Kurangi Bukber, Saran Pakar Keuangan Atasi Bocor Pengeluaran Saat Ramadan

Ditulis oleh: Febria Silaen

Waspada bocor pengeluaran bulan puasa di beberapa pos. Terutama terlalu banyak jadwal buka bersama. Ikuti kiat mencegahnya dari pada ibu dan pakar keuangan berikut ini.

Bocor pengeluaran saat bulan puasa - Mommies Daily

Diakui oleh para ibu-ibu berikut ini, pengalaman yang sudah-sudah ketika bulan puasa datang, seringkali terjadi  bocor pengeluaran bulan puasa di beberapa pos. Sebut saja, membeli aneka menu buka puasa di luar (padahal habis nenggak teh manis sudah kenyang.) Istilahnya “lapar mata”, praktiknya? Tidak dihabiskan semua. Belum lagi sibuk mengiyakan hampir semua ajakan berbuka puasa dari teman-teman.

Padahal, setelah bulan puasa berlalu, momen lebaran juga cukup mengurus isi dompet. Misalnya tunjangan hari raya para support system di rumah. Atau menyiapkan salam tempel dan hantaran ke sanak saudara.

Lantas bagaimana menyiasati agar pengeluaran rumah tangga saat ramadan tidak bocor atau membengkak? Berikut jawaban para ibu dan pakar keuangan.

Ranny Tirania Ohana (33), ibu dua anak , freelancer

Kalau aku kiatnya biar nggak bocor pengeluaran saat bulan puasa, adalah mengurangi frekuensi beli makanan di luar. Pas belanja bulanan, kurangi belanja camilan-camilan. Karena pas puasa, kan, kita nggak butuh ini.

Mencatat menu sahur selama seminggu juga bisa membantu saya untuk nggak belanja di luar kontrol. Dan paling penting juga adalah menahan godaan untuk tidak menghadiri semua undangan buka puasa bersama alias bukber. Jangan sampai, satu bulan itu isinya acara bukber yang ada isi dompet cepat kempis.

Baca juga: Belanja Bulanan Sering Boros, Ini Dia Penyebabnya!

Indah Nur Aini (42), ibu dua anak, ibu rumah tangga dan freelancer

Kebetulan saya lagi belajar sehat dari artikel dan kajian dokter Zaidul Akbar. Jadi memang selama bulan ramadan ini diminta makan secukupnya pas sahur dan buka. Jadi pas juga dengan menahan diri untuk lebih irit pengeluaran di bulan puasa.

Tapi, budaya kita biasa kalau buka puasa itu dan makan malam jatuhnya lebih boros. Saya mencoba untuk tidak kalap saat beli atau memasak sajian takjil. Jadi lebih menyiapkan kurma, buah, sayur dan kacang-kacangan saja untuk berbuka.

Dan juga saya menahan diri nggak beli kue kering dulu. Soalnya berdasarkan pengalaman, beli banyak, eh malah melempem dan jamuran. Jadi mubazir, kan?

Kalau diajak buka puasa bareng juga harus dibuat anggaran. Supaya nggak membengkak pengeluaran selama bulan Ramadan, hehehehe.

Murtiningrum (32), ibu dua anak, ibu rumah tangga

Pertama adalah jangan sering-sering buka puasa bareng. Ya, paling maksimal 4 kali saja dalam sebulan, alias semingu sekali. Selebihnya,  sih, tidak.

Tapi aku biasanya utamakan keluarga besar dulu, untuk bukbernnya. Atau menyiasati ikutan ajakan bukber nunggu THR turun dulu jadi tidak menggangu pengeluaran rutin bulanan.

Cara lainnya, adalah masak untuk sekalian buka dan sahur. Dan stok belanja bulanan sebelum Ramadan. Saya bisa belanja dua bulan sekaligus, jadi sisanya hanya belanja harian saja. Terus jangan gampang lapar mata ya, karena lagi lapar jadi semua ingin diborong.

Ratna Kasih (30), ibu satu anak, pegawai bank

Harus bisa menolak dengan halus ajakan bukber dengan alasan reuni. Hahaha kalau diikutin semua dalam seminggu, bisa-bisa mengacaukan sistem cash flow keluarga.

Ya, dipilih mana yang prioritas. Misal, kalau kolega bisnis ajak bukber, mau nggak mau diusahakan. Atau bukber sama keluarga besar dan ajakan bukber teman dipilih saja. Kalau sudah sering ketemu, ya bukber di rumah mereka saja, lha. Hahaha numpang bukber gratis.

Kalau untuk makanan pas bulan puasa, nggak pengaruh banget ke anggaran rumah tangga. Utamakan dulu membayar kewajiban tunjangan buat para mbak dan supir di rumah. Juga petugas kebersihan dan keamanan komplek. Sisanya baru buat bukber.

Gimana mommies? Apakah setuju dengan tips dari para ibu-ibu ini soal antisipasi anti bocor pengeluaran saat ramadan.

Mommies juga bisa mengikuti saran dari pakar keuangan Pandji Harsanto. “Jangan mudah menggesek kartu kredit saat buka puasa bersama. Karena biasanya pengeluaran terbesar di bulan Ramadan adalah mengikuti banyak undangan bukber. Kalau bisa pakai tunai saja dan anggarkan untuk sekali bukber dan berapa kali bukber yang akan diikuti. Intinya bulan puasa kita juga harus bisa, lho, menahan keinginan untuk kumpul-kumpul dan bukber.”

Selamat puasa, dan belajar berhemat mommies!

 


Post Comment