Now Reading
Aktivitas Bermain Penuh Edukasi

Aktivitas Bermain Penuh Edukasi

Playdough

*Gambar dari sini

Melukis dan mendongeng

Dengan menggunakan sendok atau centong kayu dan batu-batuan yang ada di halaman rumah, saya mengajak anak-anak untuk menggambar  di atas centong atau batu-batu tersebut. Tapi sebelumnya, batu sebaiknya dicuci bersih terlebih dahulu. Sendok kayu atau batu digambar dengan menggunakan pinsil warna atau spidol. Bisa digambar dengan wajah orang, binatang, gambar pemandangan atau apa saja. Setelah itu, kami membuat cerita dengan menggunakan sendok dan batu yang sudah digambar.

Dari permainan ini, yang pasti anak belajar mengenal warna, melatih keterampilan motorik halus dan kemampuan koordinasi antara mata dan tangan. Saat bercerita, anak akan terasah kemampuan berpikir dan imajinasinya. Dan, karena saat itu saya memilih membuat cerita tentang pentingnya menyayangi teman, anak-anak pun belajar mengenai empati. Pelajaran tentang budi pekerti menjadi lebih mudah untuk saya tanamkan kepada anak-anak melalui kegiatan bercerita atau mendongeng ini.

Playdough bikinan sendiri

Memang mudah sekali membeli playdough di toko mainan, tapi membuat sendiri jauh lebih seru dan lebih aman. Untuk membuat playdough, hanya dibutuhkan bahan-bahan berupa tepung terigu ½ kilogram, garam 250 gram, berbagai macam pewarna makanan dan minyak goreng 1 sdt (ramuan ini saya dapat tentu saja lewat googling :D)

Cara membuat, cukup dengan memasukkan tepung terigu dan garam dalam satu wadah, kemudian sisihkan. Kemudian tuangkan beberapa tetes pewarna makanan ke dalam air matang hingga mendapatkan warna yang diinginkan. Tuang air yang telah diberi pewarna ke dalam wadah terigu sambil diuleni. Campur semua hingga terigu membentuk adonan. Uleni lagi hingga kalis. Lalu baru tuangkan minyak goreng dan uleni kembali hingga adonan menjadi licin. Taraaaa, playdough pun jadi.

Saya menantang anak-anak untuk membuat berbagai macam bentuk dari playdough ini. Melalui kegiatan ini, kemampuan berpikir dan imajinasi mereka terasah agar bisa menciptakan bentuk yang ‘keren’ menurut mereka.

Tebak aroma

Untuk melakukan permainan ini, saya harus mengorek isi dapur. Kemudian saya dapatkan biji lada, daun jeruk, batang sereh dan kopi. Saya biarkan mereka untuk mencium aromanya terlebih dulu sambil meminta mereka mengingat aroam yang mereka cium. Masing-masing bahan tersebut saya letakkan di sendok, kemudian saya meminta anak-anak untuk menutup mata lalu menebak aroma apa yang mereka cium. Hal ini baik untuk melatih daya ingat, penciuman, dan sekaligus menjelaskan kepada mereka apa manfaat dari masing-masing benda tersebut.

Saat ini, anak-anak ketagihan untuk melakukan aktivitas dengan menggunakan barang-barang yang ada di rumah. Secara keuangan saya menjadi lebih ‘sehat’, hahahaha. Secara interaksi bersama anak pun juga lebih sehat, karena kami jadi memiliki waktu berkualitas saat bersama.

 

Pages: 1 2
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top