Tips Ampuh Melatih Kemampuan Bicara Balita

Ada anak yang bicara dengan sangat lancar dan kalimat sempurna di usia 3 tahun. Namun ada pula yang masih terpatah-patah dan membingungkan orang dewasa yang mengajak bicara.

Kemampuan anak berbicara memang tidak perlu dibandingkan satu sama lain karena akan berkembang dengan pace-nya sendiri. Namun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melatih kemampuan bicara balita.

Jadilah Anak yang Percaya Diri, Nak! - Mommies Daily

Bicara dengan jelas dan benar

Kita sebagai orang dewasa tidak perlu meniru cadelnya anak. Mobil ya mobil, bukan “obin” atau “obil”. Anak akan meniru kata yang benar sehingga kalau kita bicara cadel, ia akan menganggap kata itulah yang benar dan tidak berusaha mengubahnya lagi.

Jangan pula terburu-buru saat berbicara, kita punya nada sendiri saat bicara pada anak kan? Gunakan nada itu untuk melafalkan kata-kata dengan pelan dan jelas.

Pakai kalimat sempurna

Jangan sepotong-sepotong seperti “makan!” tetapi “kamu harus makan” atau “makan dulu yuk!”. Semakin lengkap kalimat kita, semakin besar kemungkinan ia bisa meniru kalimat sempurna dengan lebih cepat.

Bicara dalam bahasa baku

Bicara dalam bahasa baku membantu anak mengenali kata yang tepat. Bicara dalam bahasa baku juga membuat anak merasakan ketegasan kita sebagai orangtua.

Ulang kata yang sama terus menerus

Ulangi kata yang sama terus menerus di situasi yang berbeda agar anak mengerti konteks. Misal warna biru tidak hanya ada pada mainan tetapi juga baju dan langit. Atau bentuk persegi tidak hanya untuk buku tetapi juga untuk kotak makan.

Sering mengobrol

Berapa lama mommies menghabiskan waktu untuk mengobrol dengan anak? Mengajaknya bicara, menstimulasinya untuk ikut terlibat dalam pembicaraan. Ajak ia bicara, tanyakan hal-hal yang menarik baginya. Meski awal-awal ia mungkin tidak bisa menjawab, lama kelamaan ia pasti bisa ikut menjawab dan bertanya.

Jangan memotong saat ia bicara

Kadang anak butuh waktu lama untuk memikirkan kata selanjutnya. Dukung ia untuk melanjutkan kalimatnya dan bukannya memotong atau membenarkan. Anak sedang belajar, wajar ia berpikir agak lama.

Ajak bermain dengan anak yang lebih besar

Bermain dengan anak yang lebih besar dengan kosakata lebih banyak biasanya membuat anak lebih cepat lancar bicara. Itu sebabnya anak kedua banyak yang lebih casciscus karena ia sering berkomunikasi dengan kakaknya.

Bacakan buku

Membaca buku merupakan kebiasaan baik dan bisa mengajarinya banyak hal. Dari menambah kosakata, mengembangkan imajinasi, hingga bonding bersama mommies.

Semangat mengajari anak bicara moms!


Post Comment