Now Reading
Ma, Penis Aku Kok Begini?

Ma, Penis Aku Kok Begini?

man-underwear-vector1

*Gambar dari sini

Meskipun kelainan ini ada di organ yang ‘tertutup’, namun anak yang menderita bisa saja mengalami hal-hal berikut ini:

1. Problem berkemih karena posisi berkemih yang tidak ‘normal’ sehingga anak sulit BAK di toilet umum dan juga dapat membuat celana selalu terkena air kencing.

2. Problem sosial. Anak bisa saja merasa malu ketika dia menyadari dia kesulitan menemukan posisi BAK yang nyaman.

3. Problem kesuburan. Bentuk penis dan lokasi lubang kencing yang tidak normal dapat menganggu hubungan suami isteri kelak. Juga bisa berdampak pada jumlah sel-sel penghasil sperma.

4. Penyakit ganas. Pasien Kriptorkismus alias kelainan bawaan pada testis memiliki risiko keganasan sebesar 3,5 kali dibanding mereka yang tidak memiliki kelainan.

Kapan waktu yang tepat untuk orangtua memerhatikan hal ini?

Seperti yang tadi sudah saya bahas di awal, saat lahir, orangtua bisa bertanya tentang identifikasi genital. Misalnya, panjang penis, lokasi lubang kecing, bentuk penis dan ada atau tidaknya testis pada kantung zakar. Saat memandikan anak, orangtua juga bisa mengecek kondisi penis si kecil. Serta saat sunat. Maka, sebelum tindakan sunat dilaksanakan, harus dilakukan pemeriksaan menyeluruh sebab dalam beberapa kasus, khususnya buried penis dan Hipospadia sebaiknya tidak dilakukan sunat biasa melainkan perlu tindakan rekonstruksi tersendiri.

Demikian sedikit sharing dari saya :).

Pages: 1 2 3
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top