Bercinta Setelah Bertengkar, Kenapa Tidak?

suami istri bertengkar

Bagaimana menurut Mommies? Ada yang ingin mencoba merima ‘tawaran damai’ dari suami lewat aktivitas mesra-mesraan? Setelah ngobrol dengan beberapa teman, saya mendapatkan beberapa kiat yang mungkin berguna dan bisa dipraktikan.

Verbal Foreplay

Dalam menjalin hubungan seksual dengan pasangan, para ahli banyak menyarankan para pasutri untuk melakukan berbagai variasi sehingga hubungannya supaya nggak ‘basi’. Hal ini pun bekaitan dengan foreplay. Iya, selain memerlukan sesi ‘hidangan penutup’ , kita juga butuh ‘hidangan pembuka’. Ternyata nggak sedikit pasangan yang bisa menjadikan adu argumen sebagai verbal foreplay. Contohnya, teman saya bilang, suaminya sering bilang kalau ia tambah seksi kalau sedang marah. “Kalau kaya begini, kesal gue jadi sering hilang,” begitu katanya.

Jangan Gengsi

Namanya juga sudah suami istri, ya, nggak usah, deh, pakai gengsi-gengsian. Untuk itu, ketika suami kasih ‘kode’ untuk berdamai, kita nggak perlu gengsi menerima tawarannya. Toh, bukan berarti hal ini sebagai pengakuan kalau kita yang bersalah dan menyebabkan pertengkaran. Lagi pula dengan menerima tawaran ‘damai’, suami bisa menilai kalau kita sangat mencintainya. Sesekali berinisatif lebih dulu juga nggak salah, lho.

Time Out

Nggak sedikit perempuan yang ngerasa ill feel kalau sedang bertengkar dengan suaminya. Kalau hal ini dialami, coba deh meminta time out sebentar. Dengan waktu 15 hingga 30 menit, bisa kita habiskan untuk melakukan kegiatan me time. Baca buku sambil minum kopi, mandi air hangat, atau justru belanja sebentar di Instagram?  . Kalau pun tidak berakhir dengan aktivitas seksual, paling tidak kita bisa menunjukan bahwa kita sudah mau berdamai. Nggak baik kan kalau bertengkarnya lama-lama.

Bagaimana menurut Mommies? Kalau saya melihat memang nggak ada salahnya untuk mesra-mesraan dengan suami setelah bertengkar.

 


6 Comments - Write a Comment

Post Comment