banner-detik
SELF

Tren 2023: Dari Pola Asuh, Pendidikan, Dunia Kerja Hingga Gaya Hidup

author

Sisca Christina02 Jan 2023

Tren 2023: Dari Pola Asuh, Pendidikan, Dunia Kerja Hingga Gaya Hidup

Yessss! “Hadeh-hadehnya” tahun 2022 sudah berhasil kita lewati dengan senyum lelah namun puas. Kira-kira di tren 2023 ini bakal ada kejutan apa, ya?

Happy New Year, mommies! Selamat menjalani babak baru kehidupan di tahun 2023. Keseruan baru, pembelajaran baru, tren baru seputar parenting hingga gaya hidup sudah menanti di depan mata. Sulit, sih, ditebak apa yang tepatnya bakal terjadi di tahun ini. Tapi setidaknya hal-hal berikut bisa jadi ancer-ancer mommies buat mengarungi tahun ini.

Tren Pola Asuh di 2023

Tren pengasuhan di 2023 sepertinya nggak akan banyak berubah, melainkan melanjutkan tren pola asuh yang sudah terbukti baik dijalankan untuk perkembangan anak.

1.. Konsisten melakukan bonding dengan anak

Membersamai anak selama 15-30 menit setiap hari tanpa distraksi masih menjadi PR orang tua, terutama bagi mereka yang punya kesibukan luar biasa di 2022. Komitmen ini wajib dijalankan kembali oleh orang tua di tahun ini, dengan lebih konsisten.

2. Membatasi screen time, memperbanyak kegiatan outdoor

Berhubung sekarang sudah lebih leluasa untuk pergi-pergi, orang tua bakal lebih banyak mengajak anak untuk beraktivitas di luar rumah dan membatasi anak bermain gadget. Cukup sudah apa-apa dilakukan secara online. Kini, semua kegiatan anak kembali dilakukan secara onsite.

3. Pola asuh netral gender

Netral gender

Akan lebih banyak orang tua muda yang menerapkan pengasuhan anak tanpa berbasis gender. Pemilihan kegiatan anak lebih dibebaskan pada minat, bakat, dan hal-hal lainnya yang memampukan anak berekspresi dan bereksplorasi tanpa dibatasi jenis kelamin mereka. Kegiatan cooking class nggak lagi dikhususkan bagi anak perempuan dan sepak bola nggak lagi diutamakan buat anak laki-laki.

Tren 2023 di Bidang Pendidikan

1. Digital, digital, digital

Pandemi membuat percepatan digitalisasi di bidang pendidikan jadi terwujud. Ada bagusnya, sih. Sekarang beberapa sekolah ada yang menyediakan hybrid learning, sehingga anak-anak yang sedang isolasi mandiri tetap bisa belajar dan nggak ketinggalan. Berbagai platform digital pendukung kegiatan belajar selama virtual pun tetap dimanfaatkan walau sudah belajar tatap muka.

2. Lebih banyak praktik dibanding teori

Seiring berjalannya kurikulum merdeka yang diwajibkan pemerintah nantinya, anak-anak bakal makin banyak terjun langsung untuk praktik ketimbang belajar teori semata. Saat ini, kurikulum merdeka sifatnya masih opsional bagi sekolah.

3. Upaya untuk menekan kasus bullying di sekolah

Tren 2023 di Bidang Pendidikan Stop Bullying

Maraknya kasus bullying di 2022 menjadi catatan tersendiri bagi orang tua dan guru. Orang tua dan guru dituntunt untuk benar-benar jadi teladan bagi anak sebagai salah satu upaya untuk mencegah bullying. Sekolah juga diharapkan dapat melakukan upaya nyata dalam mencegah dan mengatasi bullying. Misalnya, menerapkan edukasi anti-bullying sebagai tindakan  preventif, dan menerapkan konsekuensi sebagai tindakan represif.

Tren Dunia Kerja

1. Semakin banyak yang berprofesi sebagai freelancer

Banyak orang mulai merasakan bahwa freelancer benar-benar jadi profesi yang bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Freelancer bukan lagi profesi sampingan, melainkan profesi utama. Pilihan profesinya pun semakin banyak, dari graphic designer, virtual assistant, hingga membuka usaha sendiri.

