Bayi Kuning Saat Menyusui, Apakah Berbahaya?

md-artikel

Hal berikut ini dapat diberikan pada bayi cukup bulan.

  • Jika Mommies merasa tidak yakin dan cemas apakah kekuningan pada bayi normal atau tidak, periksakanlah ke dokter.
  • Biasanya setelah pemeriksaan fisik, dokter akan meminta pemeriksaan darah untuk mengetahui kadar bilirubin, jenis golongan darah, hitung darah lengkap, hitung jumlah retikulosit (sel darah merah yang masih muda), dan pemeriksaan darah tebal (untuk melihat bentuk sel darah).
  • Jika kadar bilirubin amat tinggi atau melewati batas normal, memang dapat disarankan untuk menjalankan terapi misalnya terapi sinar.
  • Jika menurut dokter bayi dapat dirawat di rumah, lakukanlah pemberian ASI yang cukup dan memadai untuk si kecil. Mintalah ajaran atau nasihat dokter atau bidan mengenai cara pemberian ASI yang benar.
  • Mommies tidak perlu untuk mengganti ASI ke susu formula karena kedua jaundice ini. Ingatlah ASI tetap yang terbaik. Dengan menghentikan pemberian ASI, Anda justru akan memperburuk keadaannya.
  • Jangan mengganti asupan apapun tanpa petunjuk dokter, misalnya air gula kepada bayi. Anda tetap harus memberi ASI.

Apakah Bisa Dicegah?

Kekuningan pada bayi yang normal atau fisiologis terjadi pada 50-70% bayi. Hal ini normal terjadi, maka tidak ada cara khusus untuk menghindarinya. Namun kita tetap harus melakukan tindakan untuk mencegah kadar bilirubin terlalu tinggi. Bilirubin yang terlalu tinggi akan memberikan komplikasi yang serius.

Pencegahan komplikasinya dengan memberikan ASI yang cukup, sering, dan memadai untuk si kecil. Cukup mudah bukan?

TanyaDok adalah cara hidup sehat modern, memberikan akses kesehatan kapan pun, di mana pun bagi keluarga Indonesia dengan tanya dokter online, artikel kesehatan, solusi hidup sehat, komunitas kesehatan dan rujukan ke pelayanan kesehatan. Cari dan tanyakan masalah kesehatanmu di sini www.tanyadok.com dan follow kami di @tanyadok atau like kami di www.facebook.com/tanyadokteranda.


Post Comment