Majalah Anak Digital Diaries Kidz

Majalah-DiariesKidzAnak-anak biasanya dibelikan majalah apa Mommies? Yang beredar saat ini dan bermuatan konten lokal tidak banyak pilihan ya, ada majalah anak ‘wajib’ langganan saya dari kecil dulu, sampai majalah-majalah karakter kartun/animasi. Dulu sih, dapet majalah mingguan dari Bapak sepulang kantor, rasanya itu udah kaya…dapet hadiah yang diidam-idamkan selama seminggu. Seneeeng banget. Sekarang, duh malah saya yang harus merayu supaya anak-anak mau baca majalah.

Apalagi kalo bukan karena serangan jaman serba digital sekarang. Anak-anak sudah paham bener ada dunia yang tinggal ketik-ketik dan klik, dan terbukalah semua yang ia ingin ketahui. They are the digital native generation.

Menghadapi generasi digital ini, ‘asupan’nya juga harus diatur kan Mommies? Jadi kita yang harus mengatur dan menjaga ‘diet digital’ anak. Pengaturan waktu, parental control, dan kesepakatan-kesepakatan lain menyangkut anak dan dunia digitalnya.

Nah, untuk majalah anak-anak ini, sebelumnya saya belum pernah mencoba dan mencari tahu, majalah anak-anak versi digital. Sampai beberapa bulan lalu ketemu dengan Diaries Kidz. Saya langsung coba download dan melihat-lihat isinya. Ternyata ini adalah majalah anak Islami (tadinya tidak menyangka, ketika membaca nama majalahnya), tetapi dengan konten yang tidak hanya agama, tetapi juga pengetahuan umum dan populer. Formatnya juga persis majalah, dengan berbagai rubrik khas anak-anak. Ada halaman doa, pengetahuan Islam, cerita nabi, lembar-lembar kegiatan, menu anak sederhana, cerita pendek, komik, dan lain-lain.

Majalah ini baru terbit perdana pada bulan Oktober kemarin. Yang saya perhatikan, dari segi desain dan penampilan masih terlihat ‘kaku’ dan belum ketemu gaya yang pas. Desain grafisnya sangat sederhana, dengan ilustrasi yang rasanya belum ‘matang’. Saat membacanya bersama anak-anak, pertama melihat gambarnya mereka nyeletuk, “Kok orang-orangnya gak ada matanya sih?” ;)

kidz1 kidz3

Tapi nyaman kok membaca majalah ini, karena justru tidak ‘crowded‘. Satu halaman, jelas isinya dan membahas tentang apa. Jadi anak-anak tidak terdistraksi dengan konten-konten selipan, yang biasanya ada di majalah anak lainnya. Anak-anak saya cepet bosan, jadi dibacain 2-3 halaman, ‘mengerjakan’ dua halaman aktivitas, sudah tidak lagi memperhatikan. So, halamannya masih cukup banyak untuk dibaca di hari lain ;)

Saya juga cukup bersyukur dengan konten agama Islam yang cukup ringan untuk anak-anak. Saya tidak perlu repot menyiapkan materi, misalnya untuk mencari cerita Nabi. Di edisi kali ini, ada pertanyaan ‘utama’ tentang Allah SWT, dan jawabannya pun tepat untuk anak-anak. Kalau masih belum paham ya nanti semakin besar juga akan mengerti kok ;)

Halaman iklannya juga sedikit, jadi tidak mengganggu, dan tidak perlu ada celetukan-celetukan heboh seperti “Ummi, besok Arung mau beli mainan yang ini ya”, yang biasanya ada di majalah anak-anak lain, hehehe.

Pengen lihat dan download majalahnya? Langsung ke sini aja, masih free kok untuk edisi satu ini. So mommies, selamat membaca di gadget ya ;)


Post Comment