banner-detik
KIDS

Catat, Ini Panduan Kecukupan Gizi Anak Sekolah Usia 6-9 Tahun 

author

Sisca Christina01 Jun 2021

Catat, Ini Panduan Kecukupan Gizi Anak Sekolah Usia 6-9 Tahun 

Sudahkah mommies penuhi angka kecukupan gizi yang dibutuhkan anak selama ini? Jika belum yakin, mari cek panduannya di sini.

Biasanya, saat anak makannya banyak dan lahap, orang tua udah lega. Rasanya plong, berat badan anak naik terus, bahkan lumayan gempal, lalu berpikir anak pasti sehat, dan gizinya tercukupi. Eits, nanti dulu. Yakin angka kecukupan gizi anak benar-benar sudah terpenuhi?

Pemenuhan kecukupan pangan anak nggak hanya terletak pada kuantitas atau jumlah makanan yang diasup anak saja, melainkan dari zat gizi yang terkandung di dalam makanan yang dikonsumsi tersebut. Zat gizi dalam makanan punya peranan penting dalam tumbuh kembang anak. Setiap kelompok usia punya panduan kecukupan gizi masing-masing, karena kebutuhannyapun berbeda.

Panduan Kecukupan Gizi Anak Usia 6-9 Tahun

Saat anak-anak memasuki usia sekolah, tentu kegiatannya bertambah. Selain kegiatan formal di sekolah, kebanyakan anak juga mengikuti berbagai kegiatan les di luar sekolah. Artinya, si kecil lebih aktif baik secara fisik maupun kerja otak. Selain itu, perkembangan fisik, kognitif dan lainnya juga terus berjalan. Oleh karena itu, kebutuhan gizinyapun meningkat. Untuk mendukung semuanya itu, anak membutuhkan asupan gizi yang cukup dan seimbang.

Berdasarkan panduan Angka Kecukupan Gizi dari Kementerian Kesehatan RI, berikut ini kebutuhan gizi anak usia 6 tahun:

Zat Gizi Makro

Vitamin

Mineral

Energi

1400 kkal

Vit A

450 RE

Kalsium

1000 mg

Protein

25 g

Vit D

15 mcg

Fosfor

500 mg

Lemak total

50 g

Vit E

7 mcg

Magnesium

95 mg

Karbohidrat

220 g

Vit K

20 mcg

Besi

10 mg

Serat

20 g

Vit B1

0.6 mg

Iodium

120 mcg

Air

1450 ml

Vit B2

0.6 mg

Seng

5 mg

Vit B3

8 mg

Selenium

21 mcg

Vit B5

3 mg

Mangan

1.5 mg

Vit B6

0.6 mg

Fluor

1 mg

Folat

200 mcg

Kromium

16 mcg

Vit B12

1.5 mcg

Kalium

2700 mg

Biotin

12 mcg

Natrium

900 mg

Kolin

250 mg

Klor

1300 mg

Vit C

45 mg

Tembaga

440 mcg

Sementara kebutuhan gizi anak sekolah usia 7-9 tahun adalah sebagai berikut:

Zat Gizi Makro

Vitamin

Mineral

Energi

1650 kkal

Vit A

500 RE

Kalsium

1000 mg

Protein

40 g

Vit D

15 mcg

Fosfor

500 mg

Lemak total

55 g

Vit E

8 mcg

Magnesium

135 mg

Karbohidrat

250 g

Vit K

25 mcg

Besi

10 mg

Serat

23 g

Vit B1

0.9 mg

Iodium

120 mcg

Air

1650 ml

Vit B2

0.9 mg

Seng

5 mg

Vit B3

10 mg

Selenium

22 mcg

Vit B5

4 mg

Mangan

1.7 mg

Vit B6

1 mg

Fluor

1.4 mg

Folat

300 mcg

Kromium

21 mcg

Vit B12

2 mcg

Kalium

3200 mg

Biotin

12 mcg

Natrium

1000 mg

Kolin

375 mg

Klor

1500 mg

Vit C

45 mg

Tembaga

570 mcg

Bagaimana cara mengetahui status gizi anak?

Sesuai dengan Permenkes No. 2 Tahun 2020, status gizi anak usia 6-9 tahun dapat diketahui dengan melakukan pengukuran anak menggunakan Indeks Masa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Dengan Indeks IMT/U ini nantinya dapat diketahui apakah anak berada dalam kategori atau status gizi buruk, gizi kurang, gizi baik, berisiko gizi lebih, gizi lebih atau obesitas.

Berikut kategori IMT/U beserta ambang batas (z score):

Gizi kurang (thinness): -3 SD (standar deviasi) sampai dengan <-2 SD

Gizi baik (normal): -2 SD sampai dengan +1 SD

Gizi lebih (overweight): +1 SD sampai dengan +2 SD

Obesitas (obese): > +2 SD

Agar lebih jelas, mommies bisa cek mengenai cara menentukan status gizi anak di sini. Cara lainnya yaitu dengan mengukur tinggi dan berat badan anak secara berkala.

Bagaimana cara memenuhi kecukupan gizi anak?

Kunci utama dalam upaya memenuhi kecukupan gizi anak yaitu dengan memastikan dalam setiap menu makanan anak, terkandung zat gizi makro dan mikro yaitu kalori, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga mineral dalam jumlah sesuai. Artinya isi piring anak harus selalu beragam, sesuai diagram makan Isi Piringku dari Kemkes. Jadi, makan nasi dengan mie, lalu lauknya perkedel kentang, dan menu camilan di antara jam makan yaitu roti atau donat, udah jelas nggak akan memenuhi gizi anak ya, mommies. Jumlah karbohidratnya berlebih, namun zat gizi lainnya tidak ada.

Mommies bisa lakukan tips berikut untuk memenuhi kecukupan gizi anak usia sekolah 6-9 tahun:

  • Makan tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam.
  • Berikan anak menu ikan dan sumber protein lainnya. Asupan protein hewani harian yang dianjurkan yaitu sebanyak 30 persen, protein nabati 70 persen.
  • Ajak anak untuk lebih banyak makan sayur dan buah-buahan.
  • Batasi makan makanan cepat saji, jajanan, camilan manis, asin, dan berlemak.
  • Rutin menyikat gigi 2 kali sehari, yaitu setelah makan pagi dan sebelum tidur malam.
  • Bila ternyata angka kecukupan gizi anak belum terpenuhi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. Mereka bisa membantu mommies untuk membuatkan meal plan untuk anak.

    Baca juga: Milestone dan Tumbuh Kembang Anak Usia 9 Tahun

    Foto: Freepik

    Share Article

    author

    Sisca Christina

    Ibu dua anak yang berprofesi sebagai digital nomad, yang juga suka menulis. Punya prinsip: antara mengasuh anak, bekerja dan melakukan hobi, harus seimbang.


    COMMENTS