“Kalau Ibu Tugas Ke Luar Kota, Ajak Aku Ya….”

BumiSG

Pertanyaan Bumi di atas pun segera saya jawab, “Ibu, belum ada tugas ke luar kota lagi, kok, Mas Bumi. Kalau memang ada tugas, pasti Ibu bilang dulu. Sama kaya Bumi, kalau kita nggak ketemuan, Ibu juga kangen banget sama Bumi.” Pernyataan saya ini pun disambut dengan senyuman manisnya Bumi. Aaah yang seperti ini, nih, jadi moment priceless buat saya. Ngomongin perjalanan dinas, sebenarnya beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan untuk liputan bersama Bumi di Singapore. Lain waktu saya akan cerita, ya, suka dukanya liputan bersama anak balita.

Sebagai working mom, ketika mendapat tugas ke luar kota memang sering bikin bimbang ya. Senang karena punya kesempatan me time, tapi di lain sisi juga merasa berat untuk meninggalkan anak. Seperti yang dibilang Ayoe Sutomo M. Psi, Psi, ketika timbul perasaan khawatir atau egois sudah karena merasa sudah mengabaikan anak setelah melakukan me time,  hal ini sangatlah wajar. Namun katanya, harus disadari pula, jika seorang ibu tidak melakukan me time, potensi stres justru meningkat. Ibu jadi merasa kurang bahagia, tidak merasa nyaman. Kondisi seperti ini tentu justru akan berpengaruh terhadap hubungan keluarga, baik antara ibu dan anak ataupun dengan suami.

Benar juga, ya, apa yang dikatakan Psikolog yang membawakan program Ruang Keluarga di Daii TV ini. Buat apa saya merasa bersalah? Toh, selain tugas ke luar kota merupakan kewajiban saya sebagai seorang karyawan, setelah kembali dari bertugas saya pun akan merasa lebih happy. Sejauh ini, sih, ada beberapa hal yang bisa saya lakukan ketika mendapatkan tugas ke luar kota.

Apa saja, baca di laman berikut, ya, Mommies.


2 Comments - Write a Comment

  1. saya juga pingin tugas keluar kota, cm krn masih pumping jadi alasan buat nolak ke bos, walapun sempet iseng juga pngin ninggalin baby dan me time, sesekali, tpi blm berani ambil kesempatan, krn males pumpingnya, hehehe

Post Comment