Mengapa Bermain Di Luar Itu Penting?

Bermain = Belajar

children 1

Gambar dari sini

Sama seperti halnya orang dewasa yang kerap menyugestikan bekerja menjadi “area” bermain mereka. “Kalau senang dengan pekerjaannya, pasti enggak terasa seperti kerja deh”, tau-tau kita dapat reward karena melakukan yang terbaik untuk pekerjaan kita, because we do love so much woth our job. Saya sering mendengar kalimat tadi – “work with passion” , “love your job” dan seterusnya. Hal yang sama terjadi terjadi dengan dunia anak-anak, bermain membuat mereka bahagia, “Bermain itu adalah hak azasi, karena sejatinya manusia adalah “to play”, dengan bermain itu memberikan aura positif, happy, dan karena senang maka timbul adrenalin, dan hormon endorfin yang membuat tubuh sehat. Dan karena perasaan senang orang akan mengulang dan mengulangnya lagi. Akibatnya semua keterampilan yang dia punya akan terstimulasi dengan sendirinya dan internal motivationnya tumbuh. Itu sebabnya bagi anak-anak, belajarnya lewat main. Main, main, dan main tau-tau pintar.” tutur Ratih.

Ratih mengingatkan, betapa pentingnya sesekali membawa anak bermain di luar ruangan, tujuannya agar si kecil bisa bereksplorasi tanpa batas, dan menambah wawasan. “We are human is part of the nature. Kalau anak di tempat terbuka, anak jadi tau bentuk, tekstur hingga aroma pepohonan yang kita tunjukkan (pohon pisang misalnya). Lain hal kalau di dalam ruangan kita tidak bisa kan menanam pohon pisang yang terlampau besar? “Saya pribadi sangat meng-endorse anak to go out! Touch the nature! Bersentuhan langsung, dan itu yang akan membuat dia tumbuh as a human being completely human! The way you treat nature is reflex your humanity. Rasa kemanusiaan tadi akan membantu pribadi anak tumbuh menjadi manusia yang bisa bersikap manusiawi kepada manusia lain.” Tutup Ratih.

So Mommies, let do some fun outside with kids :)