4 Cara Menentukan Pilihan Skin Care

Jangan karena sudah menikah dan punya anak jadi berasa nggak perlu lagi mengurus kulit wajah!

Sibuk dengan segala urusan anak, pekerjaan, hingga “ehm” me time, nggak berarti kita lupa untuk mengurus kesehatan kulit. Nggak berarti juga kita punya excuse, “Ah udah laku ini,” lantas melupakan skincare daily routine. Percayalah memiliki kulit sehat itu manfaatnya lebih banyak ke diri sendiri daripada orang lain, lho.

Dengan banyaknya ragam perawatan kulit yang beredar belakangan, dari skin care made in Europe, keluaran negeri Ginseng yang lagi hits, hingga perawatan kulit lokal, seyogyanya bikin bingung sebagian besar perempuan. Iya, banyak ternyata perempuan yang masih bingung sama kulitnya sendiri. Jangankan menjalankan 10 skincare steps  yang lagi tren, memulainya saja entah dari mana. Sebelum membeli produk perawatan kulit, baca ini dulu yuk, biar nggak salah langkah.

4 Cara Menentukan Pilihan Skin Care - Mommies Daily

Tentukan jenis kulit

Ini merupakan bagian paling penting sebelum kita tergoda untuk mencoba beragam produk yang memberikan sejuta janji. Karena bisa saja, produk yang buat orang lain bagus, nggak demikian di kulit kita. Moisturizer yang bikin kulit A si mulus, malah bikin kulit kita jerawatan. Iya, soalnya kulit A nggak sama jenisnya dengan kulit sendiri. Karena itu, tentukan dulu jenis kulit kita, apakah normal, berminyak, kering, normal cenderung berminyak, dan lain-lain. Cek di sini untuk mengenal lebih jauh jenis kulitmu sendiri.

Sensitif atau Tidak?

Selain mencari tahu jenis kulit, sebaiknya kita juga memerhatikan apakah kulit kita termasuk yang sensitif atau tidak. Biasanya kulit sensitif memiliki tingkat kepekaan yang tinggi terhadap iritasi. Segera perhatikan kalau kulit seringkali terasa gatal, seperti terbakar, timbul ruam ketika menggunakan produk kecantikan baru. Bisa juga dengan konsultasi ke dokter spesialis kulit untuk menentukan tingkat sensitivitas kulit. Dengan begitu, kita jadi tahu kalau produk perawatan kulit yang harus dibeli adalah yang dikhususkan untuk kulit sensitif, hypoallergenic, dan sebisa mungkin bebas dari pewarna dan wewangian.

Tentukan tujuan

Sudah tahu jenis kulit, lalu sensitif atau tidak, nah kali ini tentukan tujuan. Amati kulitmu apakah berjerawat (biasanya dialami oleh mereka yang jenis kulitnya berminyak), berpori-pori besar, atau mengalami hiperpigmentasi. Kondisi tersebut yang akan membantu kita untuk menentukan perawatan kulit yang tepat. Percayalah, di luar sana beragam perawatan kulit hadir dengan sejuta manfaat. Namun setiap benefit tentu harus disesuaikan dengan setiap masalah kulit. Jangan sampai, masalah kulit yang dehidrasi malah memilih skin care untuk kulit berminyak. Yang ada kulit tambah kering.

BACA dan pelajari kandungannya

Saatnya memilih produk yang spesifik. Waktu browsing-browsing atau cek postingan para beauty influencer, sebaiknya nggak hanya sekadar memelajari fungsinya saja, tapi juga ingredients list atau kandungan yang biasanya tertera di label produk. Iya, memang nama-nama kandungan dalam ingredients list itu nggak familiar dan bikin bingung. Tapi tenang, kan, ada teknologi bernama Google. Nggak ada salahnya kita konsultasi ke google untuk tahu pasti jenis, dan fungsi ingredient tersebut. Misalnya saja untuk Dimethicone, Glycerin, atau Niacinamide, kita nggak familiar dengan nama tersebut, tapi sangat mudah menemukan di google, bahwa Dimethicone ternyata adalah salah satu jenis silikon yang banyak juga digunakan di produk rambut, sementara Niacinamide merupakan turunan dari Vitamin B3 dan nicotinic acid yang memberi banyak manfaat untuk kulit wajah usia 30 tahun ke atas. Dengan mengetahui ingredients nya kita pun bisa menentukan apakah produk tersebut aman atau tidak kita gunakan, karena bisa jadi ada beberapa kandungan yang kita nggak cocok dan malah bikin kulit wajah break out.


Post Comment