banner-detik
PARENTING & KIDS

Membawa Bayi ke Bioskop, Untuk Me Time atau Bentuk Ketidakpedulian?

author

fiaindriokusumo26 Jul 2023

Membawa Bayi ke Bioskop, Untuk Me Time atau Bentuk Ketidakpedulian?

Membawa bayi ke bioskop sedang ramai menjadi topik bahasan di dunia maya. Ada yang mengatakan itulah me timenya ibu baru. Benarkah demikian? 

Saya paling sebal melihat orang dewasa membawa bayi ke dalam bioskop, apalagi kalau film-nya bukan film anak-anak. Film horror, action yang penuh kekerasan bahkan film drama romantis pun, kalau saya melihat ada bayi yang dibawa, saya merasa terganggu.  Ya memang, bukan saya yang bayar tiketnya, hahaha. Tapi bagi saya pribadi, itu menganggu. 

Beberapa orang beralasan, ibu baru rentan stress, butuh hiburan, makanya pergi nonton ke bioskop menjadi salah satu pilihan.  Well, saya setuju di bagian “ibu baru rentan stress dan butuh hiburan,” tapi hiburan itu nggak harus menonton ke bioskop. 

Baca juga: Jangan jadi Keluarga yang Menyebalkan di Dalam Bioskop

Ini sedikit pendapat saya mengenai membawa bayi ke bioskop….

1. Membawa bayi ke bioskop itu mengganggu penonton lain

Penonton lain membayar untuk menonton dengan tenang, minimal tanpa ada tangisan bayi atau anak-anak. Jadi, kebayang nggak ketika Anda membawa bayi ke dalam bioskop (tanpa diberi obat tidur yaaaa), mau seberapa lama bayi Anda tenang? Apalagi kalau filmnya membuat suara-suara menggelegar yang dapat mengagetkan bayi Anda. 

2. Cari pilihan me time yang lain

Saya itu doyaaaaaaan banget nonton film di bioskop. Tapi ketika baru melahirkan, di saat saya stress, saya memilih mencari me time yang lain. Nonton DVD di rumah misalnya (zaman saya dulu belum ada yang namanya Netflix, Disney, Viu dkk). Main sebentar ke rumah teman. Cari makanan di restoran enak. Banyaaak banget kok pilihan me time lain di luar menonton di bioskop sambil membawa bayi. 

3. Tahan diri sebentar atau cari bantuan untuk menjaga bayi di rumah

Sabar-sabar menahan diri untuk nggak ke bioskop membawa bayi. Toh sekarang begitu film turun dari bioskop, biasanya akan muncul kok di situs-situs streaming online legal. 

“Tapi lebih enak nonton di bioskop.” 

Ya memaaaaaang, tapi kan ketika memutuskan mau punya bayi, kira-kira sudah siap dong dengan konsekuensinya? 

Atau kalau segitu kebeletnya, ya udah cari orang untuk menjaga bayi di rumah ketika kita menonton. Nggak ada bujet untuk membayar baby sitter? Ya coba minta bantuan ke keluarga atau tetangga (kalau memang ada tetangga yang bisa dipercaya). Kalau nggak ada, ya udah telan dulu keinginan buat menonton bioskop. 

4. Menonton di bioskop itu BUKAN hal yang urgent

Ada yang sempat mengatakan: “Nggak semua orang punya uang buat bayar baby sitter atau punya keluarga yang bisa membantu, terus apa bedanya sama ibu yang sakit dan harus ke rumah sakit sambil bawa bayinya karena nggak ada yang bantuin jaga?

BEDAAAAAAAAAA. 

Yang satu sakit, sehingga itu URGENT untuk berobat ke dokter. 

Yang satu itu nonton, NGGAK ADA URGENSI-nya selain memenuhi keinginan diri dan tidak peduli pada kenyamanan orang lain maupun keselamatan si bayi. 

Jadi, bolehlah kalau hasrat membawa bayi sudah di ubun-ubun, coba pergi ke depan cermin terus berkaca sambil bertanya ke diri sendiri: Apakah saya se-egois itu? 

Image dari sini

Share Article

author

fiaindriokusumo

Biasa dipanggil Fia, ibu dari dua anak ini sudah merasakan serunya berada di dunia media sejak tahun 2002. "Memiliki anak membuat saya menjadj pribadi yang jauh lebih baik, karena saya tahu bahwa sekarang ada dua mahluk mungil yang akan selalu menjiplak segala perilaku saya," demikian komentarnya mengenai serunya sebagai ibu.


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan