Menghadapi Toxic People dengan Cara Cerdas

Jangan biarkan toxic people mempengaruhi hidup kita. Buang mereka dari hati, pikiran hingga hidup kita. Bagaimana caranya?

Niatnya sih kalau menghadapi manusia-manusia racun mendingan dianggap angin lalu aja, alias anggap aja mereka nggak ada di muka bumi. Biar hidup nggak ribet dan nggak drama. Itu niatnya. Tapi kadang suka susah dipraktikkan karena emosi sulit diajak kompromi, ahahaha. Bawaannya mau nanggapin. At the end, emosi kita yang capek dan waktu terbuang percuma.

Nah, mungkin sudah waktunya kita belajar menghadapi toxic people dengan cara-cara berikut ini ….

Menangani Toxic People - Mommies Daily

1. Ajukan pertanyaan ini ke diri kita sendiri

“Apakah saya benar- benar membutuhkan orang seperti ini di dalam hidup saya?”
Kalau kita merasa tersiksa karena tingkah laku yang mereka bikin, dan segala hal yang kita lakukan nampaknya sama sekali tidak membuat mereka berubah, maka tanyakan ke diri kita sendiri apakah kita butuh mereka di dalam hidup kita?

Percaya deh, ketika kita menjauhkan diri dari toxic people, hidup terasa lebih mudah. Menjauh bukan berarti kita membenci mereka, tapi bukti bahwa kita menyayangi diri kita sendiri.

2. Buat batasan

Toxic people cenderung senang tenggelam dalam kubangan masalah dan tidak mampu fokus mencari jalan keluar. Mereka akan mengajak orang lain untuk mengeluhkan hal yang sama. Masalahnya, ketika menceritakan masalah mereka, orang yang menjadi tempat curhat suka merasa serba salah. Malas mendengarkan tapi nggak ingin dianggap nggak punya perasaan, tapi saat mendengarkan telinga kok rasanya panas. Coba belajar membedakan antara bersimpati dengan membiarkan diri terjebak di dalam negative emotional. Maka, yang perlu dilakukan adalah buat batasan dan beri jarak, nggak usah berinteraksi kalau nggak penting-penting amat.

3. Pahami emosi diri kita sendiri terlebih dulu

Jangan masuk ke dalam sebuah kancah ‘peperangan’ ketika kita tidak memiliki amunisi yang tepat. Dalam kasus menghadapi toxic people, amunisi utama kita adalah emosi yang sedang kita miliki saat itu. Apakah secara emosi kita sedang stabil? Atau apakah mood kita sedang kurang baik? Karena ketika mood atau emosi kita sedang tidak di dalam kondisi yang baik, kemungkinan kita akan terpancing dengan tindakan toxic people sangatlah besar.

4. Berhenti menganggap bahwa perilaku mereka yang toxic itu normal atau baik-baik saja

Toxic people nggak akan pernah berubah jika orang-orang di sekitarnya selalu memaklumi apa yang mereka lakukan. Jangan pernah memaklumi perilaku mereka hanya karena kita malas berdebat. Stop making special pardons for their action.

5. Speak up

Jangan biarkan toxic people meracuni seluruh aspek hidup kita. Percaya deh, saat toxic people ini kita konfrontir dan tunjukkan bahwa kita keberatan dengan perilaku salah mereka, biasanya mereka akan mundur perlahan. In most social settings people tend to keep quiet until one person speaks up, so SPEAK UP. Tak ada salahnya juga lho menegur perilaku mereka di hadapan orang lain, agar mereka paham bahwa tingkah laku mereka sudah mengganggu dan menjadi perbincangan di antara orang banyak.

6. Tak perlu merasa bersalah

Satu lagi liciknya toxic people adalah, mereka kerap membuat kita merasa bersalah sehingga layak diperlakukan dengan kurang pantas oleh mereka. Maka, ingat, bahwa merekalah yang menjadi racun, bukan kita.

Ada yang pernah mengalami kejadian nggak enak, kah dengan manusia-manusia racun ini? Bagaimana cara kalian menghadapinya? Sharing dong.


Post Comment