Lion King, Tentang Sosok Pemimpin yang Bertanggung Jawab, Tegas Namun Hangat

Tepat 25 tahun setelah film animasi Lion King pertama tayang. Dengan teknologi animasi terkini, Lion King versi 2019, makin menguatkan pesan-pesan hidup yang ingin disampaikan.

Lion King - Mommies Daily

Di antara sekian banyak pesan yang ingin disampaikan film Lion King, lekatnya hubungan emosional antara Musafa sebagai raja hutan, dan Simba anak singa yang mencoba menduplikasi sosok pemberani sang ayah –  jadi paling berkesan untuk saya.

Contohnya Musafa tak serta merta melulu memperlihatkan cara berburu. Ia menitikberatkan, Simba harus terlebih dahulu paham teknik berburu, bagaimana dia harus mengendap agar tidak ketahuan lawan, membaca arah mata angin, dan sebagainya.

Bahkan untuk urusan warisan tahta sebagai raja hutan, yang kelak suatu saat dia emban. Musafa sama sekali tidak congkak akan hal itu. “Everything you see exists together in a delicate balance. While others search for what they can take, a true king searches for what he can give,” jelas Musafa.

Raja atau pemimpin sejati justru sibuk mencari apa yang ia berikan untuk orang-orang disekelilingnya. Sementara, orang lain terlalu fokus dengan keserakahan.

Walau segitu dekatnya Musafa dengan Simba, ia tak segan memberikan konsekuensi logis pada anaknya, jika melanggar aturan. Contohnya ketika Simba dengan sengaja pergi ke sebuh tempat berbahaya, dan membawa Nala, teman perempuannya. Bukan berupa hukuman fisik. Ngobrol berdua dari hati ke hati dengan Simba. Mengingatkan, apa yang dilakukan dirinya mengancam nyawa dirinya dan Nala.

Sebagai pemimpin keluarga dan Pride Rock (nama hutan daerah kekuasaan Musafa) ia tetap menjadi sosok ayah yang hangat. Dengan senang hati bercanda bersama Simba dan mengajaknya jalan-jalan. Dua peran sebagai pemimpin dan ayah, yang bisa Musafa kerjakan secara bersamaan. Di hutan dia boleh menjadi raja, semua hewan tunduk akan perintahnya. tapi ketika sudah bersama anak dan keluarga. Hanya ada sosok ayah yang bersedia hadir sepenuhnya untuk anak dan keluarga.

Dengan pemandangan hutan afrika, dengan segala detail animasi, Lion King, film produksi Walt Disney Pictured, patut diacungi jempol. Film yang meninggalkan kesan indah, sesekali ada adegan jenaka (meski hanya orang dewasa yang mengerti konsep candaannya :D), berani, berhasil menghadirkan nilai-nilai baik – bagaimana seharusnya seorang pemimpin dan ayah bertanggung jawab atas kelompok sekaligusnya keluarganya.

Karakter film Lion King makin kuat karena para pengisi suara, Donald Glover sebagai Simba, Beyonce Knowles-Carter sebagai Nala, dan James Earl Jones sebagai Mufasa. Penasaran? Langsung ajak si kecil dan pasangan ke bioskop.


Post Comment