banner-detik
PARENTING & KIDS

Kami Bertanya Kepada Anak Usia 4-12 Tahun Mengenai Masa Depan yang Mereka Impikan, Ini Jawabannya

author

Dhevita Wulandari14 Jul 2022

Kami Bertanya Kepada Anak Usia 4-12 Tahun Mengenai Masa Depan yang Mereka Impikan, Ini Jawabannya

Setiap orang, termasuk anak, berhak punya cara pandang mengenai masa depan yang mereka impikan. Ini rangkuman jawaban dari anak usia 4-12 tahun.

Saat masih kecil, kita pasti pernah berandai-andai akan jadi apakah kita di masa depan, bahkan bertanya-tanya apakah masa depan akan sesuai dengan yang kita inginkan dan impikan?

Masa depan kerap dihubungkan dengan harapan yang masing-masing orang inginkan untuk menjadi kenyataan dan lebih baik dari masa sekarang atau masa lalu.

Setiap orang tentu memiliki impian yang berbeda-beda. Atas dasar hal ini, Mommies Daily bertanya kepada anak-anak usia 4 hingga 12 tahun melalui para orangtuanya dari komunitas dan pengikut di media sosial, Instagram, mengenai masa depan yang mereka impikan. Dan inilah jawabannya.

“Anakku perempuan 4 tahun, mau jadi artis katanya.”

“Anakku yang laki-laki 6 tahun, mau jadi Ronaldo biar bisa punya mobil Bugatti atau jadi YouTuber katanya.”

“Anakku perempuan usia 4 tahun 4 bulan, mau jadi penyanyi katanya. Karena dia suka nyanyi. 🤭😆.”

“Anakku laki-laki usia 5 tahun, dia maunya jadi astronot biar bisa keluar angkasa sama kami sekeluarga.”

“Anakku laki-laki 4 tahun, katanya mau jadi supir😂, karena dia suka banget sama mobil.”

“Anak aku laki-laki 4,5 tahun, maunya jadi kereta sama jadi pemimpin katanya 😂 biar terdepan.”

“Anakku umur 5 tahun, kalau udah gede mau jadi engineer dan scientist.”

“Yang usia 6,5 tahun sering bilang, “Aku nanti mau sekolah perhotelan atau sekolah masak supaya bisa jadi koki. Kalau udah lulus aku mau buka usaha sendiri jualan makanan sambil terusin hobi lari aku setiap hari libur”. Dan yang usia 4 tahun bilang, “Mau jadi dokter gigi (karena candu banget nonton ASMR dental cleaning) sama arsitek juga (dia bisa tau profesi arsitek karena pernah aku kasih tau profesi-profesi apa saja yang ada hubungannya sama gambar-menggambar).” Tapi maunya fokus di Jakarta karena fans ondel-ondel garis keras. Nanti katanya mau nabung buat bikin museum ondel-ondel sendiri sama barang-barang khas Jakarta.”

BACA JUGA: Banyak Anak Kekurangan Nutrisi Ini, Berikut Cara Orang Tua Memenuhinya!

“Sashi, umur 10 tahun, cita-cita jadi CEO dan YouTuber.”

“Anak aku dari umur 4 tahun sampe sekarang 5 tahun 8 bulan kalo  ditanya mau jadi apa jawabnya jadi pilot helikopter.”

“Didra, 7 tahun, pengen jadi bos yang hafal Al-Quran katanya, pengen punya pom bensin, pengen punya mall, pengen bikin pesantren untuk anak yang ga punya orang tua dan nampung karyawannya yang ga punya rumah.”

“Quba, 7 tahun. Mau jadi engineer, bikin robot yang bisa help ibu kerjain kerjaan rumah jadi ibu ga cape😁.”

“Aldrian, 6 tahun, bilangnya mau bisa bikin mobil sendiri. Karena dia seneng lihat Lambo, Ferrari, supercar gitu. Trus aku bilang namanya supercar designer.”

“Kaira, 9 tahun, masih berubah-ubah, kadang mau jadi YouTuber atau Ustazah. Tapi ga mau jadi dokter karena ga suka math 😂.”

“Anak saya 4 tahun 9 bulan. Saat saya tanya, dia bilang “Nanti kalo Hafiy besar mau kerja di dipo kereta di Jepang (pengen jadi insinyur kereta dia), mama nanti anterin Hafiy ke bandara, Hafiy pergi sendiri ke Jepang. Kalo bapak di kantor, Hafiy telpon mama aja (in case aku kesepian di rumah 😁).”

“Giselle, 8 tahun. Fashion designer and futuristic body artist. Jadi tuh bikin desain baju nempel di kulit katanya.”

“Omar, 9 tahun. Mau jadi pilot supaya bisa ajak mama jalan-jalan kemanapun mama mau trus bisa beliin mama tepuk-tepuk (skincare, karena dia liat aku pake skincare tuh di tepuk-tepuk di muka).”

“Bagja, 9 tahun, Mau jadi tentara atau polisi supaya bisa jagain mama dari orang jahat.”

“Anakku umur 6 tahun, katanya mau jadi supir truk oleng😆🤭.”

“Qaila, perempuan, 5 tahun. Mau jadi artis dan guru. Biar banyak uang buat beli apartemen 🤣.”

“Safa, perempuan, 7 tahun. Mau jadi dokter kandungan dan Ustazah. Biar kalo sudah besar bisa lihat bayi di perut sendiri😆. Bisa membedakan mana yang baik/tidak untuk dilakukan kalo jadi seorang Ustazah🤭.”

“Smaeel, 8 tahun. Mau jadi ilmuwan, biar bisa desain mobil sendiri.”

“Soraya, 6 tahun. Mau jadi dokter hewan karena suka binatang.”

“Anakku usia 4 tahun, ditanya jawabannya, “Pengen seperti ayah😅, soalnya ayah sering ajak aku main.”

“Fatha, 5 tahun. Dia tanya balik Mom, “Masa depan itu apa?”. Dijawab, “Masa depan itu besok, beberapa tahun lagi, kalo kakak sudah besar.” Lalu dia jawab, “Pengen jadi polisi. Eh bukan, pemain bola.” 

“Aro, 5,5 tahun. Mau bikin kereta yang kipas anginnya banyak syikali…🤣🤣🤣🤣.”

“Kenjiro, laki-laki 5 tahun. Mau jadi pembuat rumah biar semua orang dapat rumah yang bagus 😁. Jadi rumah aku jarak kurang lebih 9 kilo dari Bantar Gebang, pernah aku ajak kirim donasi, kayaknya moment itu membekas sampai sekarang 🤭.”

“MRFA, 4 tahun 10 bulan. Jadi masinis biar kalo ayah ibu udah tua nanti diajakin naik kereta yg “nyetir” dia.”

“Fatimah, 4 tahun. Mau cantik kayak Elsa😂.”

“Benner, 6 tahun 4 bulan. Cita-cita pengen rescuer animal, pemain gondang batak, seruling, dan tukang parkir 😁.”

“Naresh, 6 tahun. Cita-citanya jadi tooth fairy yang tukar koin dengan teeth, terus mau jadi magician dentist karena dokter giginya bisa sulap ga pernah nangis sama sekali walaupun cabut gigi. Makanya pengen kaya dokter giginya itu nanti kalau besar, jadi rangkap tugas toothfairy dan dentist. Satu lagi pengen jadi seperti bunda karena bisa apa aja jadi anaknya bisa happy.”

“Anakku usia 6 tahun. Mau jadi fireman, tukang sampah, terakhir ini mau jadi penjaga binatang di zoo.”

“Zainab, 4 tahun 10 bulan. Kalo kakak udah gede kayak uma, mau jadi penulis soalnya kakak suka banget nulis, dan sekarang udah bisa nulis nih. Sama mau jualan kue terus jadi guru ngaji juga yang perempuan kaya aba.”

“Keenan, 5 tahun 10 bulan. Mau jadi firefighter, tapi mobil pemadamnya bisa terbang. Jadi bisa lihat ke bawah ada kebakaran atau tidak😅.”

Unik dan beragam sekali jawaban anak-anak mengenai masa depan yang mereka impikan. Tentu saja bermimpi adalah hak setiap orang, termasuk anak. Semua orang juga berhak memimpikan apa saja yang mereka mau dan inginkan.

Maka bermimpilah sebanyak dan setinggi mungkin, serta berusaha keraslah untuk mencapai semua mimpi dan harapan yang kamu inginkan. Memang, suatu saat nanti hidup, impian, keinginan, bisa jadi tidak sesuai rencana. Namun, bisa jadi juga dari situlah hidup akan mengarahkan kita kepada mimpi baru yang lebih baik dan tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

BACA JUGA: 7 Tindakan yang Dapat Merusak Sel Otak Anak Secara Diam-diam, Orangtua Wajib Tahu!

Cover image: Photo by Rebecca Zaal on Pexels

Share Article

author

Dhevita Wulandari

-


COMMENTS