Amankah Jika Balita Mengonsumsi Terlalu Banyak Buah?

Health & Nutrition

nenglita・17 Jan 2011

detail-thumb

Pastinya sih kita semua sudah tau kalau buah-buahan merupakan salah satu sumber gizi yang tepat untuk dikonsumsi oleh balita. Selain mengandung serat dan vitamin, buah juga memiliki rasa manis alami yang biasanya disukai anak-anak.

Buah juga bisa diolah untuk berbagai jenis makanan. Mulai dari disajikan langsung (fresh fruit), campuran untuk puding/cemilan, jus sampai ke  menu utama.

Kalau biasanya beberapa orangtua mengalami kebingungan karena anak nggak doyan buah sampai harus menyembunyikannya di menu makanan, tidak begitu dengan saya. Anak saya, Langit (2.9 tahun) amat sangat doyan buah-buahan. Bagus dong? Awalnya saya yakin sekali kalo itu bagus, tapi belakangan kok makin menggila ya doyannya? Makanya saya jadi takut sendiri. Soalnya, Langit itu kalau makan buah ngelebihin makan nasi! Ya ampun, kalau mau diturutin mungkin seharian bisa makan jeruk 10 buah, mangga 2 dua buah, ditambah apel, anggur, pisang…dan dia doyan semua buah! Mulai dari buah-buahan yang sering ditemui sehari-hari seperti yang saya sebutkan d iatas itu, sampai buah-buah *ahem* eksotik macam durian, salak, duku, rambutan, ketimun (ini yang terakhir buah kan ya?)

Akhirnya saya browsing sana sini dan saya dapat sebuah artikel yang bilang bahwa balita yang terlalu banyak makan buah bisa mengurangi nutrisi lain yang mau masuk ke tubuhnya lewat makanan lain akibat terlalu kenyang makan buah-buahan.

Karena masih belum puas, saya pun bertanya pada ahli gizi, Arif Tasrig Nur Gomo, katanya,  dalam ilmu gizi  tidak ada larangan untuk makan buah berlebih. Tapi disarankan untuk makan beraneka macam buah-buahan. Jangan cuma buah yang itu-itu saja.

Sampai kalimat ini saya bersorak, karena Alhamdulillah Langit memang doyan aneka buah-buahan seperti yang saya sebutkan diatas. Mas Arif menambahkan bahwa buah justru bagus untuk anak-anak karena selain rendah GI, tinggi serat, karbohidratnya juga bisa sebagai sumber energi. Buah juga kaya akan vitamin dan mineral. Jadi kalo konsumsi buah dan sayur itu cukup kita nggak perlu pake suplemen vitamin dan mineral.

Sedikit melegakan sih bagi saya jawaban Mas Arif. Tapi tetap saya usahakan untuk membatasi konsumsi buah-buahan supaya konsumsi terbesar tetap makanan utama. Karena kalau dilepas, Langit bisa lho seharian makan buah thok!

Dibawah ini ada beberapa fakta random yang saya kumpulkan berkaitan dengan buah-buahan:

  • 75 gram papaya/hari sudah mencukupi kebutuhan vitamin C pada bayi
  • Balita diperbolehkan minum 1 gelas jus buah segar per harinya
  • Balita diatas 1 tahun  diperbolehkan makan strawberry sebanyak 8 butir
  • Pisang dan kismis adalah buah yang bagus untuk meningkatkan energi
  • Wortel lebih bergizi setelah dimasak, tidak seperti sayur/ buah lainnya
  • Jadi, yuk ajak si kecil makan buah! Kalau bosan dengan cara penyajian yang itu-itu saja, silakan lihat bagian mealtime di mommiesdaily blog atau resep-resep di forum untuk referensi.

    *sumber

  • http://babyparenting.about.com/od/nutritionandfeeding/f/servingfruit.htm
  • http://www.associatedcontent.com/article/917301/interesting_facts_about_fruits_nuts.html?cat=22