Sorry, we couldn't find any article matching ''

10 Film Keluarga Terbaik, Menurut Produser Film JUMBO
Ini dia 10 film keluarga terbaik menurut Anggia Kharisma, Produser berbagai film keluarga Indonesia, termasuk JUMBO dan Keluarga Cemara.
Menurut Anggia, cerita keluarga selalu punya kekuatan yang tak lekang waktu. Dari kecil, momen-momen paling berkesan sering lahir saat duduk bersama, menonton, lalu berbincang panjang setelahnya.
“Aku percaya film keluarga yang baik bukan hanya menghibur, tapi bisa menjadi pemantik diskusi, membuka ruang untuk saling memahami, meninggalkan kesan mendalam di hati dan punya pesan yang kuat,” demikian ujar Anggia.
Dan, berikut ini 10 film keluarga rekomendasi produser film JUMBO, Anggia Kharisma.
1. E.T (1982)
Foto: IMDb
Salah satu film keluarga paling klasik yang tak lekang waktu yang juga menjadi pemantik untuk saya menjadi storyteller dan film maker. Senang sekali bisa memperkenalkan film ini ke anak saya Rigel. Kisah persahabatan yang penuh empati dan saling menyelamatkan.
2. We Bought a Zoo (2011)
Foto: 20thcenturystudio
Mengajarkan bahwa keluarga bisa pulih dari duka serta merayakan duka itu sendiri dan menemukan kebahagiaan di tempat yang tak terduga. Sebuah inspirasi untuk film Panggil Aku Ayah dalam memadukan drama keluarga dengan harapan.
BACA JUGA: Komunikasi Itu Penting! Ini 7 Pelajaran Hidup dari Film Hanya Namamu dalam Doaku
3. About Time (2013)
Foto: IMDb
Bukan film keluarga dalam arti konvensional, bukan hanya kisah cinta tapi film ini justru meng-highlight hubungan anak dan orang tua. Bahwa waktu bersama orang yang kita cintai adalah harta yang paling berharga dan hadiah terbesar yang bisa kita berikan dan terima adalah waktu itu sendiri, sayangnya kita seringkali membuang waktu dan terbuang oleh waktu.
4. My Neighbor Totoro (1988)
Foto: IMDb
Film klasik dari Studio Ghibli menghanyutkan saya bahwa keajaiban sering bersembunyi di tengah hal-hal sederhana seperti menikmati hidup dengan tawa anak-anak, desiran angin di riuhnya daun pepohonan, atau pelukan keluarga di saat yang tepat.
Dunia magis yang dibangun Studio Ghibli terasa begitu dekat dengan hati, membumi tapi tetap memikat. Kehangatan inilah yang saya bawa sebagai inspirasi saat mengerjakan film JUMBO dan film Keluarga Cemara, menciptakan cerita dan karakter yang terasa dekat dan melekat di hati.
5. Dead Poets Society (1989)
Foto: IMDb
Menginspirasi untuk berani melihat dunia dengan sudut pandang berbeda, dan pentingnya mentor yang memberikan support, inspirasi, juga aspirasi dalam perjalanan hidup seseorang. Penting sekali ditonton untuk jadi diskusi dengan diri sendiri juga dengan keluarga, terutama dengan anak yang beranjak remaja.
6. Le Choristes (2004)
Foto: IMDb
Mengingatkan saya bahwa pendidikan terbaik lahir dari hati, dari empati yang berjalan beriringan dengan disiplin. Melihat bagaimana musik menjadi jembatan antara seorang guru dan murid-muridnya, saya percaya bahwa membentuk masa depan bukan hanya soal angka dan nilai, tapi juga tentang menyalakan cahaya di jiwa mereka, karena semua murid juga adalah guru.
7. Soul (2020)
Foto: Amazon
Banyak film Pixar yang jadi favorit saya dan Soul adalah salah satunya. Untuk saya, film ini menjadi salah satu pengingat bahwa setiap dari kita berupaya menemukan arti tujuan hidup yang sebenarnya, melampaui ambisi dan memberikan apresiasi juga bersyukur atas banyak momen dan dinamika yang terjadi di hidup kita.
Ini menjadi benang merah di beberapa film keluarga yang kami produksi, seperti Mang Dedi yang menemukan tujuan hidup saat membesarkan Intan dari kecil di film Panggil Aku Ayah.
8. A Beautiful Day in the Neighborhood (2019)
Foto: IMDb
Salah satu film Tom Hanks favorit saya. Ada sesuatu yang lembut tapi menghujam dalam film ini, seperti pelukan hangat yang datang di saat kita sedang benar-benar membutuhkannya. Melihat Tom Hanks sebagai Mister Rogers, mengingatkan saya bahwa empati bukan sekadar memahami, tapi benar-benar hadir untuk orang lain, dengan hati yang mau mendengar tanpa menghakimi. Menanamkan empati pada anak bukan hanya bekal hidup, tapi juga warisan emosi yang akan mereka bawa ke kehidupan mereka.
9. Coco (2017)
Foto: IMDb
Coco bukan hanya sebuah film animasi, tapi sebuah pengingat lembut tentang betapa berharganya ikatan keluarga bahkan ketika jarak, waktu, dan kematian memisahkan. Menontonnya membuat saya merenung, bahwa mengingat mereka yang telah berpulang bukan sekadar menyimpan foto atau nama, melainkan menjaga nilai-nilai yang mereka wariskan sepert kasih sayang, pengampunan, dan doa yang tak pernah putus.
10. Wonder (2017)
Foto: IMDb
Kisah Auggie mengingatkan bahwa keluarga adalah tempat pertama kita belajar rasanya diterima apa adanya, dengan segala keunikan dan ketidaksempurnaan yang kita miliki. Bagi saya, film ini adalah pelukan hangat yang berkata: setiap orang adalah istimewa, bukan untuk memenuhi standar orang lain, tapi karena keberadaan kita berarti bagi diri kita sendiri dan bagi mereka yang mencintai kita tanpa syarat. Wonder membuat saya percaya bahwa kebaikan, penerimaan, dan cinta tanpa syarat adalah hadiah terbesar yang bisa kita berikan dan terima dalam hidup.
BACA JUGA: Film Panggil Aku Ayah: 7 Pelajaran yang Bikin Haru
Dari 10 film ini, kira-kira Mommies dan Daddies sudah nonton yang mana atau jadi tertarik menonton yang mana?
Cover: Freepik
Share Article


POPULAR ARTICLE


COMMENTS