Now Reading
Motherhood Monday: Nia Umar, Perempuan Di Balik Berdirinya AIMI

Motherhood Monday: Nia Umar, Perempuan Di Balik Berdirinya AIMI

nenglita

“Pertama kali tau tentang ASI, yang gue telepon adalah pacar! Gue nyerocos panjang lebar tentang ASI ke dia, “Jadi nanti kalo kita punya anak, nggak usah beli susu lagi! Ternyata nyusuin aja”, untung aja jadi suami beneran, kalo nggak gimana tuh? Hahaha..”

Nia dan suami, sama dengan pasangan suami istri lainnya. Berantem, baikan, bahkan jadwal couple time pun mereka atur sedemikian rupa agar hubungan pernikahan tetap harmonis. Nia, rupanya sangat menghargai suaminya yang mau turun tangan dalam pengasuhan anak.

“He’s a good father..”, begitu kata Nia memandang suaminya. Bahkan saat suami ikut memutuskan untuk bergaya hidup sehat –berhenti merokok, olahraga dan makan sayuran-, Nia sangat menghargainya. Menurutnya, tindakan suaminya itu bisa dijadikan contoh bagi anak-anaknya. Saya setuju deh, untuk urusan makan sayur terutama, ya, kita para ibu tau sendiri lah dengan makan anak yang kadang suka bikin gemas. Jika anak melihat contoh dari orangtua, akan lebih mudah membuat mereka melakukan kebaikan, kan? Dalam hal ini, makan sayur :)

nia_family*Foto dari Facebook Nia Umar

“Gue beruntung, punya privillege untuk bisa ngelakuin yang gue suka yaitu aktif di AIMI. Suami juga mendukung peran gue ini. Dia tau kali ya, gue bahagia jalanin ini…”

Begitu kata Nia ketika saya bertanya mengenai apakah suami protes dengan kesibukan Nia mengurus AIMI. Bentuk dukungan suami yang lain adalah, “Suami gue tuh sering banget nyebarin nomor handphone gue ke orang-orang hamil yang dia temuin. Temannya kek, atau bahkan pernah ke pelayan di coffee shop! Haha”.

Mendapat dukungan suami, nggak semata-mata membuat Nia semena-mena terhadap waktu. Urusan AIMI, menurutnya selalu diselesaikan di hari kerja. Saat anak-anak sekolah, Nia wira wiri ke sana ke mari, memenuhi tugasnya di AIMI. Entah itu memberikan konseling, bertemu dengan berbagai orang atau lembaga (bahkan pemerintahan) guna sosialisasi ASI, atau urusan bukunya yang baru saja diluncurkan minggu lalu. “Jadi kalau di rumah, ya udah, balik lagi ke keluarga”, kata Nia.

Mengenai buku, ini seru banget! Mungkin beberapa Mommies ada yang sudah tau ada memiliki bukunya, ya, buku berjudul Multitasking Breastfeeding Mama ini bercerita apa lagi kalau bukan ASI yang menjadi passion Nia.

“Buku ini udah direncanain sejak tahun lalu, sebelum lebaran. Terus gantung, karena gue nggak ada waktu buat ngerjain. Pas mau puasa kemarin, gue baru nyadar kok udah setahun idenya mengendap gitu aja. Akhirnya ngebut ngerjain, dan launching deh! Puas banget sama hasilnya..”

Kebetulan di hari itu, Nia membawa buku buat saya. Melihat bukunya, ih bagus banget! Ilustrasinya keren, covernya bagus, direkomendasi oleh AIMI pula! Iya lah, ya, secara yang nulis founder-nya AIMI, pastinya buku ini sangat layak dijadikan rekomendasi untuk para ibu menyusui atau mereka yang masih calon busui :)

Tak terasa, obrolan kami harus disudahi karena Nia harus menjemput 2 buah hatinya dari sekolah. Sebelum berpisah, Nia mengutarakan salah satu impiannya yaitu menyebarkan informasi ASI nggak hanya di sosial media atau dunia maya, tapi juga ke kalangan menengah ke bawah yang sekarang ini justru kurang informasi mengenai ASI. Ah, itu impian saya juga, lho Nia, bener deh!

Di tengah kehamilannya, saya memandang Nia sebagai sosok yang kuat dan inspiratif.  Energinya seolah tak habis-habis untuk menyebarkan kebaikan berupa ASI yang dimiliki oleh semua perempuan. Nia buat saya (dan saya yakin, bagi banyak perempuan lain) adalah sosok inspiratif. Saya akan menominasikan Nia di Women of Worth ah! Bagaimana menurut Mommies? Setuju kan?

Good luck atas semua perannya saat ini ya, Nia! Good luck juga untuk kehamilan dan semoga tercapai cita-citanya untuk melahirkan secara normal. Amin.

 

Pages: 1 2 3
View Comment (1)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top