Gaya Parenting yang Diubah Orangtua Millennials

Millennials kini adalah generasi yang mulai menjadi orangtua. Banyak di antara mereka bahkan sudah punya anak lebih dari satu.

Yang menarik, para millennials ini biasanya belajar sendiri gaya parenting mereka dan mengkoreksi gaya parenting orangtuanya dulu. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang justru kebanyakan mengikuti gaya parenting orangtuanya karena menganggap gaya parenting orangtua itu benar, terbukti dengan mereka yang sekarang baik-baik saja.

orangtua parenting 2019

Ini 5 gaya parenting yang diubah oleh orangtua millennials.

Sadar bahwa tiap anak dan orangtua itu berbeda

Millennials tak lagi memaksakan disiplin yang saklek karena tiap anak butuh pendekatan yang berbeda. Mereka juga tak lagi memaksakan satu cara pada orangtua lain karena sudah sadar benar tiap orangtua juga menghadapi masalah yang berbeda-beda sehingga tidak ada aturan benar atau salah untuk jadi orangtua. Dengan demikian, mereka juga menghindari membandingkan. Berbeda dengan orangtua zaman dulu yang sering membandingkan anak dengan anak lain atau bahkan dengan kakak/adiknya sendiri.

Bergantung pada media sosial

Yang ini sudah tidak asing lagi ya, orangtua millennials bergantung pada media sosial untuk mendapatkan info seputar parenting. Sisi baiknya, anak-anak dari orangtua millennials punya kehidupan sosial yang lebih baik di luar sekolah karena orangtua mereka lebih mudah menemukan teman di media sosial. Ini terbukti dengan tren playdate ya!

Lebih terbuka pada norma-norma baru

Orangtua millennials mengajarkan anak mereka untuk lebih menghargai perbedaan dan kontruksi gender sejak kecil. Mereka mengajari anak bahwa laki-laki dan perempuan itu sama saja dan tidak ada yang namanya tugas laki-laki serta perempuan. Banyak di antaranya yang lalu memberi anak-anaknya mainan, baju, dan lingkungan gender-neutral agar si anak tidak terpapar konstruksi gender dari lingkungan sejak kecil. Berbeda dengan orangtua zaman dulu yang masih menganggap pekerjaan rumah tangga hanya untuk perempuan, misalnya.

Lebih demokratis

Orangtua millennials melihat anak bukan sebagai objek. Mereka selalu melibatkan anak dalam pengambilan keputusan dan mengajarkan anak empati agar anak nantinya bisa hidup mandiri. Poin ini sepertinya mengoreksi parenting masa lalu ya di mana anak kebanyakan selalu diminta menuruti kata orangtua dan tidak pernah diminta pendapatnya.

Senang keunikan

Jika orangtua zaman dulu tak kreatif dalam pemberian nama, orangtua millennials senang segala sesuatu yang one of a kind. Dari nama bayi yang tak sama dengan anak lain, barang-barang custom-made, dan segala sesuatu yang unik lainnya. Hal ini dianggap sebagai cara untuk mengekspresikan diri.


Post Comment