banner-detik
PARENTING & KIDS

Mitos dan Fakta Tentang Selaput Dara yang Wajib Diajarkan Orang Tua ke Anak Perempuan

author

Katharina Menge07 Sep 2022

Mitos dan Fakta Tentang Selaput Dara yang Wajib Diajarkan Orang Tua ke Anak Perempuan

Supaya anak perempuan tidak salah kaprah, jelaskan dengan detail kepada mereka tentang mitos dan fakta selaput dara di bawah ini!

Sebagai orang tua, Anda akan menjadi sumber informasi utama dan terpercaya bagi anak dalam segala hal, termasuk tentang masalah mitos dan fakta selaput dara untuk anak perempuan. Sayangnya, masih ada banyak mitos dan fakta yang simpang siur dan belum jelas informasinya.

Apalagi di zaman sekarang, masih ada saja orang yang menjadikan selaput dara sebagai patokan untuk menilai seorang wanita. Jadi, penting untuk mengajari anak perempuan tentang mitos dan fakta selaput dara sehingga mereka mengetahui kebenarannya dan tidak akan minder di masa depan ketika menghadapi masalah yang menyinggung pembahasan ini.

BACA JUGA:

Apa itu Selaput Dara?

Selaput dara adalah membaran tipis yang mengelilingi lubang vagina. Sebenarnya selaput dara tidak memiliki fungsi biologis yang siginifikan dan bukan menjadi parameter seorang wanita atau aktivitas seksual mereka.

Selaput dara mengelilingi atau menutupi sebagian lubang vagina. Namun, dikutip dari National Library of Medicine, untuk sejumlah kecil orang dengan kondisi imperforate hymen atau selaput dara imperforata, selaput akan menutupi seluruh lubang vagina. Namun kondisi ini hanya terjadi pada sekitar 0,05 hingga 0,1% orang dengan vagina.

Kelainan Selaput Dara

Ada beberapa kondisi kelainan selaput dara yang bisa dibedakan, yaitu:

1. Cribriform: Selaput dara dengan beberapa lubang kecil di mana darah menstruasi dapat mengalir
2. Imperforate: Selaput dara yang tidak memiliki lubang sama sekali, dengan selaput tipis kulit yang menutupi lubang vagina sepenuhnya
3. Microperforate: Selaput dara dengan lubang yang sangat kecil
4. Septate: Selaput dara dengan jaringan tipis di tengahnya, secara efektif membuat dua lubang vagina yang terpisah

Kelainan selaput dara di atas bisa mengganggu aliran menstruasi dan penggunaan tampon. Dalam kasus ini, perempuan bisa menjalani operasi kecil, yang disebut hymenectomy, untuk mengangkat jaringan ekstra dan membuka selaput dara sehingga darah menstruasi dapat mengalir.

Mitos dan Fakta Selaput Dara

Ini dia aneka mitos dan fakta selaput dara yang wajib orang tua ketahui dan diajarkan ke anak perempuan!

perubahan vagina

1. Selaput Dara akan Sobek Saat Pertama Kali Berhubungan Seks

Mitos atau Fakta: Mitos

Rasa sakit yang ditimbulkan saat berhubungan seks pertama kali tidak disebabkan oleh robeknya selaput dara. Salah satu penyebabnya bisa karena kurangnya lubrikasi pada vagina. Hal itu membuat vagina jadi kering dan seks jadi terasa menyakitkan. Pada saat berhubungan seks untuk pertama kalinya, selaput dara Anda mungkin sudah cukup tipis sehingga tidak akan terpengaruh sama sekali.

2. Selaput Dara Merenggang, Bukan Sobek

Mitos atau Fakta: Fakta

Selaput dara sudah berlubang dan ini dapat diregangkan sedikit atau banyak tanpa menimbulkan cedera. Di dalamnya hanya memiliki beberapa pembuluh darah, jadi meskipun robek, mungkin tidak akan berdarah secara signifikan. Bahkan ketika melakukan hubungan seks penetrasi untuk pertama kalinya, tidak ada yang hilang, selaput dara hanya meregang dan tidak robek.

3. Selaput Dara Hanya akan Sobek Jika Berhubungan Seks

Mitos atau Fakta: Mitos

Selain karena hubungan seks, selaput dara juga bisa sobek karena beberapa aktivitas lainnya. Mulai dari cedera, masturbasi, bersepeda, berenang, menunggang kuda, senam atau bentuk olahraga berat lainnya.

4. Pakai Menstrual Cup Bisa Merusak Selaput Dara

Mitos atau Fakta: Mitos

Memakai menstrual cup tidak akan merusak selaput dara. Selama digunakan dengan ukuran dan cara yang tepat maka tidak akan menyebabkan masalah apapun. Pastikan juga alat yang dipakai itu higienis dan selalu dibersihkan secara rutin.

5. Setelah Sobek, Bentuk Selaput Dara Tidak akan Kembali

Mitos atau Fakta: Fakta

Kalau anak bertanya apakah benarkah selaput dara tidak bisa kembali ke bentuk semula setelah robek, maka katakan kalau hal itu benar. Setelah selaput dara rusak, baik secara alami atau tindakan bedah, maka itu tidak akan tumbuh kembali. Beri tahu mereka kalay hal itu tidak masalah!

6. Tidak Semua Perempuan Lahir dengan Selaput Dara

Mitos atau Fakta: Fakta

Tidak semua perempuan memiliki selaput dara. Beberapa wanita dilahirkan dengan selaput dara yang sangat kecil atau tanpa selaput dara sama sekali. Dengan kata lain, bentuk dan ukuran selaput dara berbeda-beda. Anda bisa memeriksa apakah Anda punya selaput dara, dan tidak perlu khawatir jika Anda tidak dapat menemukannya. Namun kalau Anda khawatir tentang kesehatan reproduksi, Anda bisa berbicara dengan ahli.

7. Selaput Dara Bisa Dilihat atau Dirasakan

Mitos atau Fakta: Mitos

Selaput dara adalah selaput atau membran di dalam vagina, jadi tidak mungkin untuk melihatnya sendiri, bahkan ketika Anda memakai cermin dan senter. Juga hampir tidak mungkin bagi pasangan untuk merasakan selaput dara Anda selama penetrasi, atau merasakannya dengan jari. Meregangkan atau merobek selaput dara mungkin terasa sakit bagi beberapa orang, tetapi kebanyakan bahkan tidak akan merasakannya sama sekali.

Artikel direview oleh dr. Stella Shirley Mansur, SpOG.

BACA JUGA: 

Cover: Pexels

Share Article

author

Katharina Menge

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan