Now Reading
Saya Dibesarkan oleh Ibu Bekerja, dan Ini Jadinya Saya

Saya Dibesarkan oleh Ibu Bekerja, dan Ini Jadinya Saya

Kami mewawancarai anak-anak yang dibesarkan oleh ibu bekerja, dan ini jawaban mereka mengenai seperti apa mereka bertumbuh.

Saya Dibesarkan oleh Ibu yang Bekerja, dan Ini Jadinya Saya

Gambar dari sini

Seperti yang tertulis dalam artikel Dibutuhkan, Para Ibu Muda Untuk Kembali Bekerja oleh CEO Female Daily Network, Hanifa Ambadar, Mommies Daily mendorong para ibu di luar sana untuk berkarya dengan sepenuh hati di bidangnya masing-masing, karena kami yakin setiap perempuan memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan dirinya. Baik itu yang bekerja kantoran, menjalankan bisnis tertentu atau apapun jenis karya yang digarap mandiri maupun per kelompok.

Ada kalimat dari artikel di atas yang menurut saya menarik dan sangat powerfull“…ketika perempuan bekerja, bukan hanya status ekonomi keluarga yang membaik, tapi kita juga berpotensi untuk mengubah kehidupan orang-orang di sekitar dan bahkan juga mempercepat pertumbuhan ekonomi negara.”

Begitu besar pengaruh ibu bekerja untuk lingkungannya, hingga mampu memengaruhi lingkungan sekitar, dalam hal ini lingkaran yang paling dekat adalah anak para working mom.  Saya sempat mengumpulkan komentar para anak yang dibesarkan oleh ibu bekerja, dan tanpa dinyana! – mereka tumbuh dan menjadi pribadi yang tangguh. Jadi – STOP! merasa bersalah, dan bisa dengan tenang mengatakan “Dear Kiddos, I Am Not Sorry I Work“, karena sesungguhnya wujud Cinta Juga Berarti Bekerja.

Inilah jadinya seorang anak yang dibesarkan dari seorang ibu yang bekerja:

Nita Rininta (36), Brand Manager

“Dari kecil saya selalu diajarkan untuk bertanggung jawab, disiplin dan mandiri. Karena ibu bekerja, saya harus mengurus keperluan saya sendiri dari kecil, mencuci baju dan masak sendiri menjadi kebiasaan saya dari umur 6 tahun. Saya bangga dan salut akan perjuangan ibu membesarkan kami delapan bersaudara. Itu menjadikan saya pribadi yang tangguh dan pantang menyerahjust like my mom.”

Ulfah Haldah (37), Guru SMP

“Saya dibesarkan oleh ibu bekerja, tetapi saya bersyukur komunikasi dengan ibu tidak pernah terlewat. Dengan begitu saya merasa memiliki pribadi yang pengertian terhadap orang lain.”

Vina Noviana (36), Ibu Rumah Tangga dan Wiraswasta

“Saya dibesarkan oleh ibu yang bekerja, dan saya menjadi pribadi yang sensitif. Di satu sisi, terbiasa melakukan sesuatu tanpa bantuan Ibu, tapi di satu sisi sangat perasa sehingga sering bersifat melankolis. Tapi, secara umum Ibu menjadi contoh bagi saya bagaimana gigihnya dalam berjuang menggapai cita-cita, membagi waktu antara keluarga dan kariernya.”

Viny mestika Angelia (36), Founder& Managing Partner MMP Law Firm

“Saya dibesarkan oleh Ibu yang bekerja, dan menjadi pribadi yang tidak kekurangan kasih sayang dan perhatian, karena bagaimanapun mama saya tetap bisa adil membagi waktu. Sesibuk apapun dia, anak dan keluarga harus diutamakan dan tidak ada alasan untuk tidak ada waktu. Itu salah satu yang membentuk karakter saya saat ini dan bagaimana saya mengurus anak dan rumah tangga.”

Ranny Dwi Anggraini (36), Dosen

“Saya dibesarkan oleh ibu yang bekerja dan saya menjadi pribadi yang mandiri serta punya rasa pengertian yang tinggi. Sesibuk apapun ibu saya bekerja, saya tidak kekurangan kasih sayang karena ibu selalu meluangkan waktunya untuk saya walaupun raganya letih. Ibu selalu mengutamakan keluarga, sehingga Ibu menjadi cerminan saya sekarang ini untuk menjadi wanita yang mandiri dengan tetap me-nomor satu-kan keluarga kecil saya (suami dan anak).

Winda Yuliani (36), Marketing Communication Manager

“Saya dibesarkan oleh ibu yang bekerja, dan saya menjadi pribadi yang mandiri  serta bertanggung jawab. Ibu saya merupakan role model dalam hidup saya hingga saat ini saya sendiri telah menjadi seorang ibu. Keputusan saya untuk menjadi working mom saat ini sedikit banyaknya terinspirasi oleh beliau. Beliau mampu mendidik dan membesarkan anak-anaknya sambil bekerja. Jika beliau sanggup melakukannya, saya yakin saya juga mampu untuk menjadi ibu yang baik untuk anak saya meskipun saya seorang working mom.

Intan Apriani (36), Account Manager

“Saya dibesarkan oleh Ibu yang bekerja, dan saya menjadi pribadi yang mandiri, bertanggung jawab terhadap tugas dan selalu berusaha menyesuaikan diri dengan cepat terhadap perubahan situasi yang mendadak.”

Fiona Yasmina Harahap (35), Sr. Digital Content Producer

“Saya dibesarkan oleh ibu yang bekerja, dan saya menjadi pribadi yang mandiri, senang bekerja, dan tak pantang menyerah. Mamaku ibu bekerja dia banting tulang sebagai seorang arsitek. Bahkan di usianya yang nggak muda lagi dia buka perusahaan bareng temannya dan dipercaya jadi arsitek untuk membangun rumah para kerabatnya atau kliennya yang lain.”

Masih ada contoh-contoh pribadi yang dibesarkan oleh seorang working mom, lihat di halaman selanjutnya ya, mom.

Pages: 1 2
View Comments (6)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top