Family Friday: Nola B3, “Aku Seperti Mengulang Sejarah Keluarga”

Nola1Oh, ya, ceritain soal duet dengan Naura, dong….

Duet sama Naura senang banget rasanya. Ngak nyangka punya anak tiba-tiba senang nanyi. Waktu umurnya 3 tahun, nyanyinya masih ke mana-mana, nggak jelas nadanya. Tapi begitu sudah bisa baca ternyata dia mempelajari lagu, dia baca. Dia bilang, ‘Mama aku mau nyanyi’.

Keinginan nyanyi ini karena dorongan Mbak, atau bagaimana?

Aku nggak pernah memaksakan anak untuk nyanyi, kalau dipaksakan itu kan nggak hasilnya nggak akan maksimal. Jadi apapun yang keluar karena keinginan mereka sendiri, InshaAllah hasilnya akan jauh lebih maksimal, kerena mereka mau sendiri. Waktu Naura bilang mau nyanyi, aku sempat tanya, ‘Mau nyanyi, seriusan Kak?’

Waktu itu juga nggak langsung mengiyakan, perlu waktu satu tahun dulu untuk ngeyakinin Naura. Aku juga bilang, apa yang aku dapatkan ini dijalankan dengan serius dan nggak setengah-setengah. Wah, pokoknya aku ceritain bagaimana perjuangan aku dulu untuk jadi penyanyi. Aku juga bilang, ‘Kalau Kakak mau nyanyi cuma karena Mama penyanyi, nyanyinya cuma sekali dua kali, lalu berhenti, Mama nggak mau lho. Jadi kakak harus disiplin. Nah, untuk itu aku perlu satu tahun untuk ngeyakinin dia, dan ternyata memang aku lihat Naura suka dan benar-benar mau nyanyi.

Naura bisa nyanyi, belajar sendiri, atau les?

Nggak. Untuk nyanyi nggak pakai les. Naura hanya ikut les piano saja. Naura juga aku nggak mengajarkan nyanyi secara khusus. Seletah dilihat, ternyata anak aku ini lebih suka dengan jenis musik yang musikal, dia belajar saja sendiri. Pernah waktu aku sedang nyanyi untuk charity di Citos, tiba-tiba dia pengen ikutan nyayi. Waktu itu kalau nggak salah umurnya 6 tahun. Katanya, ‘Aku mau ikut nyanyi Mama’. Alhamdulilah ternyata semuanya pada senang waktu melihatnya. Malah akhirnya banyakan anaknya yang kumpulin uang, Mamanya cuma setengahnya. Padahal, dia belum pernah dia nyanyi di panggung, lho.

Ketika Naura bilang mau nyanyi, langsung kepikiran mau bikin album yang serius?

Waktu itu sempet cerita ke temen, kalau Naura mau duet sama aku. Akhirnya mikir, bikin aja kali, ya. Untuk iseng-iseng saja, deh. Karena dulu waktu aku kecil, Ibu aku juga bikin lagu dan main musik, lalu ngerekamin suara aku dan kakak adik aku saat nyanyi daerah. Eh, ternyata aku seperti mengulang sejarah keluarga saja. Nggak sadar bisa seperti ini. Jadi awalnya memang rekaman ini buat sendiri saja, sih, Mbak. Kalau melihat video atau suara anak itu kan rasanya gimana, gitu, ya… Apalagi tau-tau mereka sudah besar. Itu kan suatu hal yang nggak bisa terbeli. Ini ibaratnya benar-benar bisnis musik yang pertama kali aku lakukan dan dikerjain sendiri, biasanya aku ini kan di depan layar. Nah, untuk album Naura ini aku bener-bener di belakang layar. Proyek pertama yang aku kerjaan dengan anakku, Naura.

IMG_3901

Puas nggak sih dengan hasilnya?

Puas banget, Mbak. Alhamdulillah. Kemarin baru cek ke toko musik, ternyata albumnya Naura ini best seller. Happy banget rasanya. Apalagi bisa dibilang proyek ini aku gerilya sendiri. Nabung, bisa bayar musisi dan segala macemnya dari hasil tabungan sendiri. Bahkan suami aku nggak bantuin secara materinya.

Aku sendiri, sih, yang nggak mau. Suami aku kan sudah ngurusin B3, jadi aku nggak mau jadi rancu. Jadi dari awal aku sudah bilang ke suami, kamu ngurusin kerjaan aku aja, sedangkan proyek anak-anak biar aku saja yang kerjain sendiri. Tanggung jawabnya jadi enak.

Nggak pernah diterpa gosip miring, kunci Mbak Nola menjaga hubungan keluarga harmonis seperti apa, sih?

Jadi apa adanya saja. Jangan lupa untuk terus bersyukur. Menurut aku sih kuncinya itu saja. Kita harus sadar apapun yang sudah kita jalanin sekarang ya nggak terlepas karena doa, restu, dan naik turunnya kehidupan, ada tidaknya rezeki, itu kan sebenarnya juga sudah ada yang mengatur, jadi syukuri saja. Semua kembali ke kita, berumah tangga ini untuk apa, sih? Suami harus bersyukur dan menerima kondisi saya yang seperti ini, saya pun juga harus bersyukur. Alhamdulillah sampai sekarang memang nggak ada masalah yang berarti di antara kami. Selain bersyukur, yang penting juga harus ikhlas ngejalaninnya.

—————

Wih, sepertinya trik Nola untuk mengajarkan anaknya supaya nggak takut ke dokter gigi patut ditiru, nih. Apalagi soal kiatnya membangun rumahtangga harmonis. Di mana kita memang harus bisa bersyukur dengan apa yang kita dapatkan. Apalagi kalau sudah punya suami dan anak yang bisa menjadi hidup kita lebih berarti :)

 


Post Comment