Now Reading
Menjawab Pertanyaan Anak “Kenapa Mama dan Papa Bercerai?”

Menjawab Pertanyaan Anak “Kenapa Mama dan Papa Bercerai?”

Perceraian orang tua seringkali menimbulkan banyak pertanyaan dari anak. Bagaimana menjawab pertanyaan-pertanyaan anak tersebut agar tetap mudah dipahami Si Kecil?

Dari pengalaman banyak orang yang menjadi single parents karena perceraian, satu hal yang sering membuat ‘panas dingin’ adalah jika ada pertanyaan-pertanyaan anak yang cukup memutar otak untuk menjawabnya.

Bahkan, salah seorang MD Community mengatakan “Mendingan ditanya sama hakim di persidangan deh, dibanding kalau anak gue udah nanya-nanya tentang ayahnya. Duh.”

Berikut pertanyaan-pertanyaan anak seputar perceraian yang sering keluar dari mulut Si Kecil dan cara menjawabnya sesuai saran dari Irma Gustiana A,M.Psi, Psi, psikolog anak dan keluarga dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia.

BACA JUGA: 10 Penyebab Tertinggi Perceraian yang Mesti Diwaspadai

Trikcy4

Gambar dari sini

*Nama disamarkan sesuai permintaan dari MD Community

(Renata)

Mama, kenapa Papa memilih alkohol dibanding kita?

Papa ada di kondisi yang disebut dengan ketergantungan mengonsumsi sesuatu di luar batas kewajaran. Hal ini terjadi bukan karena salah kamu, ataupun karena Papa tidak menyayangi kamu. Papa sangat menyayangi kamu.

Mama, kenapa Papa sudah mempunyai pacar dan akan segera menikah lagi?

Mama tidak bisa memberitahu kamu tentang perasaan  yang sedang Papa rasakan. Papa mungkin merasa sendiri karena tidak ada Mama dan kamu di sampingnya setiap hari, tapi Papa adalah Papa kamu untuk selamanya, tidak peduli apapun yang terjadi, dia akan selalu mencintai kamu.

Jawaban lain yang bisa diberikan adalah:

Nak, Papa dan Mama saat ini sudah tidak terikat dalam pernikahan. Sekarang kami adalah sahabat dan berteman. Masing-masing boleh saja memiliki teman dekat atau pacar seperti yang kamu ketahui sekarang ini. Setiap orang butuh pasangannya, seperti ada laki-laki ada perempuan, ada hitam ada putih, ada kiri ada kanan, ada suami ada istri, ada papa ada mama. Yang perlu kamu sadari adalah, Papa dan Mama tetap orangtuamu sampai kapanpun. Kami selalu mencintai dirimu selamanya.

ibu dan anak

Mama, aku takut suatu saat nanti aku akan menjadi seperti Papa, karena dalam darah aku mengalir darah Papa. Apakah aku akan seperti Papa?

Tentu kamu TIDAK AKAN menjadi seperti Papa, karena setiap orang bertanggungjawab dengan apa yang dia lakukan. Mama yakin kamu akan mengerti, apa yang Papa lakukan bukanlah hal baik untuk keluarga kita, jadi kamu tidak akan mengulangi kesalahan yang sama seperti yang Papa lakukan. Dan, kamu mempunyai Mama, yang akan selalu hadir untuk kamu, membimbing kamu dan mencintai kamu dalam keadaan apapun.

Jawaban lain yang bisa diberikan adalah:

Nak, setiap orang harus menjadi dirinya sendiri. Walaupun dalam dirimu ada darah Papa yang mengalir, namun kamu adalah orang yang berbeda dari Papa dan Mama.  Mama yakin bahwa dirimu akan menjadi anak yang bertanggung jawab, anak yang bahagia, anak yang sehat dan lebih pandai dari orangtuamu. Jika orangtuamu melakukan kesalahan, maka sebaiknya kamu tidak melakukan kesalahan yang sama karena akan menyakiti orang lain. Ingat ya sayang, berbuat baik dengan sesamamu ya Nak.

Di halaman selanjutnya, dua kasus berbeda dari dua single mother.

Pages: 1 2 3
View Comments (2)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top