2. Waktu kerja fleksibel tetap jadi primadona

Walau kebanyakan kantor sudah full WFO, namun ada beberapa kantor yang tetap memberlakukan kerja WFH berseling bagi karyawannya. Keuntungannya buat perusahaan, biaya operasional jadi lebih efisian. Bagi karyawan, stres berkurang dan malah lebih produktif.

3. Makin melek perencanaan keuangan

Karena edukasi dan tips seputar perencanaan keuangan makin banyak berseliweran, banyak orang jadi lebih melek tentang bagaimana cara mengelola pendapatannya. Kini banyak orang akan lebih sadar untuk menyiapkan dana pendidikan untuk anak, dana darurat hingga berinvestasi ketimbang belanja-belanja yang kurang penting.

4. Dorongan untuk menambah skill baru

4. Tren 2023 di Dunia Kerja: Dorongan untuk menambah skill

Keinginan untuk terus berkembang mendorong banyak perempuan untuk belajar hal-hal baru. Belajar bahasa, belajar bikin konten, belajar bisnis, hingga mengambil sertifikasi tertentu yang mendukung karir atau beralih profesi akan semakin marak dilakukan.

5. Kesehatan mental di tempat kerja

Hasil survei dari Gympass seperti dilansir dari Forbes menunjukkan, kesejahteraan mental sebagian pekerja di 2022 menurun. Apalagi, ada isu resesi yang bikin orang mengkeret bahkan sebelum kejadian. Namun, baik pekerja maupun perusahaan bakal makin aware pentingnya menjaga kesehatan mental di tempat kerja. Karyawan bakal mencari pekerjaan yang less stress dan bisa menawarkan fleksibilitas waktu kerja, sementara perusahaan akan mulai lebih memerhatikan work-life balance bagi karwayannya mengingat burnout jadi alasan utama karyawan hengkang.

6. Beralih dari lima hari kerja ke empat hari kerja

Beberapa negara mulai menerapkan kerja empat hari seminggu, di antaranya Inggris, Belgia, Swedia, Eslandia. Rencananya, di 2023 ini Amerika, Skotlandia, Irlandia, Kanada, New Zealand bakal trial juga. Akankah Indonesia mengikuti?

Baca juga: Kaleidoskop 2022: dari Pembelajaran Tatap Muka, Citayam Fashion Week, Hingga Piala Dunia 2022

Tren Gaya Hidup 2023

1. Melanjutkan gaya hidup sehat

Besarnya manfaat dari menjaga kesehatan semakin terasa. Terutama setelah didera pandemi selama 2 tahun lebih. Pentingnya tidur cukup, minum air putih cukup, makan dengan gizi seimbang, menjaga berat badan ideal, mengurangi konsumsi gula dan tepung-tepungan, berolahraga, hingga latihan meditasi bakal tetap jadi tren di 2023.

2. Virtual Reality Workouts

Tren 2023: Dari Pola Asuh, Pendidikan, Dunia Kerja Hingga Gaya Hidup 2023

Walau ini bukan hal baru, tapi di 2023, kabarnya olahraga yang memanfaatkan teknologi Virtual reality (VR) bakal makin populer. Buat mommies yang hobi olahraga, boleh juga dicoba.

3. Family/group traveling

Menurut Survei Family Travel Travel Trend 2022 yang dilakukan Agoda, traveling bareng keluarga atau sekelompok teman kembali masih akan tetap jadi pilihan melancong yang disukai. Acara healing jalan-jalan ke luar kota dan ke luar negeri sekarang sudah nggak ribet lagi pasca vaksin. Saatnya wujudkan impian melancong ke kota/negara impian di tahun ini!

Baca juga: Rekomendasi Tontonan Baru di Bulan Januari 2023, Dari Serial Sampai Drakor!

Foto: Image by Lifestylememory on Freepik

Share Article

author

Sisca Christina

Ibu dua anak yang berprofesi sebagai digital nomad, yang juga suka menulis. Punya prinsip: antara mengasuh anak, bekerja dan melakukan hobi, harus seimbang.


COMMENTS