We Are Their Role Model

Parenting & Kids

nenglita・26 Aug 2013

detail-thumb

Saya menyediakan buah sebagai cemilan di rumah, tapi saya juga doyan gorengan.

Saya nggak pernah malu untuk mengikuti kegiatan fisik bahkan setelah punya anak. Balap karung, tarik tambang, sebut saja..

Langit (bertopi kuning) sedang menonton saya (bercelana merah) tarik tambang

Saya nggak pernah menyediakan mie instan di rumah, walau kalau saya kangen mie instan, saya tetap makan sih.

Saya nggak pernah nyetok frozen food.

Kalau berolahraga, Langit selalu melihat atau mengikuti saya.

Setiap run event, cheer leader saya adalah Langit.

Langit (sebelah kanan) dan Laras (puteri @R33n3e, member forum) mengenakan medali run race kami

Pilihan liburan kami adalah gunung, pantai atau sungai..

Ya, saya memang bukan tipe yang health freak baik urusan olahraga atau makanan. Semuanya saya jalani secara wajar. Tak berlebihan.

Saya sadar, bahwa kita sebagai orangtua WAJIB jadi contoh bagi anak. Ngomong doang? Wah, saya waktu saya masih anak-anak dulu, diomongin, dinasehatin saja, merupakan hal yang menyebalkan, lho. Masa sekarang saya mau mengulangi ke Langit? Menjadi contoh, itu pilihan saya. Termasuk dalam poin hidup sehat ini.

Mengenai contoh, saya jadi ingat ceritanya salah satu kerabat saya yang saat ini harus menjalani cuci darah akibat diabetes yang dideritanya. Asal tau saja, dalam silsilah keluarganya, nggak ada sejarah menderita penyakit diabetes. Lalu, dari mana ia mendapatkannya? Nggak lain dan nggak bukan dari pasangannya. Ya, sang suami pola makannya luar biasa buruk. Hal ini rupanya menular ke kerabat saya tersebut sampai akhirnya keduanya mengalami sakit yang sama :( Sekarang, anak-anaknya yang panik karena terbiasa dengan pola makan orangtuanya maka mereka berusaha memperbaiki sebelum terlambat.

Asal tau aja nih, Mommies, penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup itu lebih bahaya lho daripada keturunan. Umumnya kita merasa sehat-sehat saja, makanya bebas makan dan malas olahraga. Berbeda dengan mereka yang sudah tau ada penyakit bawaan biasanya lebih aware.

Menurut saya, menciptakan lingkungan yang sehat itu penting. Awali dengan lebih memerhatikan makanan yang dikonsumsi serta aktivitas yang dipilih. Di sini nih biasanya ketidakadilan berbicara. Anak nggak boleh makan mie instan, tapi orangtuanya makan. Kalau saya, sih, kebetulan sudah lebih dari 3 bulan nggak makan mie instan (yaiy!), tapi kalau saya pas makan dan Langit mau nyicip, ya saya kasih. Toh hanya mencicipi, nggak disodori semangkuk penuh :D daripada penasaran atau mencobanya di belakang kita?

Demikian juga dengan aktivitas. Aktivitas luar ruangan itu wajib hukumnya! Memang, sih, kalau indoor juga anak-anak bisa tetap berlarian, tapi apa mereka dapat sinar matahari dan udara yang segar? Yuk, ah, ajak anak-anak ke luar ruangan!  Tapiiiiii… Mommies juga harus ikutan lho! Jangan malah si kecil bermain sama pengasuhnya, sementara Mommies asyik dengan gadget. You are their role model, remember :)

Mari hidup sehat untuk kita dan keluarga!