13 Tanda Kamu Siap Punya Anak: secara Emosional dan Finansial

Parenting & Kids

Rahmasari Muhammad・a day ago

detail-thumb

Punya anak lebih dari perkara cinta atau mau saja. Baca di sini tanda-tanda siap emosional dan finansial, sebelum buru-buru memutuskan untuk punya anak! 

Setelah menikah, pertanyaan paling umum yang kerap didengar pasutri adalah “kapan punya anak?” Tapi, sebelum memutuskan untuk punya anak, perlu untuk diskusi dan tanyakan dulu ke diri sendiri dan pasangan. Seberapa siap kita agar gak ada penyesalan dan anak gak jadi korban dari keputusan dan persiapan yang belum matang.

BACA JUGA: “Kapan Punya Anak?”, Ini 5 Cara Menjawabnya dengan Tenang

Tanda Mommies dan Daddies Siap Punya Anak secara Emosional

Saat Mommies Daily bertanya pada Psikolog Klinis Anak dan Remaja, Fania Kusharyani, M.Psi.,Psikolog, beliau membagikan beberapa tanda siap emosional untuk punya anak bagi calon Mommies dan Daddies.

1. Motivasi Intrinsik

Tanda siap punya anak secara emosional pertama adalah motivasi untuk punya anak muncul dari dalam diri dan pasangan, bukan untuk memenuhi tekanan eksternal. Keinginan tersebut misalnya membentuk sebuah keluarga yang lebih besar, memberikan kasih sayang kepada seorang anak, atau keinginan untuk merawat seorang individu kecil.

2. Kerelaan dan Kesiapan untuk Berbagi 

Jika pasangan suami istri siap untuk berbagi otonomi pribadi, hobi, prioritas dan waktu luang dengan pemenuhan kebutuhan anak, bisa jadi tanda siap emosional lain. Walaupun karier dan kehidupan pribadi calon orang tua penting, tapi tidak sebagai prioritas satu-satunya. 

3. Regulasi Diri 

Tanda siap emosional lainnya, bisa menghadapi hal yang tidak terduga karena saat punya anak. Akan banyak momen adaptasi dan rencana yang perlu disesuaikan dengan urusan anak. Regulasi diri yang baik dapat membantu pasutri lebih fleksibel dalam menghadapi segala ketidakpastian terkait dengan perannya sebagai orang tua.

4. Manajemen Stres

Pasangan suami istri juga perlu punya strategi mengelola stress, yang sangat penting untuk situasi kurang tidur dan tuntutan konstan. Misalnya dari bayi baru lahir, juga di setiap fase tumbuh kembang anak dengan tantangan berbeda.

Foto: Freepik

5. Kematangan Emosi 

Siap secara emosional bukan berarti pasangan suami istri selalu “zen” di setiap waktu. Namun, kita perlu punya kematangan emosi yang cukup baik, kesabaran dan empati atau kapasitas emosional yang memadai untuk merawat seorang anak melalui suka dan duka.

6. Hubungan dan Komunikasi 

Punya anak otomatis juga menambah hal yang perlu didiskusikan secara terbuka dengan pasangan, termasuk kerjasama dan gaya pengasuhan anak. Hal ini penting dilakukan agar lebih siap secara emosional, juga untuk membangun tim yang solid.

7. Kesadaran Diri dan Rasa Aman 

Tanda siap emosional lain untuk punya anak adalah menyadari kondisi psikologis diri dan bersedia untuk memproses “baggage” yang dimiliki karena sadar hal tersebut dapat berpengaruh terhadap pengasuhan. Saat kita merasa aman, maka tujuan dan cara mengasuh anak pun dapat terhindar dari bias pengalaman masa lalu orang tua yang belum selesai, juga lebih yakin mengenai nilai yang ingin diwariskan ke anak dan hal yang perlu diputus.

8. Komitmen Jangka Panjang

Tanda siap emosional punya anak yang juga penting, sadar bahwa menjadi orang tua adalah komitmen seumur hidup, bukan sekadar pencapaian sementara semata.

BACA JUGA: Parenting Reset: Apa yang Perlu Dipertahankan dan Dilepas di Tahun Baru

Secara Finansial, Apa Saja Tanda Mommies dan Daddies Siap Punya Anak?

Untuk tanda kesiapan finansial, menurut Financial Planner, F.D.V Wulansari, CFP, calon orang tua dapat memeriksa beberapa hal untuk menentukan siap atau tidaknya punya anak.

1. Punya Dana Darurat yang Memadai 

Salah satu tanda siap finansial untuk calon orang tua adalah menyiapkan dana darurat, idealnya sebesar 6 kali pengeluaran bulanan, atau setidaknya minimal 3-4 kali pengeluaran bulanan.

2. Penghasilan Rutin Bulanan yang Cukup 

Penting untuk memeriksa apakah penghasilan bulanan lebih dari cukup untuk memenuhi pengeluaran saat ini, termasuk tambahan pengeluaran untuk anak? Kalau masih pas-pasan, bahkan sulit menabung, sebaiknya periksa ulang cara dan gaya hidup, serta eksplorasi penghasilan tambahan, agar lebih siap finansial untuk punya anak.

Tanda Kamu Siap Punya Anak: secara Emosional dan Finansial

Foto: pressfoto/Freepik

3. Asuransi yang Dibutuhkan

Tanda siap finansial lain, usahakan punya asuransi kesehatan swasta di luar BPJS Kesehatan yang bersifat wajib. Selain itu, perlu mempertimbangkan kemampuan membayar premi asuransi jiwa saat sudah punya anak.

4. Mulai Menyiapkan Dana Pendidikan

Banyak pasangan muda yang sudah mulai menyiapkan dana pendidikan anak sejak awal menikah sebagai salah satu tanda siap finansial. Memang belum perlu hitungan detail, tetapi jika sudah ada alokasi per bulan yang disisihkan untuk dana pendidikan, tentunya akan lebih baik. Terutama jika orang tua sudah memiliki incaran sekolah tertentu yang biayanya tidak murah ataupun ingin menyekolahkan anak ke luar negeri, akan lebih baik. 

5. Biaya Melahirkan dan Persiapan Awal Punya Anak 

Tanda siap finansial untuk punya anak berikutnya, tersedia biaya melahirkan, dan biaya awal anak lain seperti vaksin dan kebutuhan bayi, dalam bentuk asuransi kesehatan maupun dana tabungan khusus.

Wulansari juga membagikan tips finansial sederhana dan realistis untuk calon orang tua agar lebih siap finansial, antara lain simulasikan pengeluaran saat punya anak, dan jika pendapatan belum cukup, bisa coba penghematan atau cari penghasilan tambahan. 

Selain itu, sisihkan dana setiap bulan untuk kebutuhan anak dan asuransi Pendidikan secara menabung atau autodebet, agar lebih disiplin dan siap finansial untuk punya anak. Cari tahu juga tentang barang kebutuhan bayi yang utama, jangan sampai terjebak euforia semua barang harus beli padahal belum tentu dibutuhkan, juga cari opsi barang preloved, lungsuran atau sewa dulu yang sekiranya diperlukan dalam jangka pendek. 

BACA JUGA: 50 Pertanyaan yang Perlu Didiskusikan bersama Pasangan Sebelum Punya Anak

Cover: tirachardz/Freepik