banner-detik
SELF

5 Self-Care untuk Pasangan Baru yang Ingin Punya Anak tanpa Burnout

author

Dhevita Wulandari12 hours ago

5 Self-Care untuk Pasangan Baru yang Ingin Punya Anak tanpa Burnout

Stres dan burnout karena ditanya terus “kapan punya anak?”. Tenang! Ini deretan self-care yang bisa Mommies dan pasangan lakukan.

Setelah menikah, seringkali ada kalimat “keramat” yang muncul dan ditanyakan pasa pasangan suami istri baru. Nggak hanya keluarga, tapi kerabat, saudara, sampai tetangga pun nggak luput menanyakan pertanyaan ini.

Yes! Pertanyaan tersebut adalah, “Kapan punya anak?”.

Pastinya Mommies yang baru menikah dan jadi pasutri baru sudah nggak asing lagi sama kalimat pertanyaan tersebut. Bahkan, mungkin Mommies yang sudah punya satu anak juga nggak luput dari pertanyaan, “Kapan nambah anak?”.

Jujur saja, pertanyaan keramat ini juga pernah mengintai saya saat usia pernikahan baru 1 bulan. Padahal sebelum menikah, saya dan suami sepakat untuk berdua dulu selama satu tahun di awal pernikahan. Tapi, kami juga nggak akan menolak kalau diberi anak dalam waktu yang cepat.

Mungkin bagi sebagian orang, termasuk saya, pertanyaan seperti ini biasa saja dan nggak bikin saya “baper”. Paling ngomel sedikit, deh, buat mengedukasi keluarga dan orang di sekitar saya, bagaimana cara bertanya soal kehamilan yang lebih ringan diterima. Tapi, bagi sebagian orang juga, pertanyaan ini cukup sensitif dan bikin sedih. Soalnya, kita nggak tahu bagaimana perjuangan para istri dan para suami di luar sana yang ternyata sudah mengerahkan seluruh tenaga, pikiran, bahkan uang, untuk memiliki anak.

Nah, supaya Mommies dan suami bisa tetap tenang dan bahagia sambil menanti si buah hati, coba lakukan beberapa self-care ini agar tidak semakin burnout.

BACA JUGA: Kenali Perbedaan Self-Love VS Egois, Jangan Sampai Salah!

1. Ubah Mindset: Promil Bukan “Tugas Perkuliahan”

Banyak pasangan baru yang terlalu fokus pada hasil akhir, hingga lupa menikmati prosesnya. Seks yang tadinya spontan dan romantis berubah menjadi rutinitas terjadwal yang terasa seperti beban.

Self-care tip: Tetapkan “Zona Bebas Promil”. Luangkan satu hari dalam seminggu atau sebulan di mana Mommies dan Daddies dilarang membahas soal promil, masa subur, dan segala hal berhubungan dengan bayi. Lebih baik, fokus kembali menjadi sepasang kekasih, bukan sekadar “rekan kerja” untuk membuat bayi.

2. Batasi “Doomscrolling” dan Perbandingan Sosial

Melihat unggahan teman yang pamer test pack atau membaca forum promil berjam-jam bisa meningkatkan hormon kortisol (hormon stres). Stres yang berlebihan justru dapat mengganggu keseimbangan hormon reproduksi.

Self-care tip: Kurangi waktu di media sosial jika konten tersebut memicu rasa cemas. Ingat, lini masa orang lain bukanlah tolok ukur kecepatan hidup Mommies.

self-care pasangan baru ingin punya anak

Foto: Juan Pablo Serrano/Pexels

3. Jaga Kesehatan Mental

Ingat, Mommies nggak berjuang sendirian. Komunikasi yang jujur adalah bentuk self-care terbaik bagi pasangan. Jangan memendam rasa kecewa sendirian saat menstruasi datang.

Self-care tip: Praktikkan teknik pernapasan atau meditasi bersama pasangan selama 10 menit sebelum tidur. Hal ini membantu bikin tubuh lebih rileks dan siap menjalani program medis jika diperlukan.

4. Makan Makanan Bernutrisi tanpa Obsesi

Menjaga makan itu penting, tapi menjadi terlalu obsesif hingga takut makan apapun justru bisa menyebabkan stres tambahan, lho, Mommies!

Self-care tip: Terapkan aturan makan Mommies. Misalnya dengan aturan 80/20. Konsumsi makanan bergizi dan suplemen sesuai anjuran dokter sebanyak 80%, dan biarkan 20% sisanya untuk menikmati makanan favorit seperti es krim atau kopi favorit agar mental tetap waras, sehat, dan terhindar dari stres. Sebaiknya, makan-makanan yang bisa mendukung kesehatan sel dan rahim Mommies. Dan bukan cuma Mommies saja yang harus makan-makanan yang sehat untuk kesehatan reproduksi, tapi Daddies juga harus, ya!

5. Jangan Menunda Kebahagiaan

Seringkali pasangan baru menunda liburan atau hobi baru dengan alasan “Takut nanti pas lagi hamil susah.” Padahal, melakukan hal yang membuat Mommies bahagia justru meningkatkan endorfin.

Self-care tip: Tetaplah buat rencana jangka pendek yang menyenangkan. Bisa seperti belajar melukis atau merajut. pergi staycation, atau memulai hobi baru. Hidup Mommies tidak berhenti hanya karena sedang menunggu kehadiran si kecil.

BACA JUGA: Pause Before Post, Hindari Drama dan Penyesalan Online di Media Sosial

Cover: Vera Arsic/Pexels

Share Article

author

Dhevita Wulandari

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan