Laily Rachev: Belajar Melihat Masalah Tidak Hanya dari Satu Sisi!

Ditulis oleh: Febria Silaen

Bekerja di Kementerian Sekretariat Negara Sekretariat Presiden RI sebagai fotografer kepresidenan, membuat ibu satu anak, Laily Rachev harus siap kapan saja bertugas.

Profesi yang digeluti saat ini memang cukup menuntut dirinya dapat piawai mengatur dan membagi waktu untuk pekerjaan, rumah tangga dan dirinya sendiri. Kerap dinas baik di dalam maupun luar negeri untuk mengabadikan momen dan pekerjaan Presiden, seringkali membuat Lely sapaan akrabnya sering meninggalkan anak dan suami untuk waktu yang tidak sebentar.

Tapi, sebagai perempuan sibuk dirinya mengaku tetap bisa fokus bekerja dan enjoy karena selalu bersyukur dan ikhlas atas apa yang dimiliki, pekerjaan dan keluarga kecilnya.

“Dua hal itu akan mendatangkan sukacita dan bahagia. Buat saya sendiri dan juga keluarga,” katanya.
Yuk simak obrolan seru dengan Lely di sini.

Fotografer Istana - Mommies Daily

1.Tools/Apps yang dipakai untuk memanage karier & keluarga?

Nggak ada sih tools yang khusus untuk itu. Biasanya tetap setiap hari sudah di-manage sebelumnya, jadi semacam sudah terprogram dalam hidup ini apa yang mesti disiapkan. Misalkan, keperluan untuk sekolah anak, buku-buku dan seragam dan keperluan suami.Tetapi kalau untuk pekerjaan, biasanya saya membawa buku catatan kecil. Saya sering mencatat kebutuhan atau alat-alat yang akan digunakan dalam bekerja sehari-hari, agar tidak ada yang ketinggalan.

2. Rahasia tetap efisien dalam bekerja?

Cukup sederhana saja. Bekerja ikhlas, bekerja dengan hati, niscaya akan mendatangkan suka hati. Rasa bahagia dan nyaman dalam keseharian dapat meningkatkan kinerja yang maksimal.

3. How is your sleep & exercise routine?

Mengenai jam tidur terkadang tidak bisa diprediksi. Apalagi saat menjalankan tugas kenegaraan di luar negeri yang memiliki selisih waktu jauh berbeda dengan di Tanah Air. Misalkan waktu saya tugas ke New York (USA), itu kan siang harinya di sana sama dengan waktu tidur kita di Indonesia. Kebayang, bagaimana bingungnya mengatur waktu istirahat. Tapi sebisa mungkin, sesempit apapun waktunya saya istirahatkan diri. Kalau exercise, biasanya saya punya jadwal olahraga rutin minimal seminggu dua kali. Biasanya jogging di pagi hari sebelum bekerja. Atau saat weekend bersepeda keliling kompleks rumah saya di kawasan Sentul yang terhampar pemandangan nan hijau. Ini cara simpel yang bisa merelaksasi pikiran loh.

4. Buku yang lagi dibaca/favorit seputar karier, parenting atau lainnya?

WHATEVER YOU THINK, THINK THE OPPOSITE – PAUL ARDEN

Buku ini mengajar saya cara menghadapi masalah dalam hidup dengan berbagai sudut pandang, tidak melihat dari satu sisi, terkadang kita harus berpikir sebaliknya dalam menyelesaikan suatu masalah. Menjadi tidak terlalu cerdas mungkin adalah pilihan cerdas. Dunia hanya bergantung dari sudut mana kita melihatnya.

5. Kiat agar tetap fokus kerja di tengah kesibukan?

Sering-sering bersyukur atas apa yang kita punyai. Terus berdoa dan menjalankan ibadah tepat waktu.

Fotografer Istana - Mommies Daily

6. Punya me time andalan? Dan kenapa?

Masak-masak. Mengasah kemampuan dalam bidang kuliner bisa bermanfaat untuk keharmonisan dalam keluarga. Siapa tahu di masa depan bisa menjadi sumber rejeki. Hehehe.

7. Bentuk dukungan seperti apa dari keluarga, yang dirasa paling bermanfaat?

Alhandulillah, suami saya mengerti dan support penuh terhadap pekerjaan saya. Menurut saya restu dari suami itu penting setiap melangkahkan kaki meninggalkan rumah untuk bekerja. Kalau off dinas, atau pulang tepat waktu, saya memaksimalkan waktu dengan anak. Menemaninya belajar, mendengar kesehariannya di sekolah atau mendengar curahan hatinya. Lalu makan malam bersama suami dan anak serta tidur cukup.

8. Tiga hal apa yang dilakukan ketika merasa bosan dengan pekerjaan?

Biasanya cari teman ngobrol untuk melupakan rasa bosan. Saling berbagi cerita pun bisa mendatangkan rasa senang dan melupakan beban pikiran. Saya juga suka surfing internet untuk mencari tahu topik-topik yang bermanfaat.


Post Comment