Mau Makan Sendiri!

Behavior & Development

sazqueen・02 Nov 2012

detail-thumb

Sebulan yang lalu, waktu Menik masih berusia 11 bulan 2 minggu, ia sedang malas sekali makan. Saya sampai habis akal, utak-atik resep, order katering bayi, bikin bubur instan, semua ditolak! Makanan yang masuk biasanya finger food, biskuit, dan roti. Kemarin, ketika makan siang di luar, saya memesan satu sup krim untuk Menik. Suapan pertama dan kedua, lancar masuk mulutnya. Ketika masuk suapan ketiga, Menik mulai menggelengkan kepala dan menggerakkan tangan tanda penolakan. Tapiiii, ada bonusnya! Gerakan selanjutnya adalah berteriak sambil menunjuk sendok yang saya pegang. Saya coba berikan sendok miliknya, dan sukses dibuang. Saya sodorkan sendok yang saya pegang, Menik dengan mantap mengambilnya, kemudian tersenyum lebar dan mulai menyeruput sup yang ada di sendok. Hahaha ... ternyata bayi ini mau mulai makan sendiri. Akhirnya, saya ambil sendok lain agar tetap bisa menyuapi Menik, sementara ia sibuk dengan sendok dan mencoba makan sendiri.

Menurut situs baby center, bayi akan mulai tertarik mencoba makan sendiri pada usia 7-8 bulan. Biasanya dimulai dengan menjumput makanan yang ada, kemudian perlahan (sambil meniru yang kita lakukan) akan mulai mencoba belajar menggunakan sendok-garpu sebagai alat bantu makannnya. Dan ternyata, berlatih makan sendiri ini juga akan menstimulasi motorik halus si anak, karena harus dengan cermat memasukkan makanan ke mulutnya.  Sekarang, selain memegang sendok sendiri, Menik juga lebih senang jika  saya berikan makanan yang sudah saya potong kecil-kecil ke telapak tangannya untuk dimasukkan langsung ke mulutnya.

Eh, ada gunanya juga buat orangtua yang mendampingi anak belajar makan sendiri, yaitu belajar sabar! Haha. Karena dengan memegang sendok sendiri, kemungkinan makanan dilempar atau jatuh semakin besar. Sabar... sabar :)