banner-detik
EDUCATION

13 Hal Penting yang Wajib Diajarkan di Sekolah sebagai Bekal Anak di Masa Depan

author

Katharina Menge02 Feb 2026

13 Hal Penting yang Wajib Diajarkan di Sekolah sebagai Bekal Anak di Masa Depan

Sekolah tak hanya soal akademik. Ini 15 pelajaran penting yang wajib diajarkan di sekolah sebagai bekal anak menghadapi masa depan.

Banyak orang tua setuju bahwa sekolah bukan hanya tempat anak belajar membaca, menulis, dan berhitung. Di sanalah anak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membentuk cara berpikir, bersikap, hingga memandang dunia. Sayangnya, tidak semua hal penting dalam kehidupan benar-benar diajarkan di sekolah.

Tidak sedikit juga Mommies yang merasa anaknya sudah pintar secara akademik, tetapi masih kebingungan menghadapi masalah sehari-hari, mulai dari mengelola emosi, menjaga diri, hingga memahami risiko di lingkungan sekitar. Padahal, keterampilan hidup justru menjadi bekal utama anak untuk bertahan dan berkembang di masa depan.

Karena itu, selain pelajaran wajib dalam kurikulum, ada sejumlah hal penting yang seharusnya juga diajarkan di sekolah. Mulai dari edukasi dasar tentang tubuh, keuangan, hingga keterampilan sosial yang akan mereka gunakan seumur hidup.

BACA JUGA: Aturan Membawa Tas Sekolah Anak yang Aman Menurut Ahli dan Rekomendasinya

13 Hal yang Wajib Diajarkan Sekolah

Berikut ini, Mommies Daily merangkum 13 hal penting yang wajib diajarkan di sekolah sebagai bekal anak di masa depan.

1. Edukasi Seks

Edukasi seks adalah salah satu hal penting yang sebenarnya wajib diajarkan ke anak. Tujuannya supaya mereka paham dengan alat kelaminnya sendiri, bagaimana cara merawatnya, serta plus minus jika melakukan seks sebelum menikah, baik dari sisi mental maupun kesehatan.

2. Perencanaan Finansial

Anak memang sebaiknya diajak untuk mengenal dunia finansial sejak dini. Mungkin selama ini sudah ada kegiatan menabung di sekolah tapi hal itu masih kurang. Si kecil harus paham bagaimana cara mengelola uang supaya mereka tumbuh dengan kondisi melek finansial dan memiliki masa depan yang lebih baik, tanpa hutang atau keuangan berantakan.

3. Mitigasi Bencana

Anak juga harus paham cara melindungi diri mereka sendiri. Karena orang tua atau guru tidak bisa 24 jam selalu ada bersamanya. Di sekolah mungkin bisa diadakan simulasi gempa dan juga kebakaran. Ke depannya dengan mempelajari hal ini, anak jadi bisa melihat risiko bencana dan juga mencari jalan terbaik menanggulanginya, sambill tak lupa melingdungi dirinya sendiri.

4. Self Defense

Banyaknya kasus penculikan anak tentu membuat orang tua was-was ketika meninggalkan anaknya di sekolah. Bagaimana nanti kondisi anak saat pulang atau ketika bermain di jam istirahat. Sekolah sendiri sebenarnya sudah memberikan dukungan untuk melatih self defense anak dalam bentuk ekstrakurikuler, seperti taekwondo, pencak silat, dan banyak lainnya. Namun, kini sebaikanya hal itu dijadikan pelajaran wajib demi keamanan diri anak.

5. Public Speaking

Mungkin Mommies dulu belum terbayangkan pentingnya publik speaking dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kini sudah paham, rasanya ingin si kecil mendapatkan pelajaran tersebut di sekolah. Tak hanya jadi jago bicara, mempelajari hal ini juga bantu anak jadi percaya diri.

6. P3K

Ini salah satu hal yang sebenarnya wajib dipahami semua makhluk di dunia tapi tidak pernah ada yang memberikan pendidikan P3K secara proper. Untuk itu, sangat diharapkan jenis pengetahuan ini diajarkan ke anak-anak sehingga mereka bisa paham cara menolong dirinya sendiri dan juga orang di sekitarnya.

7. Entrepreneurship

Di zaman sekarang, anak-anak sudah harus tahu bahwa mereka nantinya bisa jadi orang yang membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, bukan melulu harus bekerja di bawah orang lain. Bahwa ada beragam jenis pekerjaan di dunia dan salah satunya adalah dengan membuka usaha atau bisnis.

Foto: Pexels

8. Literasi Digital & Teknologi

Dilansir dari School Days, anak perlu belajar tidak hanya memakai gadget dan main games, tetapi juga paham sama teknologi, cara menggunakan internet dengan aman dan produktif, kemampuan coding sederhana, dan tahu bagaimana teknologi memengaruhi dunia. Keterampilan ini penting untuk anak di dunia yang semakin digital-first.

9. Berpikir Kritis & Pemecahan Masalah

Tidak cukup cuma menjawab soal, anak juga harus diajarkan cara mempertanyakan informasi, menganalisis data, dan menemukan solusi sendiri untuk suatu masalah sehari-hari atau kompleks. Ini juga bikin mereka tidak mudah termakan informasi palsu di masa depan.

10. Emotional Intelligence (EQ)

Anak perlu belajar mengelola emosi, empati, komunikasi interpersonal, dan resiliensi (ketahanan emosional) agar bisa membentuk hubungan sehat dan sukses dalam kehidupan. Sekolah perlu memikirkan lagi program untuk memfokuskan agar anak mendapatkan pendidikan yang satu ini.

11. Riset dan Keterampilan Inquiry

Mengajarkan anak bagaimana mencari tahu jawaban sendiri, merancang eksperimen, dan belajar melalui proses bertanya (inquiry-based learning) sangat penting untuk masa depan yang penuh perubahan. Mungkin beberapa sekolah sudah mengajarkan ini, dan bisa jadi masukan untuk sekolah lainnya, nih.

12. Literasi Media dan Informasi

Di era banjir informasi, anak harus belajar membedakan fakta dan opini, mengetahui cara mengevaluasi sumber berita, dan memahami dampak media sosial terhadap dirinya sendiri. (Hal ini bisa dipadukan dengan pelajaran literasi digital)

13. Keterampilan Hidup Sehari-Hari (Life Skills)

Termasuk mengatur waktu, perawatan diri, memasak dasar, serta pekerjaan rumah kecil agar anak lebih mandiri dan siap menghadapi kehidupan nyata di luar bangku sekolah. Tugas sekolah seperti praktek membuat kue atau memasak bisa sangat membantu anak mengasah kemampuan ini.

BACA JUGA: Jangan Asal Pilih, Ini 10 Tips Memilih Sekolah Swasta untuk Anak dari Psikolog 

Itulah deretan pelajaran penting yang idealnya diajarkan di sekolah untuk membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, tangguh, dan siap menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat. Meski tidak semua sekolah punya kurikulum khusus untuk hal-hal di atas, Mommies tetap bisa mulai memperkenalkannya dari rumah sebagai bekal tambahan bagi si kecil.

Cover: Pexels

Share Article

author

Katharina Menge

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan