Now Reading
Kulit Bayi Dan Ruam Popok

Kulit Bayi Dan Ruam Popok

adiesty

 prod

Akibatnya Bumi jadi susah tidur, dan pastinya tambah rewel! Berkaitan dengan ruam popok, masalah iritasi kulit pada bayi ini ternyata memang sering dialami bayi. Bahkan, kurang lebih 50 % bayi pernah menderita ruam popok ringan dalam satu tahun pertama kehidupannya. Di mana prevalensi tertinggi  terjadi saat anak berusia 9 sampai 12 bulan.

Semenjak itu, saya pun jadi ekstra hati-hati. Selalu memastikan barang atau produk yang bersentuhan langsung dengan kulit sudah bersih dan aman. Nggak cuma saat memilih popok saja, tapi kondisi handuk, selimut, sprei, ataupun pakaian juga harus bersih. Produk perawatan bayi yang saya pilih pun harus yang harus non toxic.

Setelah tanya ke sana ke sini, akhirnya waktu itu banyak yang menyarankan saya untuk menggunakan Bepanthen. Banyak yang bilang kalau salep ini ampuh mengatasi rumah popok dan ruam lainnya. Setelah saya coba, ternyata benar, lho!

Rupanya, makanisme kerja Bepanthen ini kerena memiliki zat aktif yaitu dexpanthenol. Suatu bentuk provitamin, precursor vitamin B5. Dan yang paling melegakan sih, salep ini terbukti secara klinis aman untuk kulit bayi, karena nggak bersifat non-toxic, tidak mengandung pewangi dan pengawet. Soalnya kan, standar produk yang digunakan bayi memang harus seperti ini. Bukan begitu, Mommies?

Asiknya lagi, salep ini nggak hanya bermanfaat untuk menyembuhkan ruam popok serta ruam lain pada bayi saja. Ketika saya mengalami lecet pada puting, salep ini juga ampuh, lho! Tapi juga efektif memberikan perlindungan pada kulit bayi dengan dipakaikan setiap kali ganti popok. Jadinya kulit bayi terlindungi dan gak gampang kena ruam popok.  Wiiih… lumayan, kan? Sekali merengkuh dayung, satu dua pulau terlampaui :)

Pages: 1 2
View Comments (0)

Leave a Reply

© 2020 MOMMIES DAILY ALL RIGHTS RESERVED.

Scroll To Top