12 Cara Menghadapi Anak Super Sensitif

Dalami 12 cara ini, dan praktikkan pelan-pelan pada anak super sensitif. Jika konsisten pasti membuahkan hasil yang sepadan.

Cara Menghadapi Anak Super Sensitif - Mommies Daily

Sebelumnya lanjut baca artikel ini, saya ingatkan dulu, untuk membaca ciri anak super sensitif. Seperti yang saya singgung juga di artikel sebelumnya, tipe anak sensitif bukan yang gampang ngambek atau tantrum, melainkan lebih rentang terhadap orang-orang dan situasi di sekitar dia.

Nah, sekarang kita beralih ke cara menghadapi anak super sensitif, dilansir dari momjunction.com.

1. Kenali perasaannya

Pahami perasaannya, misalnya ketika sedang gagal melakukan sesuatu, ajak dia ngobrol di waktu yang tepat. “Mama tahu kakak kecewa karena bla bla bla, nggak apa-apa, kok. Tetap belajar dan kita coba di lain kesempatan, ya.”

2. Jangan coba mengubahnya

Anak tidak minta dilahirkan dalam keadaan tipe seperti apa. Inilah hidup dia sekarang yang harus dijalaini. Sifat yang kini melekat pada dirinya, bukan sesuatu yang bisa dihapus. Jika mommies mencoba dan memaksa anak untuk berubah, itu hanya akan membuatknya seperti menarik anak keluar dari “cangkangnya.” Anak akan berpikir, anda tidak setuju dengan perilakunya, dan hal ini hanya akan membuat dia lebih merasa bersalah dan diam. Coba terima dan cintai si kecil apa apa adanya. Buat dia merasa bahagia, dan bangga dengan dirinya.

3. Yakinkan dia

Beri tahu anak secara berkala, bahwa mommies mencintainya dirinya, apa pun yang terjadi. Kombinasikan kata-kata dan perbuatan.

4. Stimulasi sifatnya positifnya

Salah satu ciri anak super sensitif adalah peka. Nah, katakana padanya, bahwa menjadi peka itu baik, lho. Karena dia bisa merasakan apa yang orang lain rasakan, dan tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut.

Poinnya bantu anak menggali dan menyadari sifat-sifat positifnya ini, dan bantu dia untuk mengasahnya.

5. Bimbing dia perlahan

Salah satu ciri anak super sensitif, di antaranya sulit membuat pilihan, tidak ingin langsung berintarski dalam pertemuan social dan sangat pemalu. Jangan menghukumnya, tapi bantu dia menghadapi situasi ini, dengan membimbingnya berinteraksi dengan linkungan barunya.

Jangan menghukumnya, bicara dan diskusi padanya. Anak super sensitif, akan memahami logika seseorang jauh lebih baik dari anak-anak lain seusianya. Mungkin hasilnya tidak segera kelihatan, tapi secara bertahap akan menunjukkan perubahan.

6. Ambil langkah-langkah kecil dan bekerja sebagai tim

Kita ambil contoh, anak kita kesulitan berteman di sekolah atau kelas baru. Bantu dia dengan mengajukan strategi mengenal temannya satu persatu. Mommies dapat memberitahu kapan momen yang kira-kira tepat untuk anak menyapa memulai pembicaraan. Misalnya saat istirahat di kantin, atau jeda waktu dari satu pelajaran ke pelajaran yang lain. Secara bertahap langkah ini akan membuatnya lebih nyaman dan percaya diri.

7. Jangan minta maaf atas dirinya

Ketika anak melakukan kesalahan, berhenti minta maaf atas nama anak. Hal ini akan mengirimkan pesan ke anak anda, ia adalah penyebab rasa malu yang anda rasakan, dan hanya akan membuat dirinya menjadi introvert. Bahkan, dia tidak lagi nyaman berdiskusi tentang perasaannya dengan anda.

8. Buat Rencana

Situasi yang mendadak sangat sulit untuk anak yang sangat sensitif. Misalnya saat anak harus menghadiri pertemuan keluarga besar. Duduk bersamanya dan ceritakan dengan detail, tentang apa saja yang akan dia alami. Bilang padanya, kalau dia lelah atau tidak menyukai acaranya, dia bisa istirahat di tengah acara. Libatkan juga si kecil dalam persiapan yang anda lakukan.

9. Ajari anak kelola krisis

Ajari si kecil mengelola kecemasannya. Berikan afirmasi positif: “tidak apa-apa, saya bisa menangani ini”, atau “ok, ini akan segera berakhir”, dan “ Saya bisa melakukannya.” Contohkan padanya mengucapkan kalimat ajaib ini dengan lembut. Ajari juga, latihan pernapasan sederhana untuk menenangkan diri.

10. Tetap tenang

Mantra yang diberlakukan di banyak kondisi. Jangan merasa bersalah jika strategi anda tidak berhasil. Tetap tenang dan berikan waktu untuk diri sendiri. Istirahat, minta bantuan pasangan, terutama jika mommies merasa kehilangan kesadaran. Bentuknya bisa dengan tarik napas panjang dan hembuskan dalam 10 hitungan, lalu minum air hangat, dan berbaring sejenak.

11. Ubah mind set, sensitifitasnya sebagai berkah

Ini yang dinamakan melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda. Wajar saja frustasi, ketika naka kita tidak bisa menangani situasi tertentu. Tapi di sisi lain, ingat. Mereka juga dibekali Tuhan dengan keterampilan lainnya. Yang perlu anda lakukan adalah membantu mereka mengidentifikasi potensi mereka.

12. Fokus pada ke kelebihannya

Ingat-ingat apa saja kelebihan anak kita, dan bagaimana dia pernah sukses menghadapi situasi yang sebetulnya sulit untuk dirinya. Ingatkan berulang kali, bahwa mereka pernah sukses melalui berbagai situasi yang menantang dan bakat lainnya. Ini akan membantu anak melatih kepercayaan diri mereka.

 


Post Comment