun, warga negara asing yang tinggal di Singapura. Berdasarkan perkembangan terbaru dari Kepolisian Singapura dan Thomas Ardian Siregar, Wakil Kepala Perwalian RI di Singapura, sopir mobil tersebut sudah ditangkap setelah kejadian dan statusnya masih sebagai tersangka.

Akan tetapi, sesuai peraturan di Singapura, seseorang tidak bisa ditahan lebih dari 48 jam kalau belum diputuskan oleh pihak pengadilan. Sehingga saat ini tersangka dibebaskan dan masih belum bisa diberi status sebagai terdakwa.

Pada video dan foto yang beredar di Singapura, saksi mata menyebutkan bahwa sesaat setelah kejadian, pelaku sempat terlihat berargumen dan tidak menunjukkan empati pada korban. Kondisi tersebut memicu kecaman luas dari netizen di media sosial.

Apa yang Harus Dilakukan jika Mengalami Kecelakaan di Luar Negeri?

Belajar dari kasus ini, penting bagi setiap WNI yang sedang berada di luar negeri (baik untuk wisata maupun bekerja) untuk mengetahui langkah-langkah darurat yang harus dilakukan jika anggota keluarga atau orang di sekitar mengalami kecelakaan.

1.  Hubungi Otoritas Setempat

Segera telepon nomor darurat negara tersebut. Misalnya di Singapura, 995 untuk ambulans/pemadam kebakaran dan 999 untuk polisi.

2. Hubungi KBRI

Laporkan kejadian ke perwakilan RI terdekat melalui nomor hotline darurat. KBRI akan memberikan pendampingan hukum, bantuan komunikasi dengan otoritas setempat, serta membantu proses administrasi rumah sakit atau repatriasi (pemulangan) jenazah.

3. Gunakan Aplikasi Safe Travel

Mungkin masih banyak Mommies dan Daddies yang belum tahu soal aplikasi ini. Safe Travel adalah aplikasi yang dibuat dan dikembangkan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI. Gunanya untuk mengakses fitur darurat dan sumber informasi bagi WNI yang bepergian ke luar negeri.

4. Dokumentasikan Pelaku, Saksi, dan Kejadian

Jika memungkinkan, ambil foto atau video lokasi kejadian dan kumpulkan kontak saksi mata untuk mempermudah proses penyelidikan kepolisian setempat.

BACA JUGA: 8 Doa agar Diberi Kemudahan saat Menghadapi Kesulitan

Kami menyampaikan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhumah Sheyna Lashira Smaradiani. Semoga sang ibu segera diberikan kesembuhan fisik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini. Semoga keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya bagi korban dan pelaku segera didakwa dengan hukuman yang adil.

Cover: Kindel Media/Pexels

Share Article

author

Dhevita Wulandari

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan