Now Reading
7 Makanan untuk Atasi Nyeri Haid dan Cegah Kanker

7 Makanan untuk Atasi Nyeri Haid dan Cegah Kanker

Dhevita Wulandari
nyeri haid

Sering merasa nyeri setiap haid setiap bulan? Coba konsumsi tujuh makanan ini. Selain dapat atasi nyeri haid, makanan-makanan ini juga dapat mencegah kanker.

Haid atau PMS (premenstrual syndrome) adalah siklus alami pada tubuh wanita, yang ditandai dengan proses keluarnya darah dari vagina setiap bulan. Kondisi ini terjadi karena tidak adanya pembuahan sel telur yang harusnya menempel pada dinding rahim yang telah menebal. Siklus menstruasi pada setiap wanita juga berbeda-beda, pada umumnya terjadi antara 23-35 hari atau rata-rata terjadi dalam 28 hari.

Selain siklus yang berbeda pada setiap wanita, gejala yang dialami pun dapat berbeda juga. Gejala yang umum terjadi adalah pendarahan yang berlangsung selama kurang lebih 3-5 hari, atau ada juga yang 6-8 hari. Gejala lainnya dapat berupa mood swing, sakit kepala, mengidam makanan, hingga kram atau nyeri perut.

BACA JUGA: Pesan Ibu untuk Anak Perempuan Seputar Haid

Untuk mengatasi nyeri perut, beberapa orang biasanya suka mengompres perut dengan menggunakan air hangat atau minum-minuman pereda nyeri haid. Para ahli juga menyebutkan bahwa wanita memiliki organ dalam yang lebih kompleks sehingga membutuhkan nutrisi yang lebih.

Namun, ternyata ada beberapa makanan yang disarankan oleh ahli gizi untuk mengurangi nyeri haid ringan hingga berat. Bahkan, dapat mencegah kanker juga.

7 makanan untuk atasi nyeri haid:

1. Bayam

Bayam memang dikenal memiliki manfaat kesehatan yang baik dan kandungan gizi yang sangat lengkap. Mengonsumsi bayam secara rutin sebelum dan saat mendekati haid sangat baik untuk mengatasi efek nyeri yang dialami setiap bulan.

Bayam juga mengandung vitamin B6 dan vitamin E yang terbukti ampuh untuk meredakan kram perut pada hari pertama menstruasi yang dialami wanita. Bayam dapat diolah menjadi sup dan dapat juga ditambahkan dalam telur. Tidak perlu memasak terlalu lama agar nutrisi dalam bayam tidak banyak hilang.

2. Lentil

Jenis kacang lentil ini banyak ditemukan di Timur Tengah. Di Indonesia sendiri, kacang lentil sering dijual dalam bentuk kacang kering di swalayan. Walau ukurannya kecil, namun kacang lentil memiliki manfaat dan khasiat yang sangat baik untuk wanita seperti protein yang sangat tinggi. Pada wanita yang berusia 40 tahun ke atas, kandungan kacang lentil akan sangat membantu memenuhi kebutuhan protein harian yang direkomendasikan ahli.

3. Oatmeal

Oatmeal dinilai lebih sehat dibandingkan sumber karbohidrat lainnya yang diperkaya dengan vitamin, mineral, serta komponen antioksidan yang secara alami terkandung di dalamnya. Oatmeal dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi dan mengandung lemak yang cenderung lebih sehat.

Kandungan protein dan kalsium yang lebih tinggi yang terdapat dalam oatmeal juga bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang. Pada ibu hamil, oatmeal juga baik dikonsumsi karena dapat membantu asupan gizi pada janin dan mencegah janin gagal berkembang.

BACA JUGA: 5 Hubungan Seks yang Dilarang dalam Islam: Saat Haid Termasuk di Dalamnya

Untuk mengetahui makanan lain yang dapat mengatasi nyeri haid dan mencegah kanker dapat dibaca di halaman selanjutnya.

 

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top