8 Pertanyaan Tentang Menyusui dari Para Ibu Baru

Kalau mau tahu apa saja yang ditanya oleh para ibu baru seputar menyusui, intip hasil kulwap kami dengan 238 ibu baru dan AIMI ASI.

Jadi, untuk yang belum tahu, sekarang ini Mommies Daily sudah punya tujuh Whatsapp Group dengan pembagian group yang berbeda-beda lho! Mulai dari New Mom, Mom with Elementary School Kids, Mom with Preteen dan Teen Kids, Mom with Special Needs Kids, Single Mom, Mom with Pre K & Kindergarten Kids. Niatnya agar Mommies Daily bisa menjadi wadah untuk para mommies saling bercerita, bertukar informasi hingga mencari jawaban dari kegalauan yang dirasa, hehehe.

Bertepatan dengan Pekan ASI yang jatuh di bulan Agustus, maka di akhir Agustus kemarin, kami mengadakan Kulwap untuk WAG New Mom alias Kuliah Whatsapp menggandeng AIMI ASI sebagai partner. Tujuannya? Agar para ibu-ibu baru ini bisa tanya-tanya dan mendapat pencerahan tentang topik seputar menyusui.

 8 Pertanyaan Tentang Menyusui dari Para Ibu Baru - Mommies Daily

Untuk yang nggak bisa ikutan kemarin, beberapa pilihan pertanyaan dan jawabannya ….

1. Bagaimana cara menyapih yang efektif?

Disarankan untuk menyapih dengan kasih, karena banyak manfaat di antaranya menghindari kaget/syok, mencegah anak mencari cara lain untuk menekan syok, menumbuhkan rasa percaya diri anak, dan mengakhiri proses menyusui dengan happy ending. Karena menyapih merupakan suatu tahapan perkembangan anak, sama seperti tahapan perkembangan yang lain, setiap anak berbeda – beda tetapi pada saatnya anak akan mencapainya.

2. Setelah memasuki masa MPASI, anak saya berkurang minum ASInya. Awalnya 50% dari porsi sebelum mpasi, skrg jadi 30% dari porsi sebelum mpasi. Apakah itu normal? Bagaimana proporsi yang normal antara ASI dan MPASI?

Sebenarnya tidak ada proporsi saklek antara berapa banyak ASI yang diminum setelah bayi sudah MPASI, karena di masa MPASI,menyusu disarankan sesuka bayi. ASI mengandung enzim yang dapat membantu pencernaan dan penyerapan makanan, dan ASI tidak akan mengenyangkan hingga menurunkan nafsu makan anak.

3. Bagaimana cara menyapih tanpa paksaan? Apakah benar si ibu harus merasa ikhlas melepas si anak untuk disapih dan baru si anak akan menyapih dengan sendirinya?

Untuk memulai kegiatan menyapih, ibu harus siap dengan proses menyapih dan melepas anak. Setelah semua siap, bisa gunakan beberapa tips ini , seperti bantu anak melihat bahwa ia sudah besar dengan cara beri pujian yang pantas saat ia mencapai achievement baru, menyusu diganti dengan melakukan aktivitas lain, tidak menawarkan menyusu tetapi tetap berikan saat anak minta, negosiasikan aturan kapan dan di mana boleh menyusu.

4. Bagaimana agar ASI tidak bening saat dipompa dan cara mengetahui ASIP basi atau tidak layak konsumsi?

Pada dasarnya, produksi ASI setiap detik setiap menit berbeda – beda mengikuti kebutuhan bayi. Jadi apa pun warna, kekentalan, rasa dan bau sudah sesuai dengan apa yang dibutuhkan saat bayi minum. Sebenarnya tidak ada standar baku tentang bagaimana ASI tidak layak pakai, Jika bayi tidak menolak dan tidak ada tanda ASIP rusak, berbau sangat tajam dan berserabut, maka tidak ada alasan untuk membuang selama tata cara penyimpanan benar.

5. Semenjak MPASI, durasi bayi menyusu jadi lebih singkat hanya sekitar 4-6 menit, kemudian dilepeh. Apakah ini normal?

Tidak apa-apa bayi menyusu semaunya. Tetap perhatikan porsi makan, tekstur dan variasi makanan supaya kurva pertumbuhan anak tetap baik.

6. Metode pemberian ASIP itu apakah dengan sistem FIFO atau campur antara perahan baru dengan perahan stok?

Semakin pendek usia ASIP, maka kualitas akan semakin bagus, jadi tidak perlu menumpuk ASIP terlalu banyak. Utamakan memberikan ASIP segar yang disimpan dalam kulkas bawah. Jika kurang, dapat dikombinasikan dengan cadangan ASIP beku sebagai tambahannya.

7. Bagaimana penyimpanan ASIP yg benar dan penyajian ASIP di dalam kulkas ketika memberikannya kepada bayi?

Pada dasarnya nutrisi ASI akan rusak bila mendapat perlakuan di suhu drastis, sehingga bila akan menyimpan, letakkan dulu di kulkas bawah, setelah suhu lebih dingin, bila ingin dibekukan maka letakkan di freezer. Menyajikan pun sama, bila beku, biarkan ASI perah mencair seluruhnya di kulkas bawah, kemudian hangatkan dengan cara meletakkan wadah ASIP di atas air panas, hingga menghangat. Simpan ASIP dalam satu kali porsi minum bayi, supaya tidak banyak tersisa.

8. Bagaimana cara mengatasi bingung puting?

Cara mengatasi bingung puting adalah dengan cara relaktasi. Hal ini hanya bisa dilakukan dengan cara konseling tatap muka ke konselor menyusui , karena tindakan setiap kasus bingung puting berbeda – beda dan spesifik. sama dengan setiap ibu mengonsultasikan perihal kesehatan anak ke dokter anak. Silahkan ke konselor menyusui agar dibantu jalan keluar supaya menyusui dengan nyaman.


Post Comment