Sogi Indra Dhuaja, Sedang Menyusui atau Tidak, Ayah-ayah Harus Bikin Istri Senang!

Sosok jenaka Sogi Indra Dhuaja, yang dikenal masyarakat lewat program Extravaganza di Trans TV dan penyiar ini, ternyata profil ayah yang sangat peduli dengan dunia ASI. Banyak informasi penting berbumbu humor, yang ia sampaikan kepada mommies. Apa saja itu?

Sogi Indra Dhuaja - Mommies Daily

Masih ingat, dong, dengan komedi situasi Extravaganza di Trans TV? salah satu pemainnya adalah Sogi Indra Dhuaja (40), dikenal juga sebagai penyiar radio, kini aktif siaran di Kis951 FM. Tak hanya berkecimpung di dunia entertainment, tanggung jawab ia sebagai ayah dan suami dimaksimalkan dengan bergabung di komunitas Ayah ASI. Perkumpulan ayah-ayah yang peduli dengan segala bentuk informasi dan edukasi seputar dunia menyusui, meyakinkan para ayah untuk selalu terlibat dalam menyukseskan program menyusui eksklusif.

Di sebuah diskusi soal pendidikan di Indonesia, digagas oleh Mbak Najelaa Shihab, bersama rekan media, dan elemen masyarakat lainnya yang dianggap mampu membawa perubahan baik terhadap wajah pendidikan di Indonesia, saya berkesempatan ngobrol sejenak dengan Mas Sogi.

Sebagai seorang ibu yang bekerja di media, saya nggak mau menyiakan-nyiakan nara sumber yang pintar dan sarat dengan informasi keterlibatan ayah dalam menyusui. Langsung bertukar nomor telepon, dan dilanjutkan dengan sesi wawancara lewat email. Begitu keluar jawaban dari ayah Sam (10), Mindy (8)?, waaah, keren-keren, deh. Disampaikan dengan gaya khas Mas Sogi (diselipi unsur jenaka), tapi tetap kuat, dan valid.

Bisa tolong ceritakan, awal mula kamu tertarik bergabung bersama Ayah ASI?

Jadi di akhir 2010, geng ayah ASI (@ID_AyahASI) yang beberapa di antaranya sudah saling kenal di semesta lain berkumpul untuk sebuah ide. Membuat buku tentang ASI untuk ayah dengan gaya laki laki. Dengan latar belakang berbagai kegelisahan seputar informasi tentang ASI dan keterlibatan ayah lah pokoknya. Saya yang terakhir direkrut, karena kebetulan bisa mengisi untuk bagian “tandem breastfeeding”. Kebetulan istri yang “melek ASI” selalu menyeret saya untuk terlibat. Jadi tahu sedikit lah.

Dari situ keterusan deh aktif di per-ASI-an. Karena ternyata saya bisa juga ya ternyata berkontribusi untuk urusan ini. Asalnya cuma mau bantu, eh sekarang jadi tumbuh rasa tanggung jawab untuk “membela” ASI.

Bagaimana menurut kamu kesadaran para ayah mendukung program ASI eksklusif?

Wah ayah yang mana nih? Nggak punya data tentang “dukungan ayah pada menyusui”. Tapi kalo dilihat dari tingkat keberhasilan ASI eksklusif di Indonesia yang masih kurang, bisa jadi gambaran tingkat kesadaran ayah untuk mendukung ASI eksklusif juga kurang. 

Target dunia untuk keberhasilan asi eksklusif 50% dari populasi. Indonesia baru 40%-an.

Hasil penelitian tahun 2016 menunjukan, dengan dukungan ayah keberhasilan asi eksklusif 6 bulan mencapai 40%. Tanpa dukungan ayah hanya sampai 17.6% keberhasilannya.

Selama sekian lama bergabung sebagai Ayah ASI. Informasi tentang menyusui apa, yang belum teredukasi dengan baik kepada para ibu dan support system?

