banner-detik
KIDS

Lima Alasan Mengapa Metode STEAM Penting untuk Proses Belajar Anak

author

gitalarasw08 Oct 2021

Lima Alasan Mengapa Metode STEAM Penting untuk Proses Belajar Anak

Metode STEAM dirancang agar anak mampu menghadapi tantangan dan persaingan global. Kenali lebih jauh tentang metode pembelajaran ini dan mengapa ia sangat penting bagi Si Kecil. 

Saat memilih sekolah anak, banyak hal yang harus dipertimbangkan oleh orang tua. Selain segi biaya, jarak, dan fasilitas sekolah, hal lain yang sangat penting adalah metode pembelajaran. Apalagi, untuk Sekolah Dasar, anak akan menjalani masa belajar selama enam tahun, sudah pasti Mommies harus memilih sekolah dengan metode pembelajaran yang apik dan memberikan manfaat besar bagi Si Kecil. Salah satu metode pembelajaran yang unggul saat ini adalah STEAM.

Sebelumnya Mommies mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah STEM yang mencakup disiplin ilmu Science (Sains), Technology (Teknologi), Engineering (Teknik), dan Mathematics (Matematika). Di abad ke-21, di mana persaingan global semakin tinggi, STEM diperkenalkan sebagai bidang yang mewakili karier atau program dengan pertumbuhan tercepat di seluruh dunia.

BACA JUGA: Kenali Gangguan Belajar pada Anak: Disleksia, Disgrafia, Diskalkulia, Dispraksia

Beberapa negara pun mulai menyadari bahwa sudah saatnya menyiapkan generasi muda untuk mengembangkan keterampilan tersebut dan kemudian menerapkannya sejak anak masuk sekolah. Namun, seiring berjalannya waktu, tidak hanya STEM yang dikembangkan, tetapi ada juga seni (Arts). Menambahkan seni bertujuan untuk mengembangkan pola pikir kreatif anak dan rasa ingin tahu mereka. Tak dapat dipungkiri, seni membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan fokus. Dari situ lah, kini kita mengenal metode pembelajaran STEAM.

Lebih lanjut, berikut lima alasan mengapa STEAM berkembang saat ini dan sangat penting bagi proses belajar anak:

1. Memiliki empat pilar penting

Dalam STEAM, ada lima komponen penting yang menjadi pilar utama, yaitu: Kreativitas (Creativity), Pemikiran Kritis (Critical Thinking), Komunikasi (Communication), Kolaborasi (Collaboration) serta Pembangunan Karakter (Character Building). Keterampilan-keterampilan tersebut memungkinkan anak-anak untuk memecahkan masalah dan mempersiapkan anak menjadi inovator di masa depan.

2. Meningkatkan skill komunikasi dan mencari solusi

Melalui metode STEAM, murid-murid terlibat dalam diskusi yang menarik perhatian mereka. Biasanya, para murid bekerja dalam kelompok yang mengharuskan mereka menyuarakan pendapat dan bersosialisasi. Kemudian, dengan bahan diskusi yang berorientasi pada kehidupan sehari-hari, anak-anak jadi terbiasa mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, kemudian menganalisis dan mencoba mencari solusinya.

3. Memotivasi anak

Fokus dari STEAM adalah agar anak termotivasi dan menghargai hasil kerja kerasnya. Ini karena proses pembelajaran mereka terhubung dengan sesuatu yang nyata dan melibatkan keterampilan hidup. STEAM meyakinkan bahwa proses belajar tidak hanya terpaku pada ruang kelas dan buku teks.

4. Proses pembelajaran yang fun

Tak ketinggalan, aspek seni pada STEAM juga membuat kegiatan belajar lebih mudah diakses dan menarik bagi anak-anak. Ada melukis, musik, storytelling, dan aktivitas artistik lainnya yang dapat menjadi alat pembelajaran yang efektif.

5. Evaluasi diri

Nantinya, di akhir pembelajaran, siswa-siswa akan menunjukkan apa saja yang sudah mereka pelajari. Ini menyediakan ruang bagi mereka untuk berbicara dan menceritakan minat dan kemampuannya kepada guru dan teman-temannya. Setiap anak juga bisa melakukan evaluasi diri untuk menilai perkembangan dan hasil belajar mereka sendiri. Sementara itu, guru bertindak sebagai pembimbing yang akan mengarahkan minat dan kemampuan siswa dengan lebih baik.

BACA JUGA: Orangtua, Kenali 3 Penyebab Anak Stress Saat Belajar dari Rumah

Melihat pentingnya STEAM pada proses belajar anak, Sampoerna Academy menjadi sekolah yang mempelopori metode tersebut di Indonesia. Sampoerna Academy merancang pendidikan berbasis STEAM yang mempersiapkan anak sukses di masa depan. Metode ini dikembangkan bersama dengan lembaga internasional terkemuka serta guru-guru yang ahli di bidangnya.

Intinya, dengan pendidikan yang berfokus pada STEAM dan prinsip untuk menjadikan anak pembelajar sepanjang hayat, Sampoerna Academy ingin memastikan bahwa setiap murid memiliki masa depan yang cerah dan unggul dalam dunia akademis maupun kehidupan di luar sekolah.

Share Article

author

gitalarasw

-


COMMENTS