Membuat Sendiri Rencana Keuangan, Harus Mulai dari Mana?

Semua orang kalau membahas uang pasti semangat. Apalagi ketika dihadapkan dengan kenyataan “kok banyak banget ya yang mau dicapai tapi uangnya segini-gini aja?”

Lalu mau membuat sendiri rencana keuangan malah bingung harus mulai dari mana. Semua rasanya penting dan mau duluan ahahaha.

Kenali Bocor Halus yang Dapat Merusak Keuangan Keluarga Kita2 - Mommies Daily

Tujuan Lo Apa?

Apa sih tujuan finansial itu? Menurut QM Financial, tujuan finansial itu berawal dari mimpi. Agar mimpi bisa kenyataan tentu perlu target yang jelas. Dalam perencanaan keuangan, ini berarti kita perlu menentukan dulu mimpi apa yang ingin dicapai. Bukan sekedar ‘ingin menabung atau ‘ingin kaya’ saja.

Tujuan finansial juga harus mempertimbangkan nilai di masa depan. Itu sebabnya, sebuah tujuan finansial harus punya jangka waktu.

Tujuan finansial = judul + nilai masa depan + jangka waktu

Misal tujuan finansialnya dana pendidikan anak masuk SD 50juta dalam 5 tahun. Angka Rp50 juta ini didapat setelah mengetahui uang pangkal masuk SD tahun ini ditambah dengan nilai inflasi 10-15% selama 5 tahun.

Tujuan finansial ini bisa banyak hal, tapi setiap orang sebaiknya memiliki dana darurat dan dana pensiun, plus dana pendidikan jika punya anak.

Tentukan prioritas dan jangka waktu

Prioritas ini penting karena uang kita kan tidak unlimited. Jadi mana yang lebih penting untuk didahulukan?

Mudahnya, catat semua tujuan finansial dan jangka waktu harus tercapainya. Nanti akan terlihat mana yang lebih urgent untuk dicapai lebih dulu.

Kalau sedang hamil atau anaknya baru lahir, dana pendidikan menjadi jelas jangka waktunya. SD harus tercapai dalam 6 tahun, SMP dalam 12 tahun, SMA harus terkumpul uangnya dalam 15 tahun, dan kuliah harus siap dananya dalam 18 tahun!

Selain itu bisa juga memasukkan tujuan pembelian rumah pertama, mobil, naik haji, dan lain sebagainya. Bebas juga menentukan jangka waktu tercapainya asal sudah tau prioritas. :)

Hitung Inflasi 10-15%

Setelah punya semua tujuan dengan angka kebutuhan saat ini, hitung nilai inflasinya sehingga muncul angka yang dibutuhkan di masa depan.

Sudah shock belum? Hahahaha.

Nilai di masa depan itu yang jadi goals kita dalam mengumpulkan uang. Biasanya menabung saja tidak akan cukup karena nilai uangnya akan tergerus. Jadi mulai pertimbangkan untuk memilih instrumen investasi yang cocok sesuai jangka waktunya.

Sebagai gambaran, jika tujuan harus tercapai dalam 1-3 tahun, mommies bisa pakai deposito atau reksadana pasar uang. Tujuan 3-5 tahun bisa pakai reksadana campuran dan tujuan jangka panjang atau lebih dari 5 tahun bisa pakai reksadana saham.

Semoga bisa membantu untuk membuat rencana keuangan sendiri ya!


Post Comment