Now Reading
Agar Aman Dan Nyaman Naik Taksi

Agar Aman Dan Nyaman Naik Taksi

nenglita

taksi*Gambar dari sini

  • Naik taksi dari pangkalannya

Jika Mommies berada di mal atau pusat keramaian, kan suka ada antrean taksi resmi tuh, nah seramai apapun usahakan mengantre saja. Jangan tergoda untuk mencari taksi di pinggir jalan.

  • Beritahukan pada orang terdekat nomor pintu taksi yang Mommies naiki

Saya biasanya mengirim nomor pintu taksi ke suami terutama jika naik taksi di atas jam 8 malam. Hal ini saya lakukan untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang mungkin saja terjadi.

  • Bersikap baik pada pengemudi

Saya percaya pada “Jika kita berbuat baik pada seseorang, orang itu akan membalas kebaikan kita”. Jadi ketika naik taksi yang pertama saya lakukan adalah menyapanya seramah mungkin, bertanya basa basi tentang lalu lintas, dan seterusnya. Kalaupun saya sedang tidak mood untuk mengobrol, saya pasti akan menyapanya selintas lalu bilang mau tidur.

Menurut saya, jika di awal kita bersikap baik, walaupun ada niat jahat di diri seseorang pasti sikap baik kita akan menjadi pertimbangan buat seseorang untuk melakukan kejahatan pada kita.  Dengan pertimbangan ini, saya jarang sekali marah atau bersikap judes pada pengemudi taksi. Kalau kesal pun, biasanya saya luapkan ke orang lain di tempat yang berbeda.

  • Perhatikan kesesuaian kartu identitas pengemudi

Saya pernah naik taksi yang kartu identitasnya tak nampak padahal ia dari armada taksi terpercaya. Saya mengajak ngobrol si sopir taksi seolah ingin tahu dari pool mana si pengemudi ini berasal. Setelah ngeh maksud saya, dia segera mengambil kartu identitasnya yang ternyata menghadap ke jendela luar bukan ke penumpang :D

  • Percaya insting

Ini yang terakhir ya. Kadang-kadang kita harus mendengarkan insting. Saya beberapa kali pindah taksi karena entah kenapa insting saya nggak  bagus saja pada si pengemudi taksi ini. Daripada menyesal di kemudian hari, lebih baik saya menghindari kan?

Semoga kita terhindar dari marabahaya ya, Mommies! Ada yang mau nambahin kiat-kiat di atas? Silakan langsung tambahkan di comment box ya, siapa tau berguna untuk Mommies lainnya dan saya juga!

Pages: 1 2
View Comments (4)
  • Wah! Tips-tipsnya persis dengan yang selama ini sudah kuterapkan. Cuma mau nambahin sedikit:

    Meskipun sedang amat sangat lelah dan mengantuk, aku tetap berusaha maksimal untuk tidak tertidur di dalam taksi! Karena sudah banyak nih cerita gak enak dari temen2 yang memang tertidur di dalam taksi, entah itu dibawa jalan berputar-putar hingga argo melejit, sampai yang dibawa ke daerah sepi yang bukan tujuannya! Hiiyy…

    Trus caranya gimana supaya bisa tetap melek di dalam taksi meski sudah sangat capai dan mengantuk? Menyibukkan diri!! Bisa dengan mengajak ngobrol sopir, chatting atau teleponan dengan suami/teman, atau bermain gadget. Intinya harus tetap waspada!

    Oh iya, satu hal lagi nih tips untuk yang pulang malam dari kantor/mall, usahakan share taksi dengan teman/orang lain yang searah dengan tujuan kita. Gimana dong kalau pas lagi gak bareng teman? Ajak saja sesama pengantri taksi berkenalan, karena tak jarang mereka ini juga sebenarnya ingin punya barengan juga ketika naik taksi. :)

    • Kitty, bener banget urusan sharing taksinya! Gue tuh kemarin sempat kepikiran itu. Naik taksi beramai-ramai, tapi kalo nggak ada yang bareng bisa juga share taksi sama orang yang barengan antre taksi.

      Aku pernah beberapa kali tiduran di taksi. Tapi biasanya kalo kondisi udah capek banget atau nggak enak badan. Baru berani begini kalo udah ngobrol lumayan panjang sama pengemudi dan pas masuk tol. Jadi nggak mungkin dibawa muter2, haha..

  • Iya bener, Lit… Aku juga gitu… Kalau dah ngobrol ngalor ngidur sama sopir dan sudah masuk tol kadang baru berani merem… tapi itu juga sebentar banget sih! Gak berani benar-benar molor… Pokoknya WASPADA mode on deh! ^^

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top