Ini Penyakit yang Diderita Ko Mun Yeong di “It’s Okay to Not Be Okay”

Physical Wellness

annisast・24 Jul 2020

detail-thumb

Penulis buku cerita anak Ko Mun Yeong dalam drama Korea “It’s Okay to Not Be Okay” diceritakan tidak berempati, tidak mau ikut aturan dan selalu bertindak impulsif sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain. Sakit apa ya, dia?

ko moon yeong It’s Okay to Not Be Okay

Ko Mun Yeong menderita antisocial personality disorder (ASPD), yaitu penyakit mental di mana penderitanya tak peduli pada apa yang salah atau yang benar, mengabaikan hal dan perasaan orang lain. Orang-orang ini biasanya mudan memanipulasi orang lain, bersikap kasar, melanggar hukum, sering berbohong dan melakukan semuanya tanpa perasaan bersalah sama sekali.

Dilansir mayoclinic.org, tanda-tanda orang yang mengalami ASPD ini adalah:

  • Tidak peduli salah benar
  • Terus menerus berbohong atau menipu untuk mengeksploitasi orang lain
  • Suka mengejek, sinis, dan tidak bisa menghargai orang lain
  • Menggunakan kharismanya untuk memanipulasi orang untuk kesenangan diri sendiri
  • Arogan, merasa superior dan keras kepalla
  • Sering melanggar hukum dan berbuat kriminal
  • Menginjak hak orang lain, mengintimidasi dan tidak jujur
  • Impulsif dan tidak pernah berpikir sebelum bertindak
  • Kurang empati dan tidak menyesal meskipun sudah menyakiti orang lain
  • Sering melakukan hal yang berbahaya dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain
  • Hubungan abusive
  • Tidak menyadari konsekuensi negatif dari tindakannya dan mengulanginya terus
  • Tidak bertanggung jawab dan sering gagal dalam pekerjaan atau kewajiban finansial lain
  • Wah, akrab sekali dengan keseharian Ko Mun Yeong, ya? Ciri-ciri yang muncul saat dewasa ini biasanya juga sudah muncul sebelum usia 15 tahun.

    Penyebabnya bisa berbagai macam, bisa karena genetik, kekerasan atau diterlantarkan saat kecil, atau kondisi keluarga yang penuh kekerasan dan tidak stabil. Laki-laki, punya risiko lebih tinggi pada penyakit ini dibanding perempuan.

    Apakah antisocial personality disorder ini butuh bantuan dokter spesialis kejiwaan?

    Tentu iya. Tapi mereka sendiri biasanya tidak mungkin menyadari dan dengan sukarela datang ke dokter. Harus orang terdekat yang berusaha meminta ia mencari bantuan profesional.

    Baca juga:

    Review Drakor: It’s Okay Not To Be Okay, Sarat Trauma Masa Lalu

    5 Drama Korea Terbikin Baper 2019 dan Prediksi 2020

    Drama Korea alias Drakor dan Apa yang Bisa Diajarkan ke Anak Perempuan dari Mereka