Tiga Sumber Dukungan, yang Membuat Kegiatan Menyusui Terasa Lebih Mudah

Breastfeeding

?author?・08 Oct 2017

detail-thumb

Ibu menyusui tak bisa melakukan tugasnya sendirian. Mutlak diberi dukungan oleh lingkungan sekitarnya. Setidaknya tiga dukungan ini, berdasarkan pengalaman saya busui bisa terhindar dari stress :D

Dulu nggak pernah ngebayangin, tuh, saya harus bangun dini hari beberapa kali karena si bayi minta nenen, plus popoknya basah. Pas sudah menyusui, nahan sensasi kantuk yang luar biasa, serasa  abis minum obat tidur, ahahaha. Seingat saya, sih, menjelang  Jordy 3 bulan, saya baru bisa merasakan tidur nyenyak. Karena jam tidurnya yang sudah lumayan teratur.

Tiga Sumber Dukungan, yang Membuat Kegiatan Menyusui Terasa Lebih Mudah - Mommies DailyImage: www.parents.com

Lepas dari tiga bulan, tantangan menyusui malah makin meningkat. Seiring saya yang harus kembali bekerja, usai cuti bersalin. Punya ritual baru, pumping, jadi mesti pintar-pintar menyesuaikan dengan jadwal pekerjaan di kantor. Namun, ternyata saya nggak segitunya  stress kok menghadapi kegiatan pumping sambil menyusui, berkat dukungan dari 3 sumber ini.

1. Keluarga!

Ya iyalah, mulai dari orangtua, saudara-saudara dan pastinya suami. Jujur, di awal menyusui belum semuanya paham, kalau ASI adalah asupan terbaik untuk bayi. Dengan berbekal kesabaran dan cara mengedukasi yang tidak menggurui, mereka bisa mengerti kalau usaha mati-matian saya untuk memberikan ASI eksklusif untuk Jordy punya alasan kuat. Bahkan mama dan pak suami, jadi reminder paling rajin, supaya saya tetap pumping, baik di rumah maupun di kantor.

2. Kantor

Pas lagi hamil salahnya saya nggak pernah berkunjung ke ruangan pumping di kantor terdahulu. Jadi pas awal-awal pumping, merasa risih sendiri. Bawa apron untuk nutipn bagian dada, pokoknya ribet sendiri deh. Eh ternyata, ibu-ibu menyusui di kantor lama saya, friendly banget! Mereka pintar membangun suasana kekeluargaan. Lama-lama, apron pun nggak lagi saya gunakan, hahaha. Ya karena isinya perempuan semua, ya, kaaan :p.

Yang paling membekas, mereka bersedia mendengarkan curhat ibu baru seperti saya. Misalnya saat drama melahirkan saya waktu itu, lalu gimana susahnya memeras ASI pertama kali, gimana nanti kalau anak bingung puting, dan lain-lain. Selain sesama busui, rekan di kantor yang satu departemen dengan saya juga nggak kalah supportif. Paling senang, kasih saya makanan dan mempersilakan memilih tempat makan, sesuai selera busui hari itu, mereka ngikut aja katanya. *bahagia itu sederhana, ya, mommies!

3. Perlengkapan menyusui yang baby dan busui friendly

Dari sekian banyak alat bantu untuk busui yang saya miliki. Salah satu yang paling saya kenang, dan mempermudah memberikan ASI selama saya bekerja adalah botol susu dari Philips AVENT. Awalnya kan saya takut si Jordy jadi bingung puting, tapi nyatanya dengan bantuan dari botol Philips AVENT hal itu tidak terjadi.

Sekarang inovasi Philips AVENT, kian canggih, waktu zaman saya menyusui sih, teknologi botol Natural 2.0 belum ada, ya.  Teknologi ini hasil pengembangan dari botol Philips Avent Natural, produk yang saya gunakan dulu.  Botol Avent Natural baru memiliki desain ulir spiral yang memudahkan pergerakan lidah buah hati anda, bentuk ujung dot yang menyerupai payudara dan materi dot yang diperbarui dengan bahan silikon lembut membuat dot menjadi lebih awet digunakan dan memiliki tekstur yang halus seperti kulit.

Tiga Sumber Dukungan, yang Membuat Kegiatan Menyusui Terasa Lebih Mudah - Mommies Daily

Dengan fitur barunya ini, orang rumah, pasangan, atau baby sitter yang kedapatan tugas memberikan ASI untuk bayi mommies bisa lebih nyaman. Karena bentuk dot-nya, yang disesuaikan dengan kebutuhan bayi.

Tiga Sumber Dukungan, yang Membuat Kegiatan Menyusui Terasa Lebih Mudah - Mommies Daily

Selain itu botol Natural 2.0 juga memiliki sistem anti kolik yaitu sistem untuk mengalirkan udara ke dalam botol bukan ke perut buah hati sehingga terhindar dari kembung. Nggak hanya itu, botol susu Philips Avent juga memiliki leher botol yang lebar sehingga memudahkan perlekatan secara alami dan bentuk botol yang ergonomis yang membuat botol mudah digenggam dan nyaman digunakan dari segala arah.

Dengan dukungan dari 3 sumber tadi, sebagai ibu bekerja yang tetap memberikan ASI kepada bayinya. Saya bisa bilang, kegiatan menyusui terasa lebih mudah, walau tetap ada unsur perjuangan di dalamnya :)