Semuanya! Hahaha.. Terbukti dari pertanyaan yang diajukan itu-itu lagi. Mitosnya itu-itu lagi. Lihat saja rentetannya di instagram dan twitter @id_ayahASI.

Tapi saya lagi senang melakukan pendekatan dengan informasi ini:

80% perkembangan otak manusia terjadi di 1000 hari kehidupan pertama. Sejak dalam kandungan hingga ulang tahun ke 2. Setelah usia 2 tahun, tinggal 20% lagi yang bisa berkembang.

Dari beberapa kandungan  protein pada susu sapi, lebih banyak protein yang gunanya membentuk otot. Karena anak sapi hidupnya mengandalkan otot. Brojol langsung belajar berdiri. Pada ASI kandungan protein untuk perkembangan otak yang lebih banyak. Karena bayi belum banyak bergerak, lebih banyak belajar dan beradaptasi.

Jadi anak kamu mau dikasih susu apa?

Mau dong mas, berbagi pengalaman kepada para ayah yang sekarang sedang mendampingi istrinya menyusui, atau sedang menunggu waktunya. Hal apa saja, yang bisa ayah lakukan untuk mendukung kesuksesan istri menyusui si kecil?

1. Cari informasi tentang ASI dan tata laksana pemberiannya dari sumber-sumber terpercaya. Ingat, banyak tau makin banyak bisa bantu.

2. Jangan simpan sendiri ilmunya. Bagikan dan ajak orang-orang di sekitar (calon) bayi untuk terlibat mendukung dan juga membantu keberhasilan menjaga kondisi bumil – IMD – asi eksklusif – pemberian MPASI. Semakin banyak yang mengerti dan membantu, semakin ringan bebannya.

3. Pilih fasilitas dan tenaga kesehatan pro asi.

4. Semakin banyak dikelilingi orang orang yang mendukung pemberian ASI. Semakin terjamin kesuksesan pemberian asi nya.

5. Bikinnya berdua, ngurusnya berdua. Serumah berlima, yang dukung berlima. Kalau bisa sebelum bayi lahir penghuni rumah sudah sedikit demi sedikit diajak mendukung dan terlibat. Makanya kita harus lihat poin 1. Hehehe.

Demi kelancaran lima poin di atas maka, komunikasi dengan istri harus lancar, asik dan terbuka. Jaga istri dari serangan mitos-mitos yang salah tentang ASI, juga serangan dari orang yang bisa menghambat pemberian ASI. Istirahat yang cukup, lebih sabar, lebih berani terjun mengasuh anak dan pantang menyerah. Ini poin yang nggak kalah penting, harusnya para ayah juga sudah tahu. Sedang menyusui atau tidak, kita harus bikin senang istri, kan, bro?

5 kata yang mewakili serunya menjadi Ayah ASI?

Menyenangkan, menantang, berbagi, belajar, berteman.

Apa rahasia kamu agar tetap efisien dan fokus dalam bekerja?

Sogi Indra Dhuaja - Mommies Daily

Dengan tidak lupa untuk punya “me time”. Dari yang sederhana seperti makan enak sampai menghabiskan uang untuk bersenang-senang (ini jarang banget sih hehehe). Kalau belum sempat pergi, bikin itinerary, baca review tentang tempat-tempat liburan dan memantau travel fair juga menyenangkan. Jadi penyemangat kerja. Karena walaupun sudah mengerjakan hal yang saya suka, tetap saja pekerjaan ada jenuh dan tidak sukanya juga.

Di antara kesibukan kamu, bagaimana menjaga tetap mendapatkan kualitas tidur yang baik?

Duh, saya siaran jam 5 sampai jam 7 pagi. Bangun jam 3.30, berangkat jam 4. Kalau lanjut beraktivitas, teler! ,karena kurang tidur. Selalu menyempatkan tidur singkat kalau sempat. Karena tidur jam 9 malam itu selalu wacana, pasti ada saja yang masih diurus jam segitu. Apalagi kalau pulang malam dan jam ngantuk sudah lewat. Jadi tidak bisa tidur! Biasanya dibantu essential oil yang levender sih. Walau deg-degan taku susah bangun karena keenakan hehehe.

