Ervina Sumitro, “Gabung di Forum Female Daily Network, Banyak Manfaatnya”

Sekarang mau membahas ke bisnis yang Vina jalankan, ya…. Ceritain, dong, mengenai bisnis sepatunya, sejak kapan dijalankan?

Hehehehe…. sebenarnya terjun di bisnis sepatu sudah dari tahun 2012. Tahun 2014 saya me-release label sepatu untuk anak-anak. Namun pada tahun 2015 saya vakum karena hamil dan melahirkan. Dan tahun ini saya mulai fokus di bisnis sepatu lagi. Belum lama ini saya me-release Arasu by Vin, label sepatu untuk wanita.

Dari sekian banyaknya lahan bisnis yang ada, kenapa memilih bisnis sepatu?

It’s kindda my addiction and obsession of shoes that becoming a passion :D

ervina2

Boleh tahu, nggak untuk melakukan bisnis ini, berapa investasi yang dibutuhkan?

Aaaah rahasia aah kalau itu…. Tapi, kalau mau dikira-kira, seperti puasa jajan sepatu selama 2 tahunlah, hahahaha.

Pertama kali menjalani, kesulitan terbesarnya apa saja, sih? Dan bagaimana cara menghadapinya?

Kesulitan terbesar sepertinya di human resources, deh. Skill dan keterampilan pekerja yang kadang di bawah rata-rata. Biasanya kalau begini saya harus terjun langsung dari mulai design, memilih bahan, sampai membuat pola. Perlu pengawasan yang ektra untuk menghasilkan sepatu dengan kualitas terbaik. Dan biasanya melalui beberapa tahapan uji sample.

Untuk mengembangkan bisnis, tentu perlu strategi… bagaimana dengan Vina sendiri?

Tidak ada yang spesifik. Tapi saya berusaha menerapkan personal approach kepada para pelanggan saya. Tiap kaki diciptakan unik oleh Tuhan, tidak ada satu pun yang persis sama. Jadi kenapa harus membuat sepatu dengan pola yang sama untuk semua wanita. Saya berusaha membuat sepatu-sepatu saya memiliki ikatan personal dengan pemakainya. Its not only just shoes, its something that carry your body for all day. Something that can transform the way you move, the way you walk dan your body language.

Apakah latar belakang Vina juga mendukung bisnis ini? Atau justru tidak ada hubungan sama sekali?

Tidak sama sekali, hahahaha. Saya lulusan asisten apoteker dan public relation. Nggak nyambung, ya.

Sebagai mompreneur, kesulitan terbesar apa yang Vina rasakan? Apalagi mengingat anak-anak kan masih cukup kecil, ya…

Time management. Kadang saya harus meninggalkan mereka seharian , kadang Sabtu dan Minggu mereka terpaksa ikut saya bekerja. Sering banget merasa bersalah karena tidak bisa adil dalam membagi waktu. Apalagi anak saya yang pertama sudah SD, kadang baru sampai rumah saya sudah langsung menemani Kyra, anak pertama saya untuk mengerjakan PR atau menemaninya belajar untuk alternative assesment keesokan hari nya. Kalau sudah begini Nezka, anak kedua saya pasti lebih banyak bersama dengan mama saya dan mbaknya. Aaah, seandainya saya bisa membelah tubuh ini…….

Bagaimana dengan dukungan suami, ceritain dong, Vin…

Oooh… he is the best man on earth, hahahaha maaf kalau terlihat lebay. Suami saya itu sudah seperti sahabat sekaligus partner bisnis. Orang yang selalu menyediakan waktunya untuk menemani saya kemana saja, mendengarkan curhat saya kapan saja… sekaligus tempat menuangkan stres saya hahahaha alias kena getahnya kalo lagi emosi sama karyawan. Dia mendukung saya 1000%, tulus bertukar tempat dengan saya menjaga anak-anak apabila saya harus meninggalkan mereka. Dia motivator sekaligus generator saya. Karena saya usaha sendiri, jadi suami saya adalah satu-satunya orang tempat saya bertukar pikiran, meminta nasihat dan masukan.

Sebagai ibu bekerja dengan memiliki bisnis, menurut Vina ada dampak positif yang bisa diajarkan ke anak-anak nggak?

Anak – anak itu unik dan luar biasa, yah. Mereka belajar dengan cepat dari apa yang mereka lihat dan dengar. Kyra sudah berpikir untuk memiliki beberapa usaha, dia mau punya toko kue, punya toko sepatu dan penulis buku, kayaknya dia tahu banget cara berbisnis, hahaha. Mungkin ini salah satu dampak yang sudah bisa saya lihat, karena saya dan suami berbisnis secara tidak langsung pola pikir mereka sudah terarah.

Buat Mommies yang sedang berencana membuka bisnis, di laman selanjutnya Vina memberikan beberapa kiat yang perlu diperhatikan.


Post Comment