banner-detik
SELF

10 Angka Ini Wajib Diketahui Orangtua

author

Mommies Daily15 Jan 2016

10 Angka Ini Wajib Diketahui Orangtua

Ditulis oleh: Nayu Novita

Angka-angka ini wajib diketahui orangtua karena bisa menjadi tanda untuk kesehatan si kecil.

Memelihara kesehatan anak yang masih berada di bawah lima tahun memang gampang-gampang susah. Untungnya, ada beberapa hal yang bisa dijadikan patokan dalam bentuk angka, untuk memudahkan kita mengingatnya. Ini 10 di antaranya.

a. 36,5 – 37,5°C adalah suhu tubuh normal anak-anak. Jika naik hingga melebihi 38°C, barulah anak disebut mengalami demam. Dengan menggunakan termometer, suhu tubuh bisa dipantau melalui ketiak, telinga dan dahi. Jangan letakkan termometer kaca di dalam mulut anak, karena berisiko meracuninya jika sampai pecah. Hindari mengukur suhu tubuh melalui anus tanpa bantuan petugas kesehatan. Sebagai orangtua memang perlu cerdas mempelajari demam pada anak.

suhu tubuh anak yang normal

b. 11-13 jam adalah jumlah porsi tidur yang diperlukan oleh balita. Porsi tidur ini terbagi atas 10-11 jam tidur malam, dan 2 jam tidur siang. Ciri anak yang kekurangan tidur antara lain adalah selalu rewel dan gelisah di siang hari. Anak yang kurang tidur biasanya juga memiliki kekebalan tubuh yang lebih lemah dibandingkan mereka yang cukup tidur. Bayi memiliki kebutuhan jumlah jam tidur tersendiri, begitu juga dengan anak usia 5-11 tahun pun kebutuhan jumlah jam tidurnya berbeda. 

c. 5 sendok teh adalah batas maksimal pemberian gula pada batita setiap harinya. Batas ini ditetapkan oleh WHO, mengingat kebutuhan gula pada anak semestinya tidak lebih dari 10% total kebutuhan energi per hari. Pada anak berusia 3-6 tahun dengan kebutuhan energi rata-rata 1550 kilo kalori, maka asupan gula semestinya tidak lebih dari 38 gram per hari—atau setara dengan 8 sendok teh gula, yang berasal dari makanan, minuman, camilan, dan sebagainya.

d. 1 sendok teh adalah batas maksimal konsumsi garam pada anak berumur 4-6 setiap hari. Terlalu banyak asupan garam bisa memicu peningkatan tekanan darah, yang di kemudian hari dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Selain itu, konsumsi garam berlebihan juga bisa mengurangi sensitivitas anak terhadap makanan.

Jumlah asupan garam untuk balita

*Image dari tailracecommunitychurch.com

e. 6 kali sehari adalah frekuensi buang air besar pada anak yang masih tergolong normal. Melebihi itu, maka si kecil bisa dikatakan mengalami diare. Diare bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari gangguan pencernaan, efek samping konsumsi obat, sampai infeksi virus dan bakteri.

Ternyata ada angka tertentu juga lho untuk pemakaian SPF bagi si kecil dan berat tas ransel yang aman untuk dibawa.

f. 30 adalah kadar SPF (sun protection factor) dalam krim tabir surya yang disarankan oleh pakar kesehatan untuk digunakan anak-anak ketika mereka beraktivitas di bawah sinar matahari. Meski seringkali diabaikan, pemakaian tabir surya perlu digunakan sedini mungkin untuk melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari, mulai dari gejala sunburn alias terbakar sinar matahari, gangguan pigmentasi, penuaan dini, sampai kanker kulit (dalam jangka panjang!).

SPF untuk anak

*Image dari londoninternational.ac.uk

g. 7-12 kali adalah jumlah rata-rata serangan penyakit pilek (common cold) yang dialami anak-anak dalam setahun. Pilek adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh virus, sehingga bisa sembuh dengan sendirinya tanpa pemberian obat-obatan.

h. 71% adalah jumlah risiko kematian anak dalam kecelakaan lalu lintas yang bisa ditekan apabila orangtua mewajibkan anaknya duduk di carseat setiap kali berkendara. Meski carseat sudah bukan lagi barang baru di negara kita, namun pemakaiannya masih seringkali diabaikan oleh banyak orangtua. Di negara lain, pemakaian carseat bagi anak berusia di bawah 12 tahun atau yang memiliki tinggi di bawah 135 cm sudah menjadi bagian dari tata tertib lalu lintas.

i.  2 jam—yang dibagi menjadi 4 sesi sejumlah masing-masing 30 menit, adalah batas maksimal jumlah screentime alias waktu melihat layar komputer, televisi, dan gadget; yang disarankan untuk balita dalam sehari. Lebih sedikit dari jumlah itu, tentunya akan lebih baik lagi!

j. 20% dari berat tubuhnya adalah berat maksimal tas sekolah atau ransel yang aman dibawa oleh si kecil. Jika melebihi, anak berisiko mengalami cedera pada otot punggung, pinggang, dan kaki. Juga mengakibatkan anak mengalami sakit kepala, nyeri punggung, dan kurang berkonsentrasi saat belajar. Bukan hanya itu, perkembangan bentuk kerangka tulang belakang anak juga berisiko mengalami gangguan akibat beban tas yang terlalu berat.

PAGES:

Share Article

author

Mommies Daily

-


COMMENTS