Selama ini punya olahraga andalan kah, dan kenapa pilih itu?

Sogi Indra Dhuaja - Mommies Daily

Olah raga yang rutin, lari. Seminggu minimal 1 kali, biasanya 3-10km tergantung mood hehehe.. Dulu rajin ikut race. Sekarang sih sayang uangnya, kecuali race-nya seru, medalinya bagus, course-nya enak atau dapet slot gratis hahahaa. Dulu suka yoga juga di rumah teman. Tapi karena lama-lama jadwal kita makin nggak sinkron, bubar deh. Kangen, sih, pingin yoga lagi seminggu 1 kali.

Punya buku favorit yang lagi dibaca seputar karier atau parenting? Atau mungkin punya media favorit lain untuk belajar soal parenting misalnya?

Hmmm jarang baca buku parenting, sih. Kebanyakan diskusi sama temen-temen aja. Tapi yang saya ikuti, gengnya Mbak Najelaa Shihab dan Keluarga Kita. Kebetulan saya mendukung program Semua Murid Semua Guru yang diusung mereka juga. Kalau seputar karier sih saya sedang senang berbagi apa yang saya serap selama 24 tahun di dunia cuap-cuap. Dengan berbagi saya bisa refresh dan update dengan yang lebih kini. Lalu konselor meminta saya untuk membaca buku Mark Manson yang terkenal itu. Karena kepribadian saya yang harus mendapatkan sentuhan baru dengan bisa mengambil keberanian-keberanian yang disulut “The Subtle Art of Not Giving A Fuck”. Ada yang sedang baca itu juga?

Ayah juga butuh me time, dong? Apa nih me time andalan kamu, dan kenapa?

Me time saya benang merahnya “melakukannya sendiri”. Selain yang sudah diceritakan di jawaban nomor 6, saya juga suka: sepulang kerja keliling mall sendiri. Lalu bermenit-menit pilih  kinder joy. Dikocok-kocok untuk menebak mainan di dalamnya, baru beli :) Pilih-pilih hot wheels sampai jongkok-jongkok. Keliling supermarket, ACE, Uniqlo, toko mainan cuma untuk cek promo dan harganya. Pokoknya sendiri. Nonton pun sendiri. Kenapa? Ya, kan, namanya me time. Kalo bareng our time, dong. Me time itu saat segala keputusan di tangan sendiri. Kalo lagi pergi liburan juga lebih senang sendiri. Kalo bareng-bareng, sama sekali nggak me time. Biasanya curi-curi atau cari waktu yang bisa kabur sendiri. Hehehe.

Bentuk dukungan dari keluarga yang seperti apa, yang membuat kamu merasa didukung sebagai ayah?

Sogi Indra Dhuaja - Mommies Daily

Memahami keunikan saya dan memiliki kualitas komunikasi yang baik, buat saya sebuah dukungan yang luar biasa. Kebetulan anak-anak sudah cukup besar untuk diskusi dan sudah menunjukan keunikan karakter masing masing. Jadi semakin hari kami semakin lancar berkomunikasi dan  kompromi.

Tiga hal yang biasa kamu lakukan lagi bosan dengan pekerjaan?

Segera selesaikan, jadi segera keluar dari kebosananan. Tunda pekerjaan, agar saat kembali melanjutkan sudah semangat. Jangan ambil perkerjaannya, kalau sudah bisa memperkirakan akan lebih banyak tidak bahagianya. :)

-

Senang, ya, ada profil ayah yang punya totalitas membantu keluarga Indonesia melek soal ilmu meng-ASI-hi. Sukses terus Mas Sogi, moga makin banyak program keren dari Ayah ASI yang berhasil mengedukasi soal ASI untuk keluarga Indonesia.


Post Comment