banner-detik
LIFESTYLE

10 Tanaman Herbal Untuk Meredakan Batuk, Bisa Ditanam di Dalam Rumah!

author

Mommies Daily19 Sep 2023

10 Tanaman Herbal Untuk Meredakan Batuk, Bisa Ditanam di Dalam Rumah!

Tanaman herbal ini tak hanya alami tapi juga ampuh melawan dan meredakan penyakit batuk.

Batuk bisa menyerang siapa saja, termasuk anggota keluarga dan Mommies sendiri. Bayangkan jika di rumah ada tanaman yang bisa diambil langsung untuk mengobati batuk.

Beberapa obat batuk yang beredar di pasaran juga menggunakan bahan alami guna meredakan gejala batuk yang mengganggu. Obat batuk tersebut memakai tanaman hermal untuk meredakan batuk.

Bukan tanpa dasar jika masyarakat berpaling pada tanaman herbal untuk meredakan batuk. Dari penelitian yang disetujui Komite Penelitian Ilmiah dari Institut Penelitian Kehutanan Nigeria (FRIN), ada beberapa tanaman sebagai pengobatan batuk dan penyakit pernapasan beberapa negara.

Selain itu, Mommies juga bisa mencoba pengobatan alami ini sebelum ke dokter dan membeli obat. Menurut Cindy Uypitching, MD, seorang dokter keluarga di Kaiser Permanente Canyon Country Medical Offices di Santa Clarita, California, pengobatan alami bisa dicoba sebagai penanganan batuk di tahap awal.

“Kebanyakan dokter akan menyarankan Anda untuk mencoba pengobatan rumahan yang alami untuk mengatasi batuk Anda terlebih dahulu, dan ada beberapa yang dapat membantu membuat Anda lebih nyaman saat sakit,” ujar Cindy, seperti dikutip dari womenshealthmag.

BACA JUGA: Daftar Obat Batuk Sirup yang Aman Dikonsumsi Anak dan Dewasa, Update Terbaru

10 Tanaman Herbal Ampuh Meredakan Batuk

Berikut daftar tanaman herbal yang ampuh buat meredakan batuk yang bisa Mommies dan keluarga dicoba.

Jadi, apa sebenarnya yang dapat Mommies lakukan untuk mengobati batuk yang mengganggu? Untungnya, ada beberapa strategi efektif yang dapat ibu coba untuk memperbaiki gejala batuk, terkadang solusinya mungkin ada di rumah.

1. Bawang putih

Bukan hanya sebagai bumbu dapur, bawang putih punya banyak khasiat mengatasi berbagai penyakit termasuk batuk. Dengan manfaat antivirus, antiinflamasi, dan antijamur tidak mengherankan jika banyak orang mengandalkan bawang putih untuk mengatasi batuk.

2. Jahe

Jahe dapat diseduh menjadi teh herbal yang lezat dan air hangat serta uapnya memiliki manfaat tambahan untuk membantu membuka paru-paru saat batuk.

Studi di American Journal of Respiratory Cell and Molecular Biology menunjukkan, penggunaan jahe murni yang dimasukkan ke dalam air purifier membantu melancarkan saluran udara orang dan mengurangi batuk, terutama batuk kering yang berhubungan dengan asma.

3. Daun sirih

Ada benarnya kebiasaan orang-orang tua di beberapa daerah Indonesia yang gemar mengunyah sirih, untuk menjaga daya tahan tubuh. Aroma pedas dari daun sirih sangat bagus untuk menyembuhkan batuk dan pilek. Daun sirih juga bisa untuk mengobati hidung tersumbat, asma, dan penyakit kesulitan bernapas.

4. Cabe merah

Saat batuk berdahak, pernah merasa tenggorokan lebih lega setelah menyantap makanan pedas? Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Annals of Asthma, Allergy, and Immunology, makanan pedas, terutama yang mengandung capsaicin, seperti cabai, dapat secara signifikan mengurangi batuk yang disebabkan oleh alergi.

5. Serai

Serai memiliki sifat antiinflamasi dan antiamur yang membantu dalam memerangi batuk dan pilek. Selain itu, serai adalah jenis tanaman untuk meredakan batuk yang mudah ditanam di dalam rumah. Mommies bisa mencoba resep mudah ini, yaitu seduh beberapa daun serai segar dan parutan jahe dalam air mendidih untuk meredakan batuk.

6. Thyme

Daun dan bunga thyme mengandung timol dan carvacrol, yang berfungsi sebagai antispasmodik, ekspektoran, dan mengandung senyawa antibakteri, yang semuanya dapat membantu meredakan batuk.

Berminat menumbuhkan tanaman herbal ini di rumah? Ibu bisa membeli bibit di toko tanaman dan menaruhnya dalam pot kecil. Taruh di dekat jendela dan terkena sinar matahari, maka dalam waktu 14-30 hari tanaman tersebut akan bertumbuh.

7. Chamomile

Ibu mungkin akrab dengan chamomile sebagai tanaman pelengkap teh, tapi ini jenis tanaman pereda batuk yang selain enak dipandang juga sangat ampuh.

Chamomile memiliki sifat antispasmodik yang membantu meredakan batuk, sakit tenggorokan, dan pilek. Mommies bisa meminumnya sebagai teh atau menaruhnya dalam mangkuk panas dan menghirup uapnya.

8. Peppermint

Daun peppermint mengandung mentol yang memiliki sifat antimikroba, antioksidan, dan anti-inflamasi. Selain itu, peppermint banyak digunakan dalam teh herbal untuk mengobati flu, batuk, dan hidung tersumbat. Teh peppermint membantu menenangkan tenggorokan dan meredakan batuk.

Menanam peppermint di rumah juga bisa menjadi penyegar udara alami. Aroma mint meningkatkan energi dan menyegarkan. Mommies juga dapat memasukkan beberapa helai daun ke bak mandi air hangat untuk mendapatkan aroma yang harum dan menenangkan.

9. Basil

Daun basil sangat ideal untuk mengobati berbagai macam penyakit termasuk batuk, pilek, demam asma, radang sendi, dan penyakit mata. Anda dapat mengonsumsinya dengan menambahkannya ke dalam teh atau minuman panas.

Tanam basil dalam wadah pot. Kemudian gunakan tanah yang sudah dikeringkan dengan baik dan letakkan di area yang terkena sinar matahari langsung.

10. Akar marshmallow

Menurut studi yang diterbitkan dalam International Journal of Pharmaceutical Science in Invention, tanaman akar marshmallow telah digunakan selama berabad-abad untuk membantu mengatasi batuk.

Tanaman herbal untuk meredakan batuk ini mengandung senyawa yang disebut mucilage, yang melapisi tenggorokan dan meredakan iritasi. Para peneliti merekomendasikan untuk mengonsumsinya dalam bentuk teh akar marshmallow.

Itulah 10 tanaman herbal untuk meredakan batuk, Mommies bisa memilih kira-kira yang mana yang cocok ditanam di rumah agar berguna saat anggota keluarga menderita batuk.

BACA JUGA: 10 Obat Batuk Pilek untuk Bayi dan Balita Favorit Ibu, Beserta Harganya

Cover: Freepik

Share Article

author

Mommies Daily

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan