Now Reading
School Review: Belajar Nasionalisme di SD Labschool Cibubur

School Review: Belajar Nasionalisme di SD Labschool Cibubur

sd labschool cibubur

SD Labschool Cibubur berani tampil beda dengan mendidik sisi nasionalisme anak-anak di tengah ramainya sekolah berbasis internasional.

SD Labschool Cibubur hadir dengan gaya berbeda di tengah maraknya sekolah dasar yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar. Kalau Anda sedang mencari sekolah yang menggunakan bahasa Indonesia dan menanamkan nilai nasionalisme pada si kecil, maka sekolah ini bisa jadi salah satu pilihan!

BACA JUGA: Biaya Masuk Sekolah Dasar Tahun 2022 di Jakarta Timur

Membentuk Anak Pintar dan Berakhlak

Sama seperti sekolah dasar pada umumnya yang ingin mengajarkan pendidikan pada anak-anak, SD Labschool Cibubur juga memiliki visi dan misi besar untuk mendidik para muridnya menjadi pintar. Namun, menurut Buang Raharjo, M. Pd, Kepala SD Labschool Cibubur, sekolah juga ingin mendidik anak-anak memiliki akhlak yang baik, peduli sesama, dan lingkungan.

“Anak-anak kami diharapkan mempunyai karakter yang baik. Kalau pintar cerdas itu pasti karena guru-guru kami berkualitas dan menguasai kurikulum. Namun, karakter dan akhlak mulia itu sebuah tantangan pada kondisi sekarang,” jelas Buang saat ditemui Mommies Daily di SD Labschool Cibubur.

Untuk memfasilitasi anak belajar dengan maksimal, tidak hanya lewat metode belajar dan guru yang berkualitas, sekolah ini juga menghadirkan fasilitas yang terbaik. Mulai dari perpustakaan, lab komputer, lab IPA, UKS dengan perawat dan dokter piket harian, tata usaha, aula, lapangan outdoor dan indoor, mushola, hingga ruang BK.

Pakai Bahasa Indonesia Sebagai Pengantar

Untuk kurikulum, SD Labschool memakai kurikulum nasional. Di bawah yayasan pembina Universitas Negeri Jakarta, Labschool ingin membuktikan bahwa kurikulum nasional itu juga hebat. “Ketika kurikulum berganti-ganti, kami tidak pernah bermasalah. Kami menggunakan kurikulum 2013 dan saat ini SD Labschool Cibubur termasuk sekolah penggerak,” tambah Buang.

SD Labschool Cibubur kini sudah melaksanakan kurikulum prototipe, yang nantinya akan jadi kurikulum nasional tahun 2024 mendatang, sesuai keputusan Menteri Pendidikan.

Sedangkan untuk bahasa pengantar, sekolah dasar ini memakai bahasa Indonesia. Namun, ada pelajaran bahasa Inggris yang sudah diajarkan sejak dini oleh para guru yang berkualitas. Tak hanya itu, sentuhan nasionalisme juga hadir lewat pelajaran bahasa Sunda yang setiap minggunya diajarkan langsung oleh guru sastra Sunda.

Deretan Aktivitas Beragam Jadi Pembeda

Untuk mendidik para murid menjadi anak yang pintar, berakhlak, dan mencintai budaya Indonesia, SD Labschool Cibubur memberikan beragam aktivitas yang berbeda-beda, mulai dari harian, bulanan, hingga tahunan.

Seperti digelarnya ucapara di hari Senin yang diberi nama Monday Nasionalism atau disingkat MoNas. Di tengah pandemi pun, upacara tetap digelar walau secara online. Di hari Selasa, anak-anak diajak untuk menumbuhkan kemampuan literasi mereka lewat kegiatan membaca buku yang kemudian dibacakan bergantian.

Mengajak anak-anak membaca kitab suci sesuai agama masing-masing jadi jadwal di hari Rabu, yang diberi nama BukTi atau Rabu Berbakti. Lalu di hari Kamis ada kegiatan MisBah atau Kamis Ibadah, yang mengajak anak-anak untuk ibadah sesuai agama masing-masing.

Di hari Jumat, ada kegiatan Gelora atau Gerakan Labschool Olahraga. Anak-anak akan diajak berkumpul dengan guru atau instruktur olahraga jadi pengarah gerakannya. Walau di masa pandemi dilakukan di rumah masing-masing, semua kegiatan akan kembali diadakan disekolah saat pertemuan tatap muka dimulai.

Setelah melakukan vaksin masal untuk para murid dan warga sekolah pada Januari 2022, kini SD Labschool Cibubur sudah semakin siap melaksanakan PTM.

“PTM belum bisa dikatakan 100 persen datang, tetapi 100 persen bergantian datang. Jadi ada yang masuk sekolah 50 persen, lalu 50 persen masih di rumah. Itu dilakukan bergantian,” jelas Buang. Itu karena sekolah menerapkan safety prosedur dengan memberi jarak satu meter pada tiap siswa.

Tidak Setengah-setengah

Annisa Novrianti, salah satu orang tua murid di SD Labschool Cibubur, mengaku puas dengan metode belajar serta fasilitas yang diberikan SD Labschool Cibubur untuk kedua anaknya yang bersekolah di sana, Azkia dan Syaka.

Saat mencari SD untuk anaknya, Annisa mengaku kalau dia tidak ingin sekolah yang setengah-setengah. Karena sebelumnya kedua anaknya mengenyam pendidikan di Internasional School, Annisa cukup memahami perihal kurikulum sekolah yang serupa.

“Ada SD yang kurikulumnya english, IB, Cambrige, tetapi bahasa pengantarnya indonesia. Atau kebalikannya, bahasa pengantarnya Inggris tapi kurikulumnya tidak sampai,” jelas Annisa saat ditemui Mommies Daily.

Akhirnya, selain alasan lokasi, Annisa memilih SD Labschool Cibubur untuk anaknya karena fokus dengan kurikulum dan bahasa pengantar yang sejalan. Selain itu, sekolah ini juga mengajarkan pendidikan akhlak dan mengedepankan nilai nasionalisme.

Walau di awal sang anak sempat kaget dan harus les bahasa Indonesia, tetapi sejalan waktu mereka bisa beradaptasi dan menikmati kegiatan belajar dan ekstrakurikuler yang diberikan sekolah.

“Tapi kembali lagi sekolah dan orang tua murid harus saling kerjasama. Kalau tidak kerjasama, mau anak senyaman apa pun di sekolah tapi kalau orang tuanya tidak sreg, ya, tidak akan puas. Kalau sekolah dan orang tua saling kerjasama dan saling klop, semuanya pasti akan jalan dengan selaras,” pesannya.

SD Labschool Cibubur
Alamat: Jl. Raya Hankam Kampus Labschool No. 15-20 Jatiranggon, Jati Sampurna, Bekasi
Telp: 021 84304138, 84304140
Website: portal.labschoolcibubur.sch.id/sd/

Biaya masuk:
– Uang pangkal 2022: Rp26.000.000
– Spp bulanan: Rp1.750.000

BACA JUGA: Biaya Masuk Sekolah Dasar Tahun 2022 di Bogor

 

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top