Now Reading
Fakta Pewarna Makanan Karmin, Terbuat dari Kutu dan Dilarang di Starbucks

Fakta Pewarna Makanan Karmin, Terbuat dari Kutu dan Dilarang di Starbucks

annisast

Viral pewarna makanan yang banyak dipakai produk sehari-hari ternyata terbuat dari kutu!

Mommies termasuk yang suka membaca komposisi makanan kemasan nggak sih? Kalau iya, pernahkah membaca salah satu komposisi menyebut pewarna alami karmin?

Sebuah video viral di TikTok dari pengguna bernama akun @ilmumakanan. Ia menjelaskan tentang pewarna alami karmin yang digunakan di berbagai produk minuman. Kini video itu sudah dilikes 592ribu kali dengan lebih dari 14,9ribu komentar.

@ilmumakanan

Reply to @dindayp17 Jangan jijik yaaa karna dibanding pewarna merah yg sintetis, karmin ini pewarna alami dan aman dikonsumsi 🤓 #samasamabelajar

♬ original sound – Food Technologist – Food Technologist

Karmin atau carmine biasanya digunakan pada susu atau yogurt kemasan rasa strawberry. Karmin adalah pewarna makanan yang digunakan untuk membuat makanan kemasan jadi lebih menarik. Aslinya berwarna merah terang, dan tak hanya digunakan untuk makanan tetapi juga makeup seperti eyeshadow. 

Karmin terbuat dari kutu daun berjenis cochineal yang biasanya hidup di gurun atau menempel di kaktus. Kutu akan dikeringkan dengan cairan tertentu, dihancurkan, dan dijadikan pewarna alami.

Meski terkesan menjijikkan, karmin aman digunakan karena termasuk pewarna alami. Kecuali, mommies memiliki alergi pada pewarna jenis ini atau memang memilih tidak mau mengkonsumsi serangga.

Alasan kedua digunakan Starbucks yang sudah stop penggunaan karmin. Sebabnya Starbucks banyak diprotes pembeli terutama mereka yang vegetarian atau vegan yang sama sekali tidak mau memakan serangga.

Kini Starbucks menggunakan lycopene, ekstrak tomat untuk mewarnai produk mereka yang berasa strawberry.

